MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba) memperkuat jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan seminar bertaraf internasional bertajuk “Navigating Global Economic Transformation: Strengthening Trade, Investment, Innovation, and Sustainable Business for Emerging Economies” yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung LPPM Unisba, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-47 FEB Unisba tersebut merupakan hasil kolaborasi antara FEB Unisba dan Gaziantep University, Türkiye, sebagai upaya memperluas kerja sama akademik sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan ekonomi global.
Seminar menghadirkan para akademisi dari Indonesia dan Türkiye untuk bertukar pandangan mengenai perubahan lanskap ekonomi dunia. Beragam isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari perdagangan internasional, investasi, inovasi, hingga pengembangan bisnis berkelanjutan yang dinilai semakin penting bagi negara-negara berkembang dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Perguruan Tinggi Berperan dalam Transformasi Ekonomi
Dekan FEB Unisba, Prof. Dr. Sri Fadilah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA, membuka seminar dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi Gaziantep University serta peserta yang hadir dari berbagai jenjang pendidikan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perubahan ekonomi dunia yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, pergeseran arus perdagangan dan investasi, dinamika geopolitik, serta tuntutan pembangunan berkelanjutan menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru bagi negara berkembang.
“Perdagangan, investasi, inovasi, dan bisnis berkelanjutan merupakan elemen yang saling berkaitan dalam membangun perekonomian yang tangguh, kompetitif, dan inklusif. Melalui seminar ini kami berharap lahir berbagai gagasan baru sekaligus memperkuat kolaborasi internasional antarperguruan tinggi,” ujarnya.
Menurut Sri Fadilah, perguruan tinggi kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai penggerak inovasi serta penghubung kerja sama lintas negara.
Karena itu, ia berharap kemitraan antara Unisba dan Gaziantep University tidak berhenti pada penyelenggaraan seminar, melainkan berkembang menjadi berbagai program akademik yang lebih luas.
“Kami berharap kerja sama ini dapat diwujudkan dalam penelitian bersama, publikasi internasional, program pertukaran mahasiswa, visiting professor, hingga berbagai kegiatan akademik lainnya yang memberikan manfaat bagi kedua institusi,” katanya.
Sri Fadilah menambahkan bahwa seminar internasional tersebut memiliki makna istimewa karena menjadi salah satu agenda utama dalam peringatan Milad ke-47 FEB Unisba.
Momentum tersebut menjadi ajang refleksi atas perjalanan fakultas sekaligus mempertegas komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat internasionalisasi, mengembangkan inovasi, serta memperluas kemitraan global.
Seminar menghadirkan tiga akademisi dari Gaziantep University, yakni Prof. Dr. H. Mustafa Paksoy, Prof. Dr. Sadettin Paksoy, dan Prof. Dr. Orhan Çoban.
Sementara dari Unisba, materi disampaikan oleh Dr. Rabiatul Adwiyah, S.E., M.Si. dan Irena Paramita Pramono, S.E., M.Si.
Diskusi dipandu oleh Hantoro Ksaid Notolegowo, S.E., M.A. selaku moderator dengan peserta yang berasal dari mahasiswa program sarjana, magister, hingga doktor.
Perkuat Kolaborasi Akademik Internasional
Selain seminar ilmiah, kegiatan juga diwarnai penandatanganan Implementation Arrangement (IA) sebagai tindak lanjut penguatan kerja sama akademik antara FEB Unisba dan Gaziantep University.
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan pengembangan berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Usai sesi seminar, peserta mengikuti diskusi interaktif bersama para narasumber sebelum ditutup dengan sesi foto bersama.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada sesi Research Clinic: Enhancing International Research Collaboration and Publication yang membahas strategi meningkatkan kolaborasi riset serta publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Agenda kemudian ditutup melalui Mini Focus Group Discussion (FGD) on Joint Research sebagai forum penjajakan penelitian bersama antara dosen FEB Unisba dan Gaziantep University.
Melalui penyelenggaraan seminar internasional ini, FEB Unisba menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring akademik global, meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, serta mendorong lahirnya kolaborasi riset yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. (askur/nmn)***


