MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) terus memperluas kiprah internasional melalui kolaborasi dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Kerja sama tersebut diwujudkan melalui sejumlah agenda, mulai dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional, Visiting Lecturer, hingga penandatanganan Implementation Agreement (IA), yang berlangsung di Kampus Unisba, Jumat (28/8/2026).
Kolaborasi Fikom Unisba dan USIM tidak sekadar menjadi forum pertemuan akademisi dari dua negara. Kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana menghadirkan pengalaman belajar lintas budaya secara langsung bagi mahasiswa. Mereka mendapatkan kesempatan berinteraksi dengan masyarakat sekaligus memahami dinamika komunikasi dalam lingkungan sosial yang beragam.
Melalui pendekatan tersebut, pembelajaran diharapkan tidak berhenti pada ruang kelas. Mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, memahami perbedaan perspektif, serta beradaptasi dengan kebutuhan komunikasi generasi muda di tengah masyarakat global.
Mahasiswa Indonesia-Malaysia Belajar Bersama Masyarakat
Agenda diawali dengan kegiatan PKM Internasional yang melibatkan mahasiswa Fikom Unisba bersama mahasiswa USIM sebagai fasilitator. Mereka berinteraksi langsung dengan komunitas perempuan lansia dari Majelis Taklim Iqra Tamansari dalam suasana yang hangat, komunikatif, dan interaktif.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dari Indonesia dan Malaysia tidak hanya bertugas sebagai fasilitator. Mereka juga ikut berdiskusi dan bertukar pengalaman bersama masyarakat mengenai berbagai persoalan kehidupan di tengah perkembangan teknologi digital.
Dosen Fikom Unisba sekaligus Wakil Dekan Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Santi Indra Astuti, S.Sos., M.Si., Ph.D., menyampaikan materi bertajuk “Etika Medsos: Tata Krama di Ruang Digital.”
Materi tersebut mengajak peserta memahami pentingnya menerapkan etika ketika menggunakan media sosial. Sikap bijak, santun, dan bertanggung jawab dinilai penting untuk menciptakan komunikasi yang sehat di ruang digital.
Sementara itu, perwakilan USIM, Dr. Muhammad Raqib Mohd Sofian, membawakan materi “Guarding Digital Harmony.” Materi ini menyoroti pentingnya menjaga keharmonisan komunikasi digital melalui sikap saling menghormati, memahami perbedaan, dan memanfaatkan teknologi secara bijaksana.
Interaksi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi pengalaman berharga untuk memahami perbedaan perspektif antargenerasi. Di saat yang sama, mahasiswa Indonesia dan Malaysia dapat mengenal lebih dekat nilai sosial serta budaya yang berkembang di kedua negara.
Dengan demikian, PKM Internasional tidak hanya menjadi sarana berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka ruang bagi pertukaran budaya dan penguatan jejaring internasional.
Visiting Lecturer Bahas Komunikasi Gen Z
Rangkaian kegiatan berlanjut melalui program Visiting Lecturer yang diikuti mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Unisba dari jenjang S1, S2, hingga S3.
Forum akademik tersebut menjadi wadah bertukar gagasan antara akademisi Indonesia dan Malaysia, terutama terkait perkembangan komunikasi generasi muda dan berbagai tantangan komunikasi di era digital.
Sesi Visiting Lecturer dimoderatori oleh Ferra Martian, S.I.Kom., M.I.Kom., dosen Fikom Unisba.
Pada sesi pertama, Dr. O. Hasbiansyah, dosen Fikom Unisba sekaligus Ketua Tim Internasionalisasi Fikom Unisba, menyampaikan materi “Human Communication and Leadership for Career Success in Organizations.”
Materi tersebut menekankan bahwa kemampuan komunikasi interpersonal dan kepemimpinan merupakan kompetensi penting dalam membangun kesuksesan karier di organisasi.
Mahasiswa diajak memahami bahwa keberhasilan profesional tidak hanya bergantung pada keterampilan teknis. Kemampuan membangun relasi, berkomunikasi secara efektif, serta memimpin juga menjadi faktor penting dalam menghadapi dunia kerja.
Sementara itu, Muhammad Raqib Mohd Sofian dari USIM kembali menjadi narasumber dengan materi “Understanding Malaysia-Indonesia Gen Z Communication in Digital Age.”
Pembahasan tersebut mengupas karakter komunikasi Generasi Z di Indonesia dan Malaysia yang tumbuh bersama perkembangan teknologi digital.
Menariknya, mahasiswa dapat melihat berbagai kesamaan sekaligus perbedaan pola komunikasi Gen Z di kedua negara. Kehadiran media sosial dan teknologi digital telah mengubah cara generasi muda berinteraksi, membangun identitas, sekaligus memahami lingkungan sosial dan budaya mereka.
Perkuat Komitmen Internasionalisasi Fikom Unisba
Setelah PKM Internasional dan Visiting Lecturer, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Fikom Unisba dan USIM.
Penandatanganan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat implementasi kerja sama kedua institusi, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan berbagai program kolaboratif pada masa mendatang.
Kolaborasi Fikom Unisba dan USIM memperlihatkan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi dapat diwujudkan melalui kegiatan akademik sekaligus program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen Fikom Unisba untuk menghadirkan pembelajaran adaptif, pengalaman lintas budaya, dan wawasan global bagi mahasiswa.
Ke depan, kemitraan Fikom Unisba dengan USIM diharapkan semakin berkembang melalui berbagai agenda akademik dan pengabdian kolaboratif. Dengan jejaring internasional yang semakin kuat, manfaat kerja sama diharapkan dapat dirasakan lebih luas dan memberikan dampak berkelanjutan bagi sivitas akademika maupun masyarakat.(askur/nmn)***


