MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) – Universitas Islam Bandung (Unisba) terus memperkuat kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara jajaran pimpinan Unisba dan Bupati Garut di Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan Nomor 185, Kamis (13/8/2026).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin selama bertahun-tahun antara Unisba dan Pemkab Garut. Fokus kolaborasi diarahkan pada pengembangan pendidikan kedokteran, pelayanan kesehatan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Delegasi Unisba dipimpin langsung oleh Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., didampingi Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama Prof. Dr. Hj. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., Dekan Fakultas Kedokteran Dr. Santun Bhekti Rahimah, dr., M.Kes., M.M., Wakil Dekan Fakultas Kedokteran, Ketua Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dosen, Kepala Bagian Kerja Sama Dalam Negeri, serta jajaran Sekretariat Pimpinan dan Kehumasan.
Sementara itu, dari pihak Pemerintah Kabupaten Garut hadir Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU., bersama Direktur UOBK RSUD dr. Slamet, Kepala Bappeda, Kepala Bagian Kerja Sama Setda, perwakilan Dinas Kesehatan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, hingga Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Garut.
Rektor Unisba menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan.
Ia mengapresiasi sambutan yang diberikan Bupati Garut beserta seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Ini merupakan kunjungan kedua kami ke Kabupaten Garut, khususnya pada masa kepemimpinan Bapak Bupati yang baru,” ungkap Rektor.
Menurutnya, kolaborasi antara Unisba dan Kabupaten Garut telah diwujudkan melalui pelaksanaan pendidikan klinik mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisba di RSUD Garut. Para mahasiswa memperoleh pengalaman praktik di berbagai bidang, seperti Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), serta Forensik.
Rektor juga memperkenalkan keberadaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi di Fakultas Kedokteran Unisba yang diharapkan dapat membantu mengatasi kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Garut.
Kerja Sama Berjalan Sejak 2012
Dekan Fakultas Kedokteran Unisba, Dr. Santun Bhekti Rahimah, menjelaskan bahwa hubungan kemitraan dengan rumah sakit di Kabupaten Garut telah berlangsung sejak tahun 2012.
Selama lebih dari satu dekade, mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisba secara rutin menjalani pendidikan klinik pada empat departemen utama, yakni Obstetri dan Ginekologi, Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, serta Forensik.
Santun menegaskan bahwa kerja sama tersebut memiliki peluang untuk terus dikembangkan, tidak hanya pada aspek pendidikan, tetapi juga dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, Unisba siap mendukung berbagai program kesehatan yang dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Garut, termasuk kegiatan pelayanan masyarakat di wilayah Garut Selatan.
“Kami ingin memperluas kerja sama di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jika Pemerintah Kabupaten Garut maupun rumah sakit membutuhkan dukungan dalam kegiatan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah selatan, kami siap berkolaborasi,” ujarnya.
Selain itu, Unisba juga mendorong pemanfaatan lulusan dan alumni Fakultas Kedokteran untuk memperkuat ketersediaan tenaga kesehatan di Kabupaten Garut. Para dokter yang berasal dari daerah diharapkan dapat kembali mengabdi setelah menyelesaikan pendidikan.
Pengembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi pun diproyeksikan menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Garut sekaligus meningkatkan pemerataan layanan kesehatan.
Bupati Garut: Perguruan Tinggi Berperan Penting
Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, menyambut baik inisiatif Unisba dalam memperluas kolaborasi di bidang kesehatan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi mampu menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, Kabupaten Garut masih membutuhkan tambahan tenaga medis, baik dokter umum maupun dokter spesialis. Oleh sebab itu, pengembangan pendidikan dokter spesialis yang dilakukan Unisba dinilai sejalan dengan kebutuhan daerah.
Kolaborasi antara Unisba dan Pemerintah Kabupaten Garut diharapkan mampu memperkuat sistem pelayanan kesehatan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang medis, serta menghadirkan pemerataan tenaga kesehatan demi kesejahteraan masyarakat Garut.(askur/nmn)***


