RABU pagi (8/10), suasana Aula Utama Universitas Islam Bandung (Unisba) terasa berbeda. Udara seolah dipenuhi semangat baru ketika Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., melantik tiga wakil rektor baru yang akan mendampingi langkah besar universitas menuju masa depan yang lebih gemilang.
Di antara tamu yang hadir—pimpinan yayasan, para dekan, hingga ketua program studi—terpancar rasa antusias sekaligus harapan. Pelantikan itu bukan sekadar seremoni serah jabatan, tetapi simbol regenerasi dan kesinambungan kepemimpinan akademik di salah satu kampus Islam terkemuka di Indonesia.
Tiga sosok yang dilantik itu datang dari latar belakang berbeda, namun memiliki benang merah yang sama: dedikasi panjang untuk Unisba.
Ada Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si., yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa). Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini dikenal sebagai sosok akademisi yang dekat dengan mahasiswa. Sebelumnya, ia menjabat Wakil Dekan III FEB Unisba, dan banyak terlibat dalam kegiatan pembinaan serta pengembangan kemahasiswaan.
Kemudian Dr. Helmi Aziz, S.Pd.I., M.Pd.I., yang dipercaya mengisi posisi Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sumber Daya, Umum, dan Keuangan. Dosen dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini bukan nama baru di dunia manajemen kampus. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Bagian Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional (PPAI), lembaga yang menjadi jantung inovasi pembelajaran di Unisba.
Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., Guru Besar Fakultas Hukum, kembali dipercaya menempati jajaran rektorat sebagai Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama. Sosoknya dikenal luas dalam memperluas jejaring akademik dan memperkuat hubungan dengan mitra strategis, baik di dalam maupun luar negeri. Sebelumnya, ia menjabat Wakil Rektor IV Unisba dan menjadi penggerak berbagai kolaborasi lintas lembaga.
Dalam sambutannya, Prof. Harits Nu’man menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi momentum memperkokoh komitmen Unisba untuk terus bertransformasi dan berkontribusi bagi bangsa.
“Kepemimpinan di universitas harus terus bergulir dengan semangat baru, agar visi kita untuk menjadi kampus unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia dapat terwujud,” ujarnya.
Ketiga wakil rektor baru itu membawa semangat dan pengalaman dari bidang masing-masing. Bersama rektor, mereka diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam peningkatan kualitas pembelajaran, optimalisasi sumber daya, dan pemberdayaan alumni, sekaligus memperluas jejaring kerja sama yang produktif.
Bagi keluarga besar Unisba, hari itu menjadi titik awal babak baru. Sebuah perjalanan panjang yang menuntut kolaborasi, komitmen, dan keberanian untuk terus melangkah maju—dengan satu tekad: menjadikan Unisba tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dan berpengaruh bagi masyarakat luas.(ask/png)


