MEDIA=KAMPUS.COM – Bayangkan, setiap hari ratusan kilogram kulit singkong dibuang begitu saja di Cimenyan. Mulai tahun ini, nasibnya berbalik 180 derajat. Berkat program PKM Kemdiktisaintek 2025, kulit singkong resmi naik kasta jadi tepung fungsional superfood yang kaya serat, antioksidan, dan cocok untuk diet sehat.
Inisiatif ini digawangi tim lintas fakultas Universitas Islam Bandung (Unisba): dosen dan mahasiswa FEB serta Fakultas Teknik yang turun langsung ke lapangan, menggandeng puluhan pelaku UMKM di Kecamatan Cimenyan — kawasan yang selama ini dikenal sebagai “gudang singkong” Kabupaten Bandung.
“Kami ingin membuktikan bahwa di balik setiap limbah ada cerita sukses yang menunggu ditulis,” ujar Dr. Diamonalisa Sofianty, SE, ketua tim pengabdian. “Kulit singkong yang tadinya cuma jadi beban lingkungan, kini bisa jadi sumber bahan baku gratis sekaligus produk premium yang harganya 3–5 kali lipat lebih mahal daripada tepung biasa.”
Dalam pelatihan selama beberapa hari, peserta tak hanya mendengar teori — mereka langsung praktik, meliputi cara menghilangkan zat antinutrisi pada kulit singkong agar aman dikonsumsi, pengeringan cepat dengan alat hemat energi buatan tim Teknik Unisba, penggilingan jadi tepung halus food grade; meracik aneka camilan sehat: keripik kulit singkong original, brownies tinggi serat, energy bar, hingga tepung mocaf alternatif yang lebih bergizi, dan bekal bisnis dari FEB: cara branding, desain kemasan kekinian, foto produk, hingga strategi penjualan di marketplace dan kafe milenial.
“Saya sudah jualan singkong bertahun-tahun tapi baru sadar kalau kulitnya lebih berharga dari dagingnya,” ujar salah sorang peserta.
Program ini ditutup dengan komitmen jangka panjang: Pendampingan intensif sampai semua produk mendapatkan sertifikat P-IRT.
Dari tumpukan limbah yang dulu memenuhi pinggir kebun, kini lahir generasi baru UMKM yang lebih hijau, lebih kreatif, dan jauh lebih menguntungkan. Inovasi sederhana ini membuktikan: di tangan yang tepat, sampah bukan akhir cerita — melainkan bab pertama dari kesuksesan besar.
Cimenyan tak lagi hanya lumbung singkong. Kini, mereka juga lumbung harapan.(ask/png)

