MEDIA-KAMPUS.COM – Laboratorium Dakwah Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar Dakwah Improvement Week, sebuah program pendamping praktikum yang difokuskan pada penguatan kemampuan mahasiswa di bidang komunikasi, penyiaran, serta dakwah berbasis media.
Kegiatan yang berlangsung selama satu pekan di lingkungan Kampus Unisba ini dirancang sebagai bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran praktikum mahasiswa Fakultas Dakwah, dengan penekanan pada pengalaman belajar yang aplikatif dan kontekstual.
Dalam sambutan pembukaannya, Dekan Fakultas Dakwah Unisba, Dr. Ida Afidah, Dra., M.Ag., menegaskan bahwa Dakwah Improvement Week merupakan agenda wajib bagi mahasiswa yang menempuh mata kuliah praktikum.
Ia menjelaskan bahwa program ini bertujuan menjaga keseimbangan antara penguasaan teori di ruang kelas dengan praktik nyata di lapangan. “Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Dakwah yang mengambil mata kuliah praktikum, sebagai upaya menyelaraskan pemahaman konseptual dengan keterampilan praktik,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Ketua Pelaksana Dakwah Improvement Week, Fadhli Muttaqien, S.Kom.I., M.I.Kom. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu strategi Fakultas Dakwah untuk menciptakan iklim pembelajaran yang lebih dinamis dan aplikatif.
“Program ini merupakan strategi Fakultas Dakwah yang diimplementasikan melalui Laboratorium Dakwah sebagai sarana pembelajaran, guna menghadirkan pengalaman belajar yang baru dan lebih relevan bagi mahasiswa,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan Dakwah Improvement Week mencakup berbagai agenda, antara lain Workshop Komunikasi Grafis dan Multimedia di Student Center (Senin, 15/12), Stadium Generale Retorika Dakwah di Auditorium Gedung Dekanat (Selasa, 16/12), Kunjungan Media ke MQTV (Rabu, 17/12), Workshop Jurnalistik Radio, TV, dan Online di Student Center (Kamis, 18/12), serta Workshop Fotografi dan Videografi di Student Center (Jumat, 19/12).
Melalui kegiatan ini, Fakultas Dakwah Unisba berharap mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman teoritis tentang dakwah, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang sesuai dengan tuntutan dan perkembangan dunia media serta komunikasi dakwah masa kini. (askur/png)


