MEDIA-KAMPUS.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini, Unisba menggandeng Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMA Kabupaten Sumedang untuk menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Penguatan Strategi Pembelajaran dan Pendampingan Siswa dalam Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika SMA Kabupaten Sumedang”.
Kegiatan yang berlangsung di SMA Yadika Sumedang pada 21–22 Mei 2026 tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas guru matematika sekaligus memperkuat kesiapan siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), yang kini menjadi salah satu instrumen penting dalam pengukuran kompetensi akademik.
Ketua Tim PkM Unisba, Dr. Yurika Permanasari, S.Si., M.Kom., menjelaskan bahwa perubahan paradigma pendidikan menuntut guru untuk tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis, penalaran, dan pemecahan masalah peserta didik.
Menurutnya, karakter soal dalam Tes Kemampuan Akademik lebih menitikberatkan pada kemampuan menganalisis informasi serta menyelesaikan persoalan kontekstual. Oleh sebab itu, guru perlu menguasai strategi pembelajaran yang inovatif agar mampu membimbing siswa menghadapi tantangan tersebut secara optimal.
“Tes Kemampuan Akademik menuntut siswa memiliki kemampuan bernalar dan berpikir kritis. Karena itu, guru harus dibekali metode pembelajaran yang mampu mengembangkan kompetensi tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMA Yadika Sumedang, Hj. Sukma Yulianti, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.
Ia menilai program yang digagas Unisba sangat sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini karena memberikan manfaat langsung, baik bagi guru maupun peserta didik.
“Program ini membantu guru mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif, sekaligus meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi peningkatan kualitas pendidikan,” ungkapnya.
Menurut Sukma, sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan MGMP merupakan langkah strategis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan pendidikan sekaligus memperkuat kompetensi guru secara berkelanjutan.
Guru Dibekali Strategi Pembelajaran Berbasis HOTS
Pelatihan diikuti oleh para guru matematika SMA yang tergabung dalam MGMP Matematika Kabupaten Sumedang. Berbagai materi disampaikan untuk memperkaya kompetensi peserta, mulai dari kebijakan pendidikan terbaru, karakteristik Tes Kemampuan Akademik, penyusunan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), hingga penguatan literasi numerasi.
Selain itu, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai penerapan berbagai model pembelajaran inovatif seperti Problem Based Learning (PBL), Contextual Teaching and Learning (CTL), serta Discovery Learning (DL) yang dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa.
Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi guru, tim PkM Unisba juga memberikan pendampingan langsung kepada siswa melalui tes diagnostik kemampuan awal, latihan soal berbasis TKA, serta simulasi ujian.
Pendampingan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis sekaligus membangun rasa percaya diri siswa ketika menghadapi berbagai bentuk asesmen akademik.
Keunikan program ini terletak pada integrasi nilai-nilai Islam ke dalam proses pembelajaran matematika. Nilai seperti kejujuran akademik, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat menuntut ilmu sebagai bagian dari ibadah menjadi bagian penting dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan akhlak yang baik.
Ketua MGMP Matematika SMA Kabupaten Sumedang, Roni Cahyadi, S.Pd., M.M., menyambut positif kolaborasi yang dibangun bersama Unisba.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan melalui berbagai program lanjutan, seperti pelatihan, pendampingan guru, maupun pengembangan inovasi pembelajaran matematika.
“Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi para guru mengenai strategi pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan pendidikan masa kini. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran matematika,” katanya.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Unisba kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Program ini menjadi bagian dari kontribusi Unisba dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional melalui penguatan kompetensi guru, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pengembangan sumber daya manusia unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.
Sebagai luaran kegiatan, tim PkM menghasilkan sejumlah produk yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, antara lain modul pelatihan guru, bank soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika, publikasi ilmiah, publikasi media, dokumentasi video kegiatan, hingga pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Lebih dari itu, kolaborasi antara Unisba dan MGMP Matematika Kabupaten Sumedang diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan pembelajaran matematika yang semakin inovatif, adaptif, dan berkarakter di masa mendatang. (askur/png)***


