MEDIA-KAMPUS.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) kembali menegaskan eksistensinya di panggung global. Hal ini ditunjukkan lewat partisipasi aktif dalam forum akademik internasional INVEST: Investment Numeracy for Values, Equity, Sustainability, and Transformation.
Dalam kegiatan tersebut, Guru Besar Ekonomi Pembangunan FEB Unisba, Atih Rohaeti Dariah, tampil sebagai narasumber dalam kuliah umum internasional yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Kamis (29/04/2025).
Forum ini merupakan hasil kerja sama antara FEB Unisba dengan Urdaneta City University serta Benguet State University. Kegiatan tersebut menjadi wadah penting untuk bertukar gagasan, memperluas wawasan, serta memperkuat jejaring akademik lintas negara.
Angkat Tema Etika Islam dan Investasi Berkelanjutan
Dalam pemaparannya, Prof. Atih mengusung tema “Islamic Ethics and Sustainable Investment”. Ia menyoroti bagaimana ajaran Islam memberikan landasan komprehensif dalam praktik investasi, tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga mengedepankan nilai etika, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, konsep investasi dalam Islam mencakup dimensi yang luas dalam muamalah, sehingga mampu menjadi solusi alternatif dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.
“Islam tidak hanya berbicara soal keuntungan, tetapi juga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan,” jelasnya.
Dorong Literasi Global Ekonomi Islam
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa forum seperti INVEST berperan penting dalam memperkenalkan perspektif ekonomi Islam ke tingkat internasional. Hal ini diharapkan dapat memperkaya literasi global sekaligus membuka ruang dialog lintas budaya dan keilmuan.
Selain itu, ia juga menilai bahwa kolaborasi internasional tidak sekadar formalitas kerja sama, melainkan sarana membangun hubungan yang lebih erat antar akademisi dari berbagai negara.
“Kolaborasi ini juga membangun persaudaraan dan pemahaman bersama terhadap isu-isu strategis global,” tambahnya.
Partisipasi FEB Unisba dalam forum ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga memperkuat peran akademisi dalam memberikan kontribusi nyata terhadap isu global melalui pendekatan keilmuan berbasis nilai-nilai Islam.
Ke depan, diharapkan Unisba terus memperluas kiprahnya di tingkat internasional, sekaligus memperkenalkan Islam sebagai sistem nilai yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga relevan dalam kehidupan sosial dan ekonomi modern.(askur/png)***


