MEDIA-KAMPUS.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) menunjukkan komitmen nyata dalam pengembangan pendidikan kedokteran dengan meluncurkan Program Studi Spesialis. Program ini digagas melalui kolaborasi strategis bersama Universitas Padjadjaran, Universitas Jenderal Achmad Yani, dan Universitas Kristen Maranatha.
Peluncuran berlangsung pada Rabu (18/2) di Graha Sanusi Hardjadinata, Unpad. Momen ini menjadi simbol sinergi antarperguruan tinggi di Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dokter spesialis sekaligus memperkuat sistem layanan kesehatan nasional.
Sebagai langkah awal, Unisba membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) yang berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran (FK) Unisba. Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga dokter spesialis, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak.
Menurut informasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), peluncuran ini merupakan bagian dari implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.
Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan jumlah sekaligus pemerataan dokter spesialis dan subspesialis di berbagai daerah Indonesia. Dalam kerangka ini, Kemdiktisaintek meluncurkan Program Studi Baru PPDS di Wilayah 3 Sistem Kesehatan Akademik (SKA) Jawa Barat.
Peluncuran di Jawa Barat menjadi bagian dari agenda nasional pembukaan 160 program studi baru PPDS, sebagai upaya memperkuat sistem kesehatan nasional melalui peningkatan kualitas dan distribusi tenaga medis spesialis.
Komitmen Unisba: Profesional dan Berbasis Nilai Islam
Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Unisba merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Ia menyampaikan bahwa Unisba berkomitmen menghadirkan pendidikan dokter spesialis yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter humanis serta menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.
“Kami berharap dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Lulusan yang dihasilkan diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Dengan hadirnya Program Spesialis dan Subspesialis ini, Unisba semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan kesehatan nasional.
Kolaborasi lintas perguruan tinggi di Jawa Barat ini juga menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik dan menjawab kebutuhan dokter spesialis yang terus meningkat di Indonesia. Melalui program ini, Unisba optimistis dapat melahirkan tenaga medis profesional yang kompeten, berintegritas, dan berdedikasi bagi kemajuan layanan kesehatan bangsa.(ask/png)***


