MEDIA-KAMPUS.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Borneo Lestari (UNBL) sebagai langkah memperkuat sinergi antarpenguruan tinggi. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Gedung LPPM Unisba, Kamis (18/12).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Unisba, di antaranya Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama (Alkerma), para Dekan Fakultas Hukum, Fakultas MIPA, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ketua LPPM, Sekretaris BPM, Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan Kelembagaan, serta Kepala Bagian Kerja Sama Dalam Negeri.
Sementara dari pihak UNBL, hadir Ketua Yayasan Borneo Lestari bersama pimpinan universitas, yakni Rektor, Ketua Senat, Ketua LPMI, Ketua LPPM, para Dekan Fakultas Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains Teknologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, serta Sekretaris LPMI.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Alkerma Unisba, Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., menyampaikan penghargaan atas kunjungan dan kepercayaan UNBL. Ia menegaskan bahwa kesepakatan ini diharapkan tidak sekadar bersifat formal, melainkan diwujudkan melalui berbagai program kolaborasi yang memberi manfaat nyata, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, serta penguatan kapasitas kelembagaan.
Prof. Ratna juga menjelaskan perkembangan Unisba yang saat ini mengelola 35 program studi pada jenjang sarjana, magister, doktor, dan profesi. Selain itu, Unisba terus mendorong pengembangan program studi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk penguatan kelas internasional di sejumlah fakultas.
Di kesempatan yang sama, Rektor UNBL, Dr. Ir. Neni Widaningsih, S.Pt., M.P., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Unisba. Ia menyebutkan bahwa UNBL memilih Unisba sebagai mitra kerja sama sekaligus rujukan studi tiru karena reputasi Unisba yang telah terbukti unggul dalam tata kelola kelembagaan dan mutu akademik.
Menurutnya, sebagai perguruan tinggi yang masih relatif muda, UNBL membutuhkan pendampingan dan kemitraan strategis untuk meningkatkan kualitas kelembagaan, sistem penjaminan mutu, serta pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini diharapkan menjadi titik awal terbangunnya sinergi berkelanjutan antara kedua institusi. (askur/png)


