Media Kampus
Masuk
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Reading: Telkom University dan PT INKAE Hadirkan Prototipe Rangka Motor Listrik dengan Teknologi Tepat Guna
Share
Media KampusMedia Kampus
Font ResizerAa
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Search
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Have an existing account? Sign In
Follow US
Info Kampus

Telkom University dan PT INKAE Hadirkan Prototipe Rangka Motor Listrik dengan Teknologi Tepat Guna

admin@mediakampus
Last updated: September 9, 2026 3:32 am
admin@mediakampus Published September 9, 2026
Share
Telkom University dan PT INKAE Hadirkan Prototipe Rangka Motor Listrik dengan Teknologi Tepat Guna
Kegiatan Abdimas melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu dari Fakultas Industri Kreatif (FIK), Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial (FKS), dan Fakultas Ilmu Terapan (FIT), tim ini mengembangkan inovasi prototipe rangka motor listrik. Menariknya, pendekatan yang digunakan tidak sekadar mengandalkan hitungan mesin, melainkan pendekatan Human-Centered Design (HCD) yang dipadukan dengan teknologi Computer-Aided Design (CAD) parametrik dan 3D printing. (foto: ist)
SHARE

MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) — Peralihan Indonesia menuju ekosistem kendaraan listrik terus mengalami perkembangan. Sejumlah kendaraan listrik kini mulai hadir di jalan raya dengan desain yang semakin modern. Namun, di balik tampilan tersebut, proses perancangan dan manufaktur kendaraan listrik masih menyimpan berbagai tantangan teknis.

Contents
Tantangan Merancang Rangka Motor ListrikCAD Parametrik dan 3D Printing Wujudkan Prototipe Skala 1:8Transfer Pengetahuan untuk Memperkuat Kemampuan Industri

Melihat kondisi itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Telkom University menjalin kerja sama dengan industri manufaktur nasional PT Inti Karya Engineering (INKAE). Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghasilkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan industri, khususnya dalam pengembangan rangka motor listrik.

Pengembangan prototipe ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin dari Fakultas Industri Kreatif (FIK), Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial (FKS), serta Fakultas Ilmu Terapan (FIT) Telkom University.

Menariknya, proses pengembangan tidak hanya mengandalkan perhitungan teknis mesin. Tim menggabungkan pendekatan Human-Centered Design (HCD) dengan teknologi Computer-Aided Design (CAD) parametrik dan 3D printing untuk menghasilkan rancangan yang lebih adaptif sekaligus mudah dievaluasi.

Sejumlah dosen yang terlibat dalam program tersebut yakni Yanuar Herlambang, S.Sn., M.Ds. sebagai ketua dari FIK, Mindit Eriyadi, S.Pd., M.T. sebagai anggota dari FIT, serta Dr. Dudi Rustandi, M.I.Kom. sebagai anggota dari FKS.

Sementara itu, mahasiswa yang turut mendukung kegiatan ini terdiri atas Rheza Wildan Ghiffari, Muhammad Ghazanfar Muaz, Annida Nurul Husna, dan Muhammad Naufal Ardhana.

Tantangan Merancang Rangka Motor Listrik

Pengembangan rangka motor listrik memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak. Salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan adalah distribusi massa kendaraan, terutama karena dimensi dan posisi baterai sangat memengaruhi titik berat motor.

Ketua Tim Pengabdian, Yanuar Herlambang, menyampaikan hal tersebut kepada Redaksi pada 7 September 2026. Menurutnya, karakteristik motor listrik membuat proses perancangan rangka membutuhkan pertimbangan yang lebih kompleks.

Kolaborasi antara Telkom University dan PT INKAE sendiri berlangsung selama Februari hingga Juli 2026. Kerja sama ini berawal dari persoalan yang dihadapi PT INKAE dalam proses early-stage design atau desain tahap awal rangka motor yang masih dilakukan secara konvensional.

Yanuar menegaskan bahwa fungsi rangka tidak sebatas menopang bodi kendaraan. Pada motor listrik, struktur rangka harus menyesuaikan distribusi massa baterai agar kendaraan tetap memiliki kekuatan dan stabilitas yang baik.

Selain itu, desain juga harus mampu memberikan kenyamanan bagi pengendara serta mendukung integrasi sistem battery swap atau pertukaran baterai.

Penggunaan metode konvensional selama ini membuat proses eksplorasi berbagai kemungkinan desain membutuhkan waktu lebih panjang. Keterbatasan visualisasi juga menjadi kendala karena komunikasi teknis antarpihak, khususnya para engineer, berpotensi menimbulkan perbedaan persepsi.

CAD Parametrik dan 3D Printing Wujudkan Prototipe Skala 1:8

Untuk menjawab persoalan tersebut, tim Telkom University mengembangkan pendekatan yang lebih komprehensif. Tahap awal dilakukan melalui observasi dan Focus Group Discussion (FGD) bersama manajemen PT INKAE serta Mitra Pindad.

Kegiatan tersebut bertujuan memetakan kebutuhan operasional dan memahami persoalan yang muncul dalam proses pengembangan rangka motor.

Hasil pemetaan kemudian diterjemahkan ke dalam model CAD Parametrik. Teknologi ini memungkinkan perubahan ukuran, bentuk, maupun konfigurasi rangka dilakukan secara cepat tanpa harus menggambar ulang rancangan dari awal.

Setiap alternatif desain selanjutnya dievaluasi berdasarkan sejumlah aspek penting, mulai dari kekuatan struktur, ergonomi posisi duduk pengendara, hingga kemudahan dalam proses produksi.

Inovasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan mengubah model digital menjadi bentuk fisik. Dengan memanfaatkan teknologi Additive Manufacturing atau 3D Printing berbahan PLA, tim Telkom University berhasil mencetak prototipe rangka motor dalam skala 1:8.

Keberadaan prototipe fisik memberikan perubahan dalam proses evaluasi yang dilakukan tim engineering PT INKAE. Para engineer tidak lagi hanya mengandalkan gambar dua dimensi pada layar komputer, tetapi dapat melihat dan memegang langsung bentuk rangka.

Model tersebut juga memungkinkan mereka memutar objek dan membahas secara langsung posisi berbagai komponen, termasuk baterai dan suspensi.

Dengan cara ini, komunikasi mengenai desain menjadi lebih konkret. Potensi kekeliruan dapat ditemukan dan diminimalkan sejak tahap awal sebelum rancangan diarahkan menuju proses produksi massal.

Transfer Pengetahuan untuk Memperkuat Kemampuan Industri

Program melalui Skema Teknologi Tepat Guna (TTG) ini tidak hanya berorientasi pada pembuatan prototipe. Tim Telkom University turut memberikan workshop dan pendampingan teknis kepada para engineer PT INKAE.

Melalui kegiatan tersebut, para praktisi industri mendapatkan pengetahuan mengenai penerapan Human-Centered Design (HCD), optimasi geometri, hingga metode evaluasi rancangan menggunakan prototipe tiga dimensi.

Dengan demikian, hasil program tidak berhenti pada sebuah produk fisik. Pengetahuan dan keterampilan yang ditransfer diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas mitra industri dalam melakukan proses pengembangan desain secara lebih efektif.

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penerapan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan nyata di sektor industri.

Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan roadmap penelitian Kelompok Keahlian Human, Media and Technology (HUMAGY) Telkom University.

Kerja sama strategis Telkom University bersama PT INKAE masih memiliki peluang untuk dikembangkan ke tahap berikutnya. Pengembangan tersebut berpotensi mencakup pembuatan prototipe skala penuh (full-scale), analisis rekayasa lanjutan melalui Finite Element Analysis (FEA), hingga persiapan sistem battery swap untuk mendukung kebutuhan produksi massal.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa inovasi kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan pembuatan komponen fisik, tetapi juga membutuhkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.

Melalui model Triple Helix, sinergi antara unsur akademik, industri, dan pemangku kepentingan dapat menjadi salah satu cara untuk mempercepat hilirisasi hasil riset agar lebih mudah diterapkan dalam kebutuhan industri.

Kolaborasi Telkom University dan PT INKAE pada akhirnya diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan ekosistem kendaraan listrik sekaligus meningkatkan daya saing industri kendaraan listrik nasional di tingkat global.(ask/mnm)***

TAGGED:#TelkomUniversity #PTINKAE #MotorListrik #KendaraanListrik #TeknologiTepatGuna #InovasiIndonesia #3DPrinting #CADParametrik #TeknologiIndonesia #IndustriKendaraanListrik
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
FacebookLike
TwitterFollow
PinterestPin
YoutubeSubscribe

LATEST NEWS

Yuk Gabung Jadi Penulis di MediaKampus.Info

Punya ide dan cerita menarik? Salurkan bakat menulismu dan bagikan inspirasimu bersama kami! Bergabunglah menjadi penulis sekarang!

Daftar Sekarang
FEB Unisba Laksanakan Promosi Pendidikan di MAN 1 Cianjur

FEB Unisba Laksanakan Promosi Pendidikan di MAN 1 Cianjur

admin@mediakampus admin@mediakampus Mei 1, 2026
Tanya Kuliah Komunikasi Strata Sarjana Fikom Universitas Islam Bandung
Nonton Bareng Film ‘Belum Ada Judul’ di XXI Ciwalk Bandung Berhasil Menyedot Perhatian, Penonton Berikan Banyak Pujian terhadap Film Bertema Guru
Fakultas Kedokteran Unisba Miliki Anatomage Table Pengganti Cavader
Fikom Unisba Resmikan Empat Jalur Peminatan Baru untuk Cetak Lulusan Siap Hadapi Industri Komunikasi Digital
Media Kampus
  • Info Kampus
  • Opini
  • Riset & PKM
  • Info Video
  • Feature
  • Dunia Kerja
  • Profil
  • Contact

Mediakampus.info adalah wadah kreatifitas civitas akademi untuk berbagi informasi

© MediaKampus.info – . All Rights Reserved.

Follow US on Socials

  • Disclaimer
  • Ketentuan Privasi
  • Tentang Kami
Selamat Datang Kembali

Silakan Masuk Ke Akun Anda

Username or Email Address
Password

Lupa Pasword?

Belum Jadi Member? Daftar