Media Kampus
Masuk
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Reading: Tim P2MW Unisba Siap Bawa Inovasi Leraklin ke KMI Expo 2026
Share
Media KampusMedia Kampus
Font ResizerAa
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Search
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Have an existing account? Sign In
Follow US
Info Kampus

Tim P2MW Unisba Siap Bawa Inovasi Leraklin ke KMI Expo 2026

admin@mediakampus
Last updated: September 26, 2026 1:13 am
admin@mediakampus Published September 26, 2026
Share
Tim P2MW Unisba Siap Bawa Inovasi Leraklin ke KMI Expo 2026
Universitas Islam Bandung (Unisba) melepas tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) yang akan menjadi delegasi pada KMI Expo 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.(foto: komhumas unisba)
SHARE

MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) — Inovasi mahasiswa Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali melangkah ke tingkat nasional. Tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Unisba resmi dilepas untuk mengikuti KMI Expo 2026 yang berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.

Contents
Rektor Unisba Tekankan Konsep Real BusinessMahasiswa Diminta Membawa Semangat PerjuanganLeraklin Bawa Pesan Nilai IslamTim P2MW Unisba Minta Doa dan Dukungan

Pelepasan delegasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rektorat Unisba, Jalan Tamansari Nomor 20, Bandung, Jumat (25/9/2026). Dalam ajang tersebut, Unisba mengirimkan satu tim P2MW dengan membawa inovasi Leraklin, produk berbasis tumbuhan lerak yang dikembangkan sebagai alternatif detergen.

KMI Expo 2026 menjadi salah satu ajang yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan sekaligus mempresentasikan gagasan dan praktik kewirausahaan. Kehadiran tim Unisba menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi mahasiswa sekaligus menguji kesiapan bisnis Leraklin di tingkat nasional.

Leraklin merupakan inovasi yang memanfaatkan tumbuhan lerak sebagai bahan dasar alternatif detergen. Produk tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Unisba sebagai bagian dari program kewirausahaan mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Unisba, Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si., mengatakan pendampingan terhadap tim telah dilakukan sejak tahap penyusunan proposal hingga persiapan menghadapi KMI Expo 2026.

Menurutnya, proses pengembangan Leraklin juga telah diperkenalkan dalam kegiatan pertemuan bisnis di Graha Sudirman yang melibatkan jaringan franchise Indonesia.

“Proses pendampingan sudah dilakukan mulai dari penyusunan proposal dan kemudian nanti di KMI Expo akan ada beberapa lomba. Memang karena ini sangat bergengsi di tingkat nasional, perguruan tinggi di seluruh Indonesia itu memang jorjoran,” ujarnya.

Asnita menambahkan, KMI Expo menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa gagasan kewirausahaan dapat dikembangkan menjadi produk dan bisnis yang nyata. Tahun ini, Unisba mengirimkan satu tim untuk mengikuti ajang tersebut.

“Ini adalah ajang bergengsi. Jadi kali ini satu tim yang berangkat. Mudah mudahan sebagai penyemangat dan kami dari tim kemahasiswaan, Belmawa akan mendampingi,” katanya.

Rektor Unisba Tekankan Konsep Real Business

Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., memberikan arahan agar tim tidak memandang KMI Expo sekadar sebagai kompetisi gagasan bisnis.

Menurut Harits, mahasiswa perlu menunjukkan bahwa Leraklin telah memiliki proses bisnis yang nyata sekaligus menawarkan keunikan yang membedakannya dari produk peserta lainnya.

“Melalui KMI Expo 2026, ini bukan kompetisi konsep bisnis. Tetapi ini adalah kompetisi real business yang harus kalian pertahankan. Yang harus kalian tunjukkan bahwa ada keunikan yang dilakukan oleh mahasiswa Unisba,” tuturnya.

Harits menilai Leraklin memiliki karakter yang dapat merepresentasikan identitas Unisba sebagai perguruan tinggi Islam. Pemanfaatan tumbuhan lerak sebagai alternatif detergen juga dinilai dapat menjadi materi yang dijelaskan kepada dewan juri, mulai dari bahan yang digunakan, proses produksi, hingga aspek kehalalan produk.

“Leraklin itu ada karakteristik Unisbanya. Mungkin halal prosesnya dan lain sebagainya bisa dielaborasi untuk menambah nanti. Boleh jadi Dewan Juri itu akan memberikan pertanyaan,” katanya.

Karena itu, ia meminta tim memahami secara komprehensif bahan dan proses produksi Leraklin, termasuk aspek halal supply chain serta orisinalitas produk.

Selain penguasaan materi bisnis, kemampuan melakukan pitching juga menjadi perhatian. Mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan keunggulan produk secara jelas dan mudah dipahami oleh dewan juri.

“Jadi pitching-nya harus artikulasinya juga harus bagus. Bagaimana cara menyampaikan dengan artikulasi yang jelas sehingga Dewan Juri itu juga bisa memahami apa yang kalian sampaikan,” ujar Harits.

Mahasiswa Diminta Membawa Semangat Perjuangan

Lebih dari persoalan menang atau kalah dalam kompetisi, Harits mengingatkan tim agar membawa semangat perjuangan ketika tampil di KMI Expo 2026.

Ia menilai keikutsertaan mahasiswa dalam ajang nasional tersebut juga menjadi bagian dari upaya membawa nama baik almamater.

“Ketika tekad itu sudah dibulatkan, azam itu sudah dikuatkan dalam diri kalian, kita hanya bisa bertawakal kepada Allah. Apapun hasilnya yang penting kalian sudah menjalankan DNA-nya, mujahid. DNA sebagai sang pejuang. Membawa almamater Unisba, membawa nama baik Unisba dan juga membawa nama baik diri kalian,” ucapnya.

Harits juga berpesan agar mahasiswa tetap melakukan ikhtiar secara maksimal dan menerima hasil kompetisi dengan penuh rasa syukur.

“Setelah selesai acara, menang ataupun kalah, yang penting kalian sudah berjuang optimal. Berjuang optimal kemudian bertawakal kepada Allah. Hasil apapun itulah yang harus kita syukuri,” katanya.

Leraklin Bawa Pesan Nilai Islam

Dukungan terhadap tim juga disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisba, Prof. Dr. Sri Fadilah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA.

Ia menyebut keikutsertaan mahasiswa dalam KMI Expo merupakan bagian dari proses pembinaan prestasi yang telah berlangsung cukup panjang dan mendapatkan dukungan dari pimpinan universitas.

“Alhamdulillah hari ini kita semua pada titik ini, artinya melalui proses yang panjang. Tentu saja saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada pimpinan universitas yang selama ini memberikan dukungan yang luar biasa kepada prestasi kinerja dosen dan mahasiswa FEB,” ujarnya.

Sri Fadilah juga melihat Leraklin sebagai salah satu sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai Islam melalui karya dan inovasi mahasiswa.

Identitas Unisba sebagai perguruan tinggi Islam, menurutnya, dapat tercermin bukan hanya dari produk yang dikembangkan, tetapi juga dari bagaimana mahasiswa menjalankan dan mempertanggungjawabkan proses bisnisnya.

“Ini juga bagian dari dakwah. Kita menyampaikan bahwa ada hal hal yang memang Islam itu ke depan bisa kita sampaikan. Dengan Leraklin itu artinya kita sudah mengusung inilah Islam dan kita sebagai Universitas Islam, pasti karya tim ini akan dikaitkan dengan Universitas Islam Bandung,” tutur Sri Fadilah.

Tim P2MW Unisba Minta Doa dan Dukungan

Ketua Tim P2MW Delegasi KMI Expo 2026, Fadla Rahmawati Deliani, mengatakan keikutsertaan dalam ajang tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk memperlihatkan hasil kerja yang telah dilakukan selama masa persiapan.

“Ini kesempatan untuk kami mengikuti KMI Expo. Dan untuk saya pribadi, semoga apa yang sudah kita perjuangkan dan kerjakan akan mendapatkan hasil yang terbaik. Mohon doa dan dukungan untuk kami di Purwokerto nanti,” ungkapnya.

Tim P2MW Unisba terdiri atas Fadla Rahmawati Deliani sebagai ketua, serta Fauzan Nurzaman dan Astri Fitriyanti sebagai anggota. Tim tersebut didampingi dosen pembimbing Haryaman Justisia Sulaiman, S.M., M.A.B.

Pelepasan delegasi turut dihadiri Kepala Bagian Kemahasiswaan Universitas Hikmat Taofiq, S.Ag., Kepala Seksi Penalaran, Kreativitas, dan Pengembangan Mental Kebangsaan Liza Dzulhijjah, S.H., M.H., Wakil Dekan Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan FEB Dr. Handri, S.E., M.M., Kepala Seksi Administrasi Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Deni Saptawan, S.T., serta Staff Temporary Kemahasiswaan Universitas Faisal Maulana, S.I.Kom., M.I.Kom.

Dengan membawa Leraklin ke KMI Expo 2026, tim P2MW Unisba tidak hanya membawa sebuah produk inovasi mahasiswa. Keikutsertaan tersebut juga menjadi ruang untuk memperlihatkan proses pengembangan bisnis yang memadukan kreativitas, kewirausahaan, nilai-nilai keislaman, serta perhatian terhadap pemanfaatan bahan berbasis tumbuhan dan keberlanjutan lingkungan.(askur/nmn)***

TAGGED:#P2MWUnisba #KMIExpo2026 #Leraklin #Unisba #UniversitasIslamBandung #WirausahaMahasiswa #InovasiMahasiswa #BisnisMahasiswa #Kewirausahaan #ProdukRamahLingkungan
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
FacebookLike
TwitterFollow
PinterestPin
YoutubeSubscribe

LATEST NEWS

Yuk Gabung Jadi Penulis di MediaKampus.Info

Punya ide dan cerita menarik? Salurkan bakat menulismu dan bagikan inspirasimu bersama kami! Bergabunglah menjadi penulis sekarang!

Daftar Sekarang

Tanya Program Doktor Komunikasi Fikom Unisba

admin@mediakampus admin@mediakampus Juli 18, 2023
Unisba Tuan Rumah Forum Nasional PSPPI, Perkuat Kualitas Pendidikan Profesi Insinyur
Fikom Unisba Gelar Pelepasan Lulusan Bertema “Wonderland”, Penuh Warna dan Kebanggaan
Teknologi dan Inovasi Indonesia Menghadapi Covid-19
Unisba Gelar Pesantren Calon Dokter 2026, 151 Mahasiswa FK Dibekali Nilai Keislaman
Media Kampus
  • Info Kampus
  • Opini
  • Riset & PKM
  • Info Video
  • Feature
  • Dunia Kerja
  • Profil
  • Contact

Mediakampus.info adalah wadah kreatifitas civitas akademi untuk berbagi informasi

© MediaKampus.info – . All Rights Reserved.

Follow US on Socials

  • Disclaimer
  • Ketentuan Privasi
  • Tentang Kami
Selamat Datang Kembali

Silakan Masuk Ke Akun Anda

Username or Email Address
Password

Lupa Pasword?

Belum Jadi Member? Daftar