MEDIA-KAMPUS.COM – Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung (MM FEB Unisba) kembali menggelar seminar tematik bertajuk “Strategi Rebranding: From Mindset to Professional Digital Marketing” yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom, Kamis (16/4/2026).
Dalam kegiatan ini, isu rebranding diangkat sebagai strategi penting yang tidak sekadar berfokus pada perubahan tampilan visual seperti logo atau desain komunikasi. Lebih dari itu, rebranding dipahami sebagai proses menyeluruh yang menyentuh aspek pola pikir (mindset), nilai-nilai organisasi, hingga bagaimana sebuah perusahaan menciptakan dan menyampaikan nilai kepada pasar secara efektif.
Salah satu narasumber, Kang Chanra yang merupakan Marketing Communication Specialist sekaligus mahasiswa doktoral di FEB Unisba, menegaskan bahwa langkah awal dalam rebranding harus dimulai dari transformasi mindset organisasi. Ia menjelaskan bahwa di tengah lanskap bisnis yang semakin digital, kompetitif, dan berbasis data, organisasi dituntut untuk mampu beradaptasi secara cepat dan inovatif.
Menurutnya, perubahan pola pikir menjadi fondasi utama agar organisasi tidak terjebak dalam cara-cara lama yang sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman. Tanpa adanya perubahan mindset tersebut, upaya rebranding dikhawatirkan tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja organisasi.
Sementara itu, Ketua Program Studi MM FEB Unisba, Dede Oktini, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini menjadi sarana pembelajaran strategis bagi mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi digital serta memperkuat pemahaman mahasiswa dalam praktik manajemen strategis di era modern.
Tidak hanya itu, seminar ini juga menghadirkan topik tambahan mengenai “Blockchain Technology dalam Smart Contract Fintech”, yang bertujuan memperluas wawasan peserta terkait perkembangan teknologi mutakhir di sektor bisnis dan keuangan digital.
Melalui kegiatan ini, MM FEB Unisba menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang relevan, adaptif, dan selaras dengan tuntutan transformasi digital global.(askur/png)***


