MEDIA-KAMPUS.COM — Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) Universitas Islam Bandung menggelar Pelantikan Pengurus Periode 2026 di Aula Utama Universitas Islam Bandung, Jalan Tamansari No. 1, Bandung, Ahad (1/2). Agenda ini menjadi tonggak penting dalam regenerasi kepemimpinan organisasi sekaligus penguatan peran strategis keprotokoleran mahasiswa di lingkungan kampus.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unisba, Asnita Frida Sebayang. Momen ini menandai peralihan amanah kepengurusan serta meneguhkan KPM sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah institusi dan tata kelola kegiatan resmi universitas.
Dalam sambutannya, Asnita Frida Sebayang menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan proses alih tanggung jawab organisasi. Ia menyoroti rekam jejak KPM sebagai organisasi strategis yang selama ini mendukung penyelenggaraan kegiatan akademik dan kemahasiswaan.
“Korps Protokoler Mahasiswa tidak hanya mengatur teknis acara, tetapi juga membawa citra institusi. Karena itu, etika, disiplin, tanggung jawab, dan komunikasi harus menjadi nilai utama. Kepemimpinan protokoler adalah bentuk pengabdian, bukan semata jabatan,” ujarnya.
Ia juga mendorong pengurus baru untuk memperkuat soliditas internal, mengedepankan musyawarah, serta merawat kolaborasi lintas kampus dengan organisasi keprotokoleran mahasiswa. Sinergi tersebut dinilai krusial untuk membangun standar profesionalisme dan etika keprotokoleran yang semakin baik.
Pelantikan turut dihadiri unsur sivitas akademika dan alumni, antara lain Ketua 3iKB Yayan Ruhyani, alumni pembina KPM ME Fuady, serta mantan Kepala Bagian Kemahasiswaan Unisba Nanang Firdaus. Kehadiran mereka mencerminkan kuatnya dukungan lintas generasi terhadap keberlanjutan organisasi.
Tak hanya itu, acara ini juga dihadiri 18 organisasi kemahasiswaan internal Unisba serta 14 organisasi KPM dari berbagai universitas di Jawa Barat, menegaskan luasnya jejaring dan soliditas antarkorps protokoler mahasiswa lintas kampus.
Ketua Umum KPM Unisba Periode 2026, Raisya Salsabila, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterima dan berkomitmen melanjutkan estafet kepemimpinan dengan menjunjung tinggi nilai, marwah, serta profesionalitas organisasi. Ia juga mengapresiasi dedikasi pengurus sebelumnya yang menjadi fondasi keberlanjutan KPM.
Sementara itu, Ketua Umum Demisioner Syamsifa Rachman menekankan bahwa pelantikan adalah momentum sarat amanah. Menurutnya, kepemimpinan di KPM harus dipahami sebagai tanggung jawab kolektif untuk menjaga nilai, etika, dan profesionalisme yang telah dibangun lebih dari tiga dekade.
Selama 33 tahun berdiri, KPM Unisba konsisten menjaga marwah, etika, dan wibawa institusi. Sebagai pionir organisasi keprotokoleran mahasiswa, kehadiran berbagai organisasi internal dan eksternal pada pelantikan ini menegaskan posisi strategis KPM Unisba dalam ekosistem keprotokoleran mahasiswa tingkat regional.(askur/png)


