MEDIA-KAMPUS.COM — Program Studi Matematika Fakultas MIPA Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun minat generasi muda terhadap matematika melalui penyelenggaraan Mathematics Creative Challenge and Competition (MC3) 2026. Kegiatan yang digelar di Student Center Unisba, Jalan Tamansari No. 1 Kota Bandung, Sabtu (16/5), berlangsung meriah dengan menghadirkan kompetisi matematika, lomba konten edukasi, seminar motivasi, hingga layanan penerimaan mahasiswa baru melalui quick test gratis secara langsung.
Ajang MC3 2026 menjadi ruang eksplorasi bagi siswa SMA/MA/sederajat untuk melihat matematika dari perspektif yang lebih luas. Tidak hanya dipahami sebagai mata pelajaran di sekolah, matematika juga diperkenalkan sebagai sarana membangun kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, hingga membuka peluang karier di era teknologi modern.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai wilayah, meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, hingga Lampung. Antusiasme tinggi para pelajar memperlihatkan besarnya minat terhadap kegiatan berbasis akademik yang dikemas secara kompetitif sekaligus inspiratif.
Acara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas MIPA Unisba, Dr. Apt. Suwendar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa matematika memiliki posisi strategis dalam kehidupan modern, terlebih di tengah pesatnya perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurutnya, kegiatan seperti MC3 diharapkan mampu memperluas pemahaman siswa bahwa matematika memiliki kontribusi besar terhadap inovasi teknologi dan kehidupan sehari-hari.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Matematika Unisba, Dr. Icih Sukarsih, menilai MC3 menjadi momentum penting untuk membangun paradigma baru mengenai matematika di kalangan pelajar. Ia menyebutkan bahwa matematika bukan sekadar pelajaran di ruang kelas, tetapi juga sarana untuk melatih pola pikir kritis, kemampuan bekerja sama, serta keberanian menghadapi berbagai tantangan.
Kompetisi “The Math Match” Berlangsung Sengit
Salah satu agenda utama dalam MC3 2026 adalah kompetisi matematika bertajuk “The Math Match”, yang mempertemukan siswa SMA/MA/sederajat dari berbagai daerah, khususnya Jawa Barat dan Jawa Tengah. Tahap penyisihan kompetisi dilaksanakan secara daring pada 9 Mei 2026, sedangkan babak grup hingga final berlangsung secara langsung di Student Center Unisba pada 16 Mei 2026.
Persaingan antar tim berlangsung ketat dengan menghadirkan sejumlah peserta unggulan dari berbagai sekolah. Empat tim berhasil meraih medali perunggu, yakni Tim Butterfly dari SMA IT Fitrah Insani Kabupaten Bandung, Tim AL KAMIL 1 dari SMA Al Kamil IBS Kabupaten Cianjur, Tim SM Putri dari SMA IT Baitul Izzah Nusantara Kabupaten Bandung Barat, serta Tim Artemis dari SMAN 1 Cariu Kabupaten Bogor.
Sementara itu, medali perak diraih oleh Tim Al Kamil 2 dari SMA Al Kamil IBS dan Tim Abang dari SMA IT Fitrah Insani. Adapun medali emas berhasil diamankan oleh Tim Equation Elite dari SMA IT Fitrah Insani serta Tim Limit Mendekati Juara dari MAS Al Hikmah Brebes.
Pada klasemen akhir, Tim Limit Mendekati Juara sukses menyabet gelar Juara 1, diikuti Tim Equation Elite sebagai Juara 2. Posisi Juara 3 diraih bersama oleh Tim Al Kamil 2 dan Tim Abang.
Tak hanya kompetisi hitung dan logika, MC3 2026 juga menggelar lomba pembuatan konten edukatif yang diikuti pelajar dari Jawa Barat, Banten, hingga Lampung. Dalam kompetisi ini, peserta ditantang menghasilkan karya kreatif yang mampu menunjukkan keterkaitan matematika dengan kehidupan sehari-hari serta perkembangan teknologi.
Tim Spontan CJ dari SMAN 2 Kota Serang berhasil keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 ditempati Tim Yujiem dari MA Persis Tarogong Garut, sementara Tim Manula Squad dari SMA IT Baitul Jannah Bandar Lampung meraih Juara 3.
Seminar Motivasi Hadirkan Akademisi hingga Praktisi Industri
Rangkaian MC3 2026 juga diramaikan dengan seminar motivasi bertema “Dare to Dream: Discover the Power and Impact of Mathematics” yang menjadi salah satu sesi favorit peserta. Seminar diselenggarakan secara hybrid, baik luring di Student Center maupun daring melalui Zoom Meeting.
Pada sesi pertama, motivasi pendidikan disampaikan oleh Founder dan CEO Pijar Berdaya Indonesia, Irvan Nurmawan, bersama Kasie Kesejahteraan Mahasiswa Unisba, Isman Sulaeman. Keduanya mendorong siswa untuk berani melanjutkan pendidikan tinggi meski dihadapkan pada keterbatasan ekonomi. Mereka juga menjelaskan berbagai peluang beasiswa yang tersedia di Unisba, baik internal maupun eksternal, serta membagikan kisah sukses mahasiswa penerima beasiswa dari keluarga pra-sejahtera.
Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh wawasan mengenai prospek karier lulusan matematika dari Komisaris Utama PT Cerebrum Edukanesia Nusantara, Alif Hijriah, serta alumni Prodi Matematika Unisba, Annisa Fauzia Cindy Utami. Keduanya mengulas bagaimana pendidikan matematika dapat membuka peluang karier di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, industri, sektor keuangan, hingga dunia usaha.
Melalui penyelenggaraan MC3 2026, Program Studi Matematika Unisba berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mendalami matematika. Tidak hanya sebagai disiplin ilmu akademik, tetapi juga sebagai bekal penting dalam menghadapi tantangan dunia modern yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi.(sani/png)***


