MEDIA-KAMPUS.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) resmi ditunjuk sebagai salah satu perguruan tinggi pengelola program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) untuk mahasiswa internasional. Penunjukan tersebut ditindaklanjuti dengan rangkaian kegiatan verifikasi dan sosialisasi yang berlangsung selama dua hari, pada Rabu hingga Kamis (11–12 Maret 2026).
Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Unisba, Muhamad Imam Pamungkas, menjelaskan bahwa proses penetapan ini diawali melalui tahapan verifikasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) yang dilakukan secara daring. Setelah melewati proses tersebut, Unisba akhirnya masuk dalam daftar 13 perguruan tinggi di Indonesia yang dipercaya mengelola program beasiswa KNB.
“Kepercayaan ini menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Unisba dalam mengelola mahasiswa asing melalui program KNB,” ungkapnya.
Hari Pertama: Verifikasi dan Peninjauan Fasilitas
Pada hari pertama, Rabu (11/3), kegiatan difokuskan pada kunjungan serta verifikasi langsung oleh tim Pokja Penguatan Kelembagaan Dirjen Dikti dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Agenda diawali dengan diskusi bersama Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama (Alkerma) Unisba, Prof. Dr. Ratna Januarita, yang didampingi oleh tim KUI. Setelah itu, rombongan melakukan peninjauan berbagai fasilitas yang disiapkan untuk menunjang kebutuhan mahasiswa asing.
Beberapa fasilitas yang dikunjungi meliputi Gedung LPPM sebagai ruang kelas multimedia, klinik kampus, perpustakaan, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Bahasa di kawasan Tamansari.
Tak hanya itu, tim juga mengunjungi asrama mahasiswa di kawasan Ciburial guna memastikan kesiapan akomodasi bagi peserta program KNB. Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan agenda buka puasa bersama.
Hari Kedua: Sosialisasi Program KNB Secara Hybrid
Memasuki hari kedua, Kamis (12/3), kegiatan berlanjut dengan sosialisasi program KNB yang melibatkan seluruh 13 perguruan tinggi penerima program. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, dengan sebagian peserta hadir langsung dan sebagian lainnya mengikuti secara daring.
Sesi sosialisasi berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif hingga pukul 15.00 WIB. Forum ini menjadi kesempatan penting bagi Unisba untuk berdialog langsung dengan pihak kementerian terkait aspek teknis pengelolaan program.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Imam menambahkan bahwa keterlibatan Unisba dalam program KNB tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menghadirkan tantangan baru. Hal ini mengingat pengelolaan beasiswa KNB memiliki sistem pengawasan, evaluasi, dan koordinasi yang lebih kompleks dibandingkan program mahasiswa asing sebelumnya.
Ia berharap seluruh elemen di lingkungan Unisba, mulai dari KUI, fakultas, hingga program studi, dapat bekerja sama secara optimal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa internasional.
“Sinergi antarunit sangat penting agar kepercayaan ini dapat dijaga dan terus berlanjut di masa mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Alkerma Unisba, Prof. Dr. Ratna Januarita, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Unisba. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Unisba, sekaligus mohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat hal-hal yang belum maksimal,” tuturnya.(gifa/png)***


