CIANJUR, PRIPOS.ID – Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Islam Bandung (Unisba) melaksanakan kegiatan Praktik Peminatan di kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis lapangan yang terintegrasi dengan PPKM serta Tridharma Perguruan Tinggi.
Melalui praktik ini, mahasiswa didorong untuk mengaplikasikan langsung keilmuan tata ruang sekaligus memperluas pemahaman mengenai peluang dan prospek kerja di bidang perencanaan wilayah dan kota. Tim mahasiswa PWK Unisba yang terlibat terdiri atas Farell Hakeem Ihza Djiwangsa, Fachri Hilmansyah Wildan, dan Muthia Hasanah, dengan pendampingan dosen Praktik Peminatan yakni Rose Fatmadewi, S.Si., MURP; Dr. Tonny Judiantono, Ir., MSc; Lutfhi Ahmad Barwanto, ST., MT.; Riswandha Risang Aji, S.T., M.URP.; serta Tarlani, ST., MT.
Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi dengan mitra dari PPC Cilautereun Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat serta nelayan setempat. Fokus utama praktik diarahkan pada identifikasi kondisi eksisting kawasan pelabuhan perikanan dan potensi pengembangannya, khususnya terkait integrasi fungsi pelabuhan dengan perencanaan kawasan wisata pesisir.
Rangkaian kegiatan diawali dengan survei lapangan untuk mengamati kondisi fisik kawasan, kelengkapan fasilitas pelabuhan, aktivitas nelayan, hingga pola pemanfaatan ruang di sekitar Pantai Jayanti. Mahasiswa juga melakukan wawancara dengan pihak dinas dan nelayan guna menggali berbagai persoalan utama yang dihadapi, seperti keterbatasan kolam labuh, belum optimalnya penataan kawasan, serta potensi wisata yang belum dikelola secara formal.
Berdasarkan hasil observasi dan diskusi tersebut, mahasiswa menghasilkan sejumlah luaran, antara lain poster gagasan pengembangan kawasan PPI Jayanti, video profil sebagai media branding kawasan, serta rancangan website sistem informasi kawasan. Berbagai output ini diharapkan dapat menjadi bahan awal bagi mitra dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan PPI Jayanti di masa mendatang.
Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Cilautereun, Dr. Donny Orlando, S.T., M.PSDA, menyampaikan bahwa PPI Jayanti memiliki posisi strategis dalam mendukung aktivitas perikanan tangkap di pesisir selatan Jawa Barat. Ia mengungkapkan bahwa hingga kini masih terdapat keterbatasan fasilitas, terutama pada kolam labuh dan sarana pendukung di darat.
“Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, kami berharap memperoleh masukan konseptual yang dapat menjadi bahan pertimbangan penting dalam pengembangan kawasan PPI Jayanti ke depan,” ujarnya.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kalangan akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan kawasan pesisir yang berkelanjutan, produktif, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal. (askur/png)


