MEDIA-KAMPUS.COM (NMN)—Upaya menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan berkelanjutan mulai digerakkan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba). Melalui program Eco Green Campus: Clean Environment and Zero Waste, FK Unisba mengajak seluruh sivitas akademika membangun kebiasaan peduli lingkungan secara nyata.
Program tersebut diluncurkan pada Jumat (18/9/2026), bertepatan dengan rangkaian Ta’aruf Fakultas Kedokteran Unisba dan Milad ke-22 FK Unisba. Kegiatan ini diikuti pimpinan fakultas, perwakilan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa baru FK Unisba Angkatan 2026.
Peluncuran Eco Green Campus diawali dengan aksi bersih lingkungan. Para pimpinan FK Unisba bersama dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa baru berjalan dari Taman Radio menuju Gedung Fakultas Kedokteran sambil mengumpulkan sampah yang ditemukan di sepanjang rute.
Aksi tersebut menjadi bentuk sederhana dari ajakan untuk membangun kepedulian ekologis. Kebersihan lingkungan tidak hanya dipahami sebagai tanggung jawab petugas, tetapi menjadi kewajiban bersama seluruh warga kampus.
Ketua Pelaksana Milad ke-22 FK Unisba, Siska Nia Irasanti, drg., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiasi yang diharapkan dapat dikembangkan melalui berbagai program lanjutan.
“Harapannya kegiatan ini merupakan kegiatan inisiasi dan nantinya dapat ditambahkan dengan kegiatan-kegiatan lain dan berlaku seterusnya,” ujar Siska.
Dengan demikian, Eco Green Campus diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan yang dilaksanakan secara konsisten.
Dekan FK Unisba, Dr. Santun Bhekti Rahimah, dr., M.Kes., menekankan bahwa pembentukan calon tenaga kesehatan perlu mencakup aspek kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, kemampuan akademik dan keterampilan kedokteran harus berjalan beriringan dengan empati sosial serta kesadaran ekologis. Lingkungan yang sehat memiliki hubungan erat dengan kualitas kesehatan masyarakat.
“Fakultas Kedokteran Unisba hadir bukan hanya menghasilkan lulusan yang pintar secara ilmu kedokteran. Lingkungan adalah rahmatan lil alamin, merupakan amanah yang harus kita jaga bersama,” katanya.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk memulai kebiasaan peduli lingkungan dari hal-hal yang berada di sekitar mereka. Setiap persoalan lingkungan yang ditemukan sebaiknya tidak diabaikan.
“Kalau di sekitar kalian melihat adanya sampah, kalian melihat ada sesuatu lingkungan yang tidak baik, jangan dibiarkan,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai melalui tindakan kecil yang dilakukan secara sadar dan berulang.
Penghijauan dan Pengelolaan Air Menjadi Fokus Program
Melalui Eco Green Campus, FK Unisba berupaya membangun kawasan fakultas yang hijau, nyaman, sehat, dan berkelanjutan. Program tersebut mencakup pengelolaan ruang terbuka hijau, pemeliharaan vegetasi, pengaturan area resapan air, serta penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab.
Pada aspek penghijauan, fakultas merencanakan penanaman pohon dan tanaman, perawatan taman, serta optimalisasi area yang memungkinkan untuk ditanami. Ruang terbuka yang sudah tersedia akan dipertahankan agar dapat mendukung kesehatan, kenyamanan, dan interaksi sivitas akademika.
FK Unisba juga akan melakukan pendataan serta pemeliharaan pohon, mengganti pohon yang mati, dan menentukan jenis vegetasi yang sesuai dengan kondisi lingkungan kampus.
Sementara itu, pengelolaan air diarahkan pada upaya mempertahankan area tanah dan vegetasi, mengembangkan wilayah resapan, serta menghindari penutupan lahan yang tidak diperlukan. Langkah tersebut diharapkan membantu air hujan meresap lebih optimal ke dalam tanah.
Komitmen Eco Green Campus turut mencakup perubahan perilaku dalam penggunaan sumber daya. Seluruh sivitas akademika diajak mengurangi pemakaian plastik dan barang sekali pakai, menghemat air serta energi, dan memanfaatkan fasilitas kampus secara bijaksana.
Mahasiswa juga didorong membawa tumbler, menggunakan dokumen digital, dan memilah sampah sesuai kategori yang telah disediakan. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas perkuliahan maupun kehidupan sehari-hari di lingkungan fakultas.
Untuk menjaga kesinambungan program, FK Unisba menyiapkan dukungan sumber daya dan anggaran secara bertahap. Dukungan itu mencakup penghijauan, perawatan ruang hijau, fasilitas pendukung, edukasi lingkungan, kampanye, serta kegiatan pemantauan dan evaluasi.
Pelaksanaan program melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, unsur universitas, dan unit terkait. Kolaborasi tersebut akan diarahkan melalui kegiatan rutin, edukasi, kampanye, dan kerja sama yang mendukung terbentuknya budaya peduli lingkungan.
Mahasiswa Baru Diperkenalkan pada Budaya Ramah Lingkungan
Mahasiswa baru FK Unisba menjadi bagian penting dalam gerakan Eco Green Campus. Sejak mengikuti rangkaian Ta’aruf, mereka diperkenalkan pada kebiasaan menjaga kebersihan dan merawat lingkungan kampus.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya menjaga kebersihan ruang tutorial, skills lab, dan lecture, merawat tanaman, serta menggunakan air dan energi secara hemat. Mahasiswa juga diarahkan untuk mengurangi penggunaan plastik, membatasi barang sekali pakai, dan menerapkan pemilahan sampah.
Selain itu, mahasiswa diajak membawa wadah minum pribadi, memprioritaskan dokumen digital, serta terlibat dalam kegiatan penghijauan dan kebersihan lingkungan.
Budaya saling mengingatkan juga ditekankan agar kepedulian ekologis dapat tumbuh secara kolektif. Ajakan menjaga lingkungan diharapkan disampaikan dengan cara yang baik, edukatif, dan membangun.
Peluncuran Eco Green Campus dalam rangkaian Ta’aruf dan Milad ke-22 FK Unisba menjadi langkah awal untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada mahasiswa sejak memasuki dunia perguruan tinggi.
Gerakan ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan kawasan kampus, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan karakter calon tenaga kesehatan yang memiliki empati, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keberlanjutan kehidupan.
FK Unisba berharap gerakan tersebut terus berjalan setelah rangkaian Ta’aruf dan Milad selesai. Kepedulian terhadap lingkungan diharapkan berkembang menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sivitas akademika.
Melalui langkah yang dimulai dari lingkungan sendiri, Unisba berupaya memperkuat perannya sebagai kampus berdampak yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Semangat Eco Green Campus dirangkum dalam pesan: “Menjaga Bumi, Merawat Kehidupan, Menunaikan Amanah.”*(askur/nmn)**


