MEDIA-KAMPUS.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba) terus berupaya meningkatkan kualitas komunikasi publik melalui penyelenggaraan Pelatihan Jurnalistik dan Komunikasi Digital yang berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi fakultas dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan, publikasi, dan pengelolaan media digital.
Pelatihan yang digelar di lingkungan FEB Unisba tersebut menghadirkan Sandy Ferdiana, S.I.Kom., M.I.Kom., Kepala Perwakilan Republika Jawa Barat, sebagai narasumber utama. Berbekal pengalaman panjang di dunia media massa dan komunikasi publik, Sandy membagikan berbagai wawasan mengenai strategi komunikasi yang efektif untuk institusi pendidikan tinggi di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, tenaga kependidikan, pengelola website, tim media sosial, serta berbagai pihak yang memiliki peran dalam penyebaran informasi dan publikasi kegiatan di lingkungan FEB Unisba. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi yang membahas berbagai tantangan komunikasi digital yang dihadapi perguruan tinggi saat ini.
Dalam pemaparannya, Sandy menegaskan pentingnya kemampuan menulis press release yang memenuhi standar jurnalistik. Menurutnya, banyak kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga prestasi mahasiswa yang memiliki nilai berita tinggi, namun belum tersampaikan secara maksimal kepada publik karena kurang dikemas dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan siaran pers yang informatif, sistematis, dan menarik menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh pengelola komunikasi institusi. Dengan teknik penulisan yang tepat, berbagai capaian dan aktivitas kampus dapat memperoleh perhatian yang lebih luas dari masyarakat maupun media.
Selain membahas penulisan berita dan press release, pelatihan juga mengupas strategi pengelolaan konten media sosial yang efektif. Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta adalah teknik menyusun caption Instagram yang mampu meningkatkan interaksi atau engagement dengan audiens.
Peserta diberikan pemahaman mengenai cara membangun narasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menciptakan kedekatan dengan pengikut media sosial, memperkuat identitas institusi, serta mendukung promosi berbagai program dan kegiatan fakultas secara lebih optimal.
Pada sesi praktik, peserta diajak menganalisis berbagai contoh publikasi dan konten media sosial yang telah dipublikasikan sebelumnya. Narasumber memberikan sejumlah masukan terkait teknik membuat judul yang menarik, menyusun lead berita yang efektif, penggunaan kutipan yang tepat, hingga pemilihan diksi yang mampu meningkatkan daya tarik sebuah konten.
Menurut Sandy, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini lebih banyak bergantung pada platform digital menuntut institusi pendidikan untuk beradaptasi. Perguruan tinggi perlu mengelola komunikasi secara cepat, akurat, kredibel, dan relevan agar informasi yang disampaikan mampu menjangkau audiens secara lebih luas.
Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik akan membantu institusi dalam memperkenalkan berbagai capaian, inovasi, dan kontribusi yang diberikan kepada masyarakat. Karena itu, pengelolaan media digital yang profesional menjadi kebutuhan penting bagi perguruan tinggi di era digital saat ini.
Pelatihan Jurnalistik dan Komunikasi Digital ini menjadi salah satu langkah strategis FEB Unisba dalam memperkuat sistem publikasi dan branding institusi. Di tengah persaingan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, kemampuan menyampaikan informasi secara efektif menjadi faktor penting dalam membangun reputasi dan meningkatkan visibilitas institusi.
Melalui kegiatan ini, FEB Unisba berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam aktivitas publikasi sehari-hari. Dengan pengelolaan komunikasi yang lebih profesional dan terencana, berbagai prestasi, inovasi, kegiatan akademik, serta kontribusi fakultas dapat terdokumentasikan dan tersampaikan kepada masyarakat secara lebih optimal.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya FEB Unisba untuk terus menghadirkan layanan informasi yang berkualitas sekaligus membangun budaya komunikasi yang kreatif, profesional, dan berdampak. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi FEB Unisba sebagai fakultas yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.(askur/png)***


