MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) — Sebanyak 112 mahasiswa semester 7 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Bandung (Unisba), mengikuti pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Tahun 2026, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Kartini Kridoharsyo, Kota Bandung, tersebut menjadi tahapan penting sebelum para mahasiswa terjun langsung ke lingkungan satuan pendidikan untuk menjalani praktik lapangan.
Dalam pelaksanaan PLP, sebanyak 112 mahasiswa akan ditempatkan di 19 satuan pendidikan yang berada di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi. Lokasi praktik meliputi sekolah menengah atas maupun sekolah berbasis keagamaan serta dua sekolah menengah pertama (SMP).
Pembekalan PLP disusun secara komprehensif agar mahasiswa tidak hanya menguasai teknis praktik lapangan, tetapi juga memiliki kesiapan dalam aspek pedagogis, profesional, sosial, kepribadian, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan dunia pendidikan dan perkembangan teknologi pembelajaran.
Sejumlah materi strategis diberikan untuk memperkuat kesiapan mahasiswa sebelum berhadapan langsung dengan peserta didik dan lingkungan sekolah.
Materi “Arah & Implementasi Praktis Kebijakan PLP FTK Unisba” disampaikan Prof. Dr. Nan Rahminawati, M.Pd. Melalui materi tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai arah kebijakan PLP, mekanisme pelaksanaan, tanggung jawab mahasiswa, hingga berbagai hal yang perlu diperhatikan selama berada di satuan pendidikan.
Pembekalan berikutnya disampaikan Dr. Hj. Erhamwilda, M.Pd. melalui materi “Implementasi Bimbingan Konseling bagi Mahasiswa PLP”. Materi ini menekankan pentingnya pemahaman terhadap karakteristik peserta didik sekaligus kemampuan membangun komunikasi dan relasi pendidikan yang sehat dan positif.
Kompetensi calon guru juga diperkuat melalui materi “Deep Learning & Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) untuk Guru Masa Kini” yang disampaikan Dr. Asep Dudi Suhardini, M.Pd.
Materi tersebut menyoroti pentingnya perpaduan antara kemampuan pedagogis, penguasaan teknologi, dan pemahaman materi pembelajaran. Ketiga aspek tersebut menjadi modal penting bagi guru dalam menghadirkan proses belajar yang mendalam, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Aspek etika dan komunikasi juga menjadi bagian penting dalam pembekalan. Dr. Enoh, M.Ag. menyampaikan materi “Etika dan Komunikasi Efektif Guru PAI di Era Digital”.
Melalui materi tersebut, mahasiswa diarahkan untuk memahami pentingnya keteladanan, etika profesi, komunikasi efektif, serta tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi dan media digital sebagai calon guru Pendidikan Agama Islam.
Sementara itu, Dr. Alhamuddin, M.M.Pd. memberikan materi “Merancang dan Mengelola Pembelajaran PAI yang Bermakna di Sekolah”. Materi ini membekali mahasiswa agar mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam pembelajaran PAI yang kontekstual, relevan, dan bermakna bagi peserta didik.
PLP Bukan Sekadar Praktik Mengajar
Rangkaian pembekalan tersebut menunjukkan bahwa PLP FTK Unisba tidak semata-mata diarahkan sebagai praktik mengajar di sekolah. Lebih dari itu, PLP menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun pengalaman sekaligus identitas profesional sebagai calon pendidik.
Mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik, kompetensi pedagogis, pemanfaatan teknologi, keterampilan komunikasi, serta nilai-nilai etika dalam menghadapi situasi pendidikan secara nyata.
Setelah mengikuti pembekalan, 112 mahasiswa semester 7 PAI FTK Unisba akan menjalani praktik lapangan selama kurang lebih satu setengah bulan. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memperoleh pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
DPL memiliki peran dalam memberikan arahan, supervisi, dan pendampingan sehingga pelaksanaan PLP dapat berjalan sesuai tujuan serta standar yang telah ditetapkan FTK Unisba.
Melalui PLP Tahun 2026, FTK Unisba berharap mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai dinamika dan kompleksitas dunia persekolahan. Pada saat yang sama, keberadaan mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi satuan pendidikan tempat mereka melaksanakan praktik.
PLP juga diharapkan menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, memperkuat kematangan profesional, dan memahami secara langsung tanggung jawab guru sebagai pendidik.
Dengan pembekalan yang menyeluruh serta pendampingan DPL selama praktik berlangsung, FTK Unisba terus berupaya menyiapkan calon guru PAI yang kompeten, berkarakter, komunikatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadirkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang relevan dan bermakna bagi peserta didik.(askur/nmn)***


