MEDIA-KAMPUS.COM — Sekira 60 calon mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Barat merasakan secara langsung suasana perkuliahan di Fakultas Ilmu Komunikasi melalui program Communication Lab Experience yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung di Gedung Student Centre Unisba, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang mengusung konsep “Kuliah Sehari di Fikom Unisba” ini diikuti peserta dari Bandung, Cimahi, Garut, Tasikmalaya, Cianjur, serta sejumlah daerah lainnya di Jawa Barat. Tidak hanya calon mahasiswa, beberapa orang tua juga turut hadir mendampingi putra-putrinya dan ikut menyaksikan secara langsung proses pembelajaran yang berlangsung di lingkungan kampus.
Menariknya, sebagian orang tua bahkan ikut berpartisipasi dalam sesi praktik public speaking yang menjadi salah satu agenda utama kegiatan. Hal tersebut menjadikan acara ini bukan sekadar ajang promosi kampus, tetapi juga sarana edukasi bagi keluarga untuk mengenal lebih dekat dunia komunikasi.
Mengenal Dunia Komunikasi Melalui Praktik Langsung
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai workshop yang diselenggarakan oleh tujuh laboratorium di Fikom Unisba. Beragam materi praktis diperkenalkan, mulai dari public speaking, digital storytelling, desain grafis, announcing dan voice over, podcast, fotografi, hingga pemutaran karya film.
Seluruh sesi dipandu langsung oleh dosen, tenaga laboratorium, dan para asisten laboratorium yang memberikan pengalaman belajar interaktif kepada peserta.
Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung, Dr. Rini Rinawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa Communication Lab Experience dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada calon mahasiswa mengenai dunia komunikasi.
Menurutnya, Fikom Unisba merupakan tempat yang terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar, berkembang, dan berkolaborasi dalam mengasah potensi diri melalui ilmu komunikasi.
“Fikom Unisba adalah rumah bersama untuk belajar dan bertumbuh. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi para peserta dalam menemukan minat, mengembangkan kemampuan, dan meraih cita-cita melalui bidang komunikasi yang semakin relevan di era digital,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini telah melahirkan banyak profesi baru di sektor komunikasi. Karena itu, pemahaman mengenai kompetensi komunikasi perlu diperkenalkan sejak dini kepada generasi muda.
Salah satu sesi yang paling mendapat perhatian peserta adalah workshop public speaking yang menghadirkan Nugie Al-Afghani, pendiri Easy to Speak sekaligus alumni Fikom Unisba yang kini sedang menempuh pendidikan magister di kampus yang sama.
Dalam kesempatan tersebut, Nugie membagikan pengalaman serta berbagai teknik berbicara di depan umum yang dapat membantu generasi muda meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi mereka.
Melalui sesi ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan teoretis, tetapi juga berlatih secara langsung untuk mengasah keterampilan berbicara di depan audiens.
Laboratorium Lengkap Jadi Daya Tarik
Selain mendapatkan informasi mengenai program studi, peserta juga diajak mengenal fasilitas laboratorium yang menjadi salah satu keunggulan Fikom Unisba.
Fakultas ini memiliki berbagai laboratorium yang mendukung pembelajaran berbasis praktik, antara lain laboratorium multimedia, fotografi, radio, televisi, film, desain grafis, hingga laboratorium simulasi komunikasi. Kehadiran fasilitas tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan industri komunikasi saat ini.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Mereka aktif mengikuti workshop, berdiskusi dengan instruktur, serta mencoba berbagai peralatan dan fasilitas laboratorium yang tersedia.
Beberapa peserta mengaku semakin mantap memilih Fikom Unisba sebagai tujuan studi setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Diva Insani dari SMK Nurul Islam Ciranjang, Cianjur, mengaku mengenal Fikom Unisba melalui media sosial Instagram dan tertarik melanjutkan pendidikan di bidang komunikasi.
Sementara itu, Syabrina Kayla dari SMA Negeri 17 Bandung menyebut minatnya terhadap Ilmu Komunikasi berangkat dari passion yang ingin dikembangkan secara lebih serius melalui pendidikan tinggi.
Peserta lainnya, Intan Siti dari Pesantren Darul Arqam, mengaku termotivasi oleh banyaknya alumni sekolahnya yang berhasil menempuh pendidikan di Fikom Unisba dan sukses berkarier di berbagai bidang.
Hal serupa diungkapkan Wa Ode Fathiya, siswi SMKN 4 Padalarang jurusan Teknik Kimia Industri. Meski berasal dari bidang studi yang berbeda, ia memiliki ketertarikan besar terhadap dunia komunikasi.
“Saya sering menjadi MC dan memang senang berbicara di depan umum. Bahkan ibu saya menyarankan jika ingin kuliah komunikasi, Fikom Unisba adalah pilihan yang tepat. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya semakin memahami prospek dan ruang lingkup ilmu komunikasi,” tuturnya.
Adapun Neng Salma dari Garut mengaku semakin tertarik pada bidang Film dan Televisi setelah melihat langsung berbagai aktivitas di laboratorium.
“Saya memang bercita-cita kuliah di bidang film dan televisi. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya menjadi lebih yakin karena bisa melihat langsung fasilitas dan proses pembelajarannya,” katanya.
Melalui Communication Lab Experience, Fikom Unisba berharap calon mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai dunia komunikasi sekaligus menemukan potensi diri yang dapat dikembangkan selama menempuh pendidikan tinggi.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi peserta untuk mengenal lebih dekat ekosistem pembelajaran di Fikom Unisba yang selama ini telah melahirkan lulusan yang berkiprah di berbagai sektor, mulai dari industri media, komunikasi korporat, pemerintahan, dunia usaha, hingga industri kreatif di tingkat nasional maupun internasional.(askur/png)***


