MEDIA-KAMPUS.COM – Lembaga Peningkatan Insan Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid (LPI3M) Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan karakter generasi muda melalui penyelenggaraan Kursus Pranikah bertema “Membangun Keluarga Harmonis”, yang digelar pada Sabtu (7/2/2026) di ruang pertemuan Gedung LPPM Unisba lantai 3.
Program ini menjadi bagian dari ikhtiar kampus dalam mencetak insan akademik sekaligus masyarakat yang tidak hanya unggul dalam komunikasi dan intelektualitas, tetapi juga matang secara emosional serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Kursus pranikah tersebut dirancang sebagai langkah edukatif untuk membekali calon pasangan suami istri dengan pemahaman komprehensif mengenai hak dan kewajiban dalam rumah tangga. Harapannya, peserta mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta siap menghadapi dinamika kehidupan pernikahan secara dewasa dan bertanggung jawab.
Sejumlah narasumber berpengalaman turut mengisi kegiatan ini, di antaranya Dr. Aep Saepudin, Drs., M.Ag.; Dr. Shindu Irwansyah, Lc., M.Ag.; Dr. Yunitia Sari, S.Psi., M.Psi.; Dr. Asep Ramdan Hidayat, Drs., M.Si.; Prof. Dr. Nunung Nurhayati, S.E., M.Si.; serta Dr. Parihat, Dra., M.Si.
Beragam materi disampaikan secara komprehensif, mulai dari konsep dasar dan tujuan pernikahan, pembagian peran suami istri, perspektif psikologi perkawinan, etika relasi dalam keluarga, pengelolaan keuangan rumah tangga, hingga strategi penyelesaian konflik dan problematika keluarga.
Ketua pelaksana kegiatan sekaligus Kepala Bagian Pendidikan Agama Islam, Pesantren, dan Pengembangan Kepribadian (PAIPPK) LPI3M Unisba, Dr. Shindu Irwansyah, Lc., M.Ag., menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan edukasi pranikah yang terstruktur dan berbasis ajaran Islam.
Ia menilai, banyak persoalan rumah tangga bermula dari minimnya pengetahuan tentang peran, tanggung jawab, komunikasi efektif, hingga pengelolaan konflik dan keuangan keluarga.
“Pernikahan bukan sekadar prosesi akad, tetapi ibadah jangka panjang yang memerlukan ilmu, kesiapan mental, dan komitmen bersama. Karena itu, keluarga harmonis harus dibangun dengan persiapan yang matang,” ungkapnya.
Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa, alumni, serta masyarakat umum dengan jumlah peserta yang dibatasi demi efektivitas pembelajaran. Selain memperoleh e-sertifikat dan e-materi, peserta juga mendapatkan wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan akademik maupun rumah tangga.
Melalui Kursus Pranikah ini, LPI3M Unisba menegaskan perannya sebagai lembaga pembinaan yang tidak hanya mencetak individu cerdas secara akademis, tetapi juga siap membangun keluarga kokoh sebagai fondasi lahirnya generasi berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi umat serta bangsa.(ask/png)


