Media Kampus
Masuk
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Reading: Rektor Unisba dan Sekda Jabar Tinjau Pengembangan Reaktor Plasma Dingin di TPS Berbudaya Arcamanik
Share
Media KampusMedia Kampus
Font ResizerAa
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Search
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Have an existing account? Sign In
Follow US
Info Kampus

Rektor Unisba dan Sekda Jabar Tinjau Pengembangan Reaktor Plasma Dingin di TPS Berbudaya Arcamanik

admin@mediakampus
Last updated: Februari 22, 2026 11:10 pm
admin@mediakampus Published Februari 22, 2026
Share
Rektor Unisba dan Sekda Jabar Tinjau Pengembangan Reaktor Plasma Dingin di TPS Berbudaya Arcamanik
Rektor Universitas Islam Bandung (Unisba) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat meninjau pemanfaatan teknologi Reaktor Plasma Dingin Pemusnah Sampah di Living Laboratory Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Berbudaya, Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (22/2/2026).(foto: komhumas unisba)
SHARE

MEDIA-KAMPUS.COM – Rektor Universitas Islam Bandung (Unisba) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung terhadap pengembangan teknologi Reaktor Plasma Dingin Pemusnah Sampah di Living Laboratory Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Berbudaya, Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (22/2/2026).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua LPPM Unisba, Ketua Tim Task Force Zero Waste Unisba, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Sekretaris Kecamatan Arcamanik, serta Lurah Sukamiskin. Agenda utama kegiatan ini adalah memantau progres optimalisasi teknologi reaktor plasma sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa tantangan utama saat ini terletak pada sistem input sampah yang masih memerlukan pemilahan lebih lanjut.

Menurutnya, pemilahan sampah idealnya dilakukan sejak dari sumber, mulai dari rumah tangga hingga tingkat kelurahan. Dengan demikian, proses pengolahan di TPS dapat berjalan lebih efisien dan kapasitas produksi pengelolaan sampah dapat ditingkatkan.

“Kendala terbesar ada pada input sampah yang belum sepenuhnya terpilah. Seharusnya proses ini dimulai dari rumah tangga. Kami berharap pemerintah daerah dapat memperkuat sinergi dari hulu ke hilir agar sistem pengelolaan sampah semakin optimal,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa konsep solusi yang dikembangkan Unisba bersifat terintegrasi, meliputi pemanfaatan teknologi reaktor plasma dingin, pengolahan limbah makanan (food waste), serta pendekatan socio-engineering guna membangun budaya pemilahan sampah di masyarakat.

Kapasitas Reaktor Ditargetkan Naik hingga 5 Ton per Hari

Sekda Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, dan Unisba dalam pengembangan teknologi ini masih dalam tahap penyempurnaan.

Saat ini, kapasitas pengolahan reaktor plasma berada di kisaran 1,5 hingga 2 ton sampah per hari. Ke depan, kapasitas tersebut ditargetkan meningkat hingga 5 ton per hari.

“Proses pengembangannya masih berjalan. Dari sisi emisi dan polusi, hasil sementara menunjukkan kondisi yang jauh lebih baik. Kami terus mendorong agar teknologi ini mampu mencapai tingkat polusi minimal,” jelasnya.

Ketua Tim Task Force Zero Waste Unisba, Dr. Imam Indratno, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa timnya tengah melakukan optimalisasi performa reaktor plasma agar kapasitas dan efisiensinya semakin meningkat.

Ia menjelaskan bahwa Unisba bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung telah menyepakati rekayasa sosial sebagai bagian integral dari tiga program zero waste Unisba, yakn Teknologi reaktor plasma dingin, Pengelolaan food waste, dan Rekayasa sosial (socio-engineering).

Dalam waktu dekat, program rekayasa sosial akan digelar melalui koordinasi wilayah bersama camat dan lurah, dengan melibatkan dosen serta mahasiswa untuk melakukan pendampingan di Kecamatan Arcamanik.

Perbedaan Reaktor Plasma dan Insinerator Konvensional

Imam juga menegaskan bahwa teknologi reaktor plasma yang dikembangkan Unisba berbeda secara mendasar dari insinerator konvensional.

Insinerator bekerja dengan proses oksidasi berbasis bahan bakar, sementara reaktor plasma memanfaatkan proses ionisasi dengan bantuan sinar ultraviolet untuk menghasilkan plasma yang kemudian menjadi sumber energi reaktor.

“Teknologi ini tidak bergantung pada pembakaran berbahan bakar seperti insinerator, melainkan menggunakan proses ionisasi untuk menghasilkan energi plasma,” terangnya.

Terkait aspek lingkungan, Imam menyebutkan bahwa hasil uji laboratorium bersertifikasi menunjukkan performa emisi yang baik. Secara umum, hasil pengujian berada jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.70/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016.

Untuk memastikan standar keamanan lingkungan yang lebih komprehensif, uji lanjutan terhadap dioksin dan furan akan dilakukan bekerja sama dengan PUSARPEDAL (Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan) Kementerian Lingkungan Hidup.

Dengan pengembangan teknologi reaktor plasma dingin ini, Unisba bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung optimistis dapat menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan, minim polusi, dan berbasis kolaborasi antara teknologi serta rekayasa sosial masyarakat.(ask/png)***

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
FacebookLike
TwitterFollow
PinterestPin
YoutubeSubscribe

LATEST NEWS

Yuk Gabung Jadi Penulis di MediaKampus.Info

Punya ide dan cerita menarik? Salurkan bakat menulismu dan bagikan inspirasimu bersama kami! Bergabunglah menjadi penulis sekarang!

Daftar Sekarang
Pengajian Umum Bulanan Unisba: Menjaga Istiqamah di Tengah Padatnya Aktivitas Zaman

Pengajian Umum Bulanan Unisba: Menjaga Istiqamah di Tengah Padatnya Aktivitas Zaman

admin@mediakampus admin@mediakampus Januari 19, 2026
Dari Ruang Workshop ke Gerbang Inovasi: Kolaborasi Unisba dan PAIB Dorong Paten Dosen
Bandung Barat Gandeng Unisba, Tiga Desa Siap Naik Status Jadi Desa Persiapan
Tim PKM FK Unisba Beri Edukasi dan Lakukan Skrining Kesehatan Jantung di Desa Pangauban
Ratri Rizki Kusumalestari Sandang Gelar Doktor Ilmu Komunikasi Unisba, Kupas Cara Gen Z Menyikapi Hoaks di Era Digital
Media Kampus
  • Info Kampus
  • Opini
  • Riset & PKM
  • Info Video
  • Feature
  • Dunia Kerja
  • Profil
  • Contact

Mediakampus.info adalah wadah kreatifitas civitas akademi untuk berbagi informasi

© MediaKampus.info – . All Rights Reserved.

Follow US on Socials

  • Disclaimer
  • Ketentuan Privasi
  • Tentang Kami
Selamat Datang Kembali

Silakan Masuk Ke Akun Anda

Username or Email Address
Password

Lupa Pasword?

Belum Jadi Member? Daftar