Media Kampus
Masuk
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Reading: Unisba Mantapkan Kampus Inklusif, Perkuat Layanan Disabilitas di Lingkungan Perguruan Tinggi
Share
Media KampusMedia Kampus
Font ResizerAa
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Search
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Have an existing account? Sign In
Follow US
Info Kampus

Unisba Mantapkan Kampus Inklusif, Perkuat Layanan Disabilitas di Lingkungan Perguruan Tinggi

admin@mediakampus
Last updated: April 29, 2026 1:44 am
admin@mediakampus Published April 29, 2026
Share
Unisba Mantapkan Kampus Inklusif, Perkuat Layanan Disabilitas di Lingkungan Perguruan Tinggi
Universitas Islam Bandung (Unisba) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif melalui penyelenggaraan kegiatan Koordinasi dan Penguatan Inklusi Layanan Disabilitas bertema “Penguatan Inklusi Layanan Disabilitas dalam Penerimaan Mahasiswa Baru dan Penyelenggaraan Pendidikan di Perguruan Tinggi”.(foto: komhumas unisba)
SHARE

MEDIA-KAMPUS.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) semakin menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif melalui kegiatan Koordinasi dan Penguatan Inklusi Layanan Disabilitas. Agenda ini mengangkat tema “Penguatan Inklusi Layanan Disabilitas dalam Penerimaan Mahasiswa Baru dan Penyelenggaraan Pendidikan di Perguruan Tinggi” yang digelar pada Selasa (28/4/2026) di Auditorium Unisba, Gedung Dekanat lantai 8.

Contents
Mahasiswa Disabilitas Dinilai Mandiri dan BerpotensiTantangan Inklusi Berasal dari Sistem, Bukan Individu

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pimpinan akademik, mulai dari dekan, wakil dekan, hingga ketua program studi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperkuat kolaborasi antarunit guna menciptakan lingkungan yang lebih ramah, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh mahasiswa, termasuk penyandang disabilitas.

Forum ini juga bertujuan menyamakan persepsi serta meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan dan langkah konkret. Fokus utamanya adalah memastikan proses penerimaan mahasiswa baru berlangsung inklusif sekaligus menjamin keberlanjutan layanan pendidikan yang setara.

Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Unisba, Asnita Frida B.R. Sebayang, menegaskan bahwa pengembangan layanan disabilitas merupakan bagian penting dari prioritas universitas.

“Layanan disabilitas bukan sekadar program, melainkan wujud komitmen Unisba dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan layanan ini telah menjadi perhatian di tingkat senat universitas dan akan terus dikembangkan melalui kolaborasi lintas unit. Meski dihadapkan pada keterbatasan fasilitas dan kondisi kampus yang tersebar, Unisba tetap optimistis implementasinya dapat berjalan optimal.

Mahasiswa Disabilitas Dinilai Mandiri dan Berpotensi

Lebih lanjut, Asnita menekankan pentingnya perubahan cara pandang terhadap mahasiswa disabilitas. Berdasarkan pengalaman di lapangan, mereka memiliki tingkat kemandirian tinggi serta potensi besar yang perlu didukung secara maksimal.

Sementara itu, Ketua Satuan Gugus Tugas Unit Layanan Disabilitas (ULD) Unisba, Khambali, mengungkapkan bahwa kampus telah melakukan sejumlah langkah nyata. Di antaranya pengisian kuesioner dan borang metrik kampus inklusif sejak Februari hingga 24 April 2026 sebagai bagian dari evaluasi oleh Komisi Nasional Disabilitas, serta pengajuan pembentukan Unit Layanan Disabilitas secara resmi.

Selain itu, seluruh fakultas dan program studi didorong untuk membuka akses seluas-luasnya bagi calon mahasiswa disabilitas, baik fisik maupun nonfisik.

“Unisba sejatinya telah lama menerima mahasiswa disabilitas. Momentum ini menjadi langkah penting untuk memperkuat komitmen tersebut secara lebih sistematis dan berkelanjutan,” jelasnya.

Tantangan Inklusi Berasal dari Sistem, Bukan Individu

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Komisi Nasional Disabilitas, Dante Rigmalia, hadir sebagai narasumber utama. Ia menegaskan bahwa tantangan utama pendidikan inklusif bukan terletak pada kondisi disabilitas, melainkan pada kesiapan sistem dan lingkungan pendukung.

Mengacu pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2018, hanya sekitar 2,8 persen penyandang disabilitas yang mampu menyelesaikan pendidikan tinggi. Hal ini menjadi sinyal penting bagi seluruh pihak untuk memperkuat kebijakan, meningkatkan aksesibilitas, serta menyediakan akomodasi yang layak.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif sangat bergantung pada sikap, pengetahuan, fleksibilitas, dan kreativitas seluruh pemangku kepentingan. Selain itu, diperlukan pendekatan desentralisasi dalam pengambilan keputusan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pembuat kebijakan, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, hingga mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Unisba semakin memperkuat komitmennya dalam membangun budaya akademik yang inklusif, baik dari sisi kebijakan maupun praktik di lapangan. Upaya ini mencakup seluruh tahapan pendidikan, mulai dari penerimaan mahasiswa baru hingga proses pembelajaran.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, Unisba menegaskan diri sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai inklusivitas dan keadilan bagi seluruh mahasiswa.(eva/png)***

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
FacebookLike
TwitterFollow
PinterestPin
YoutubeSubscribe

LATEST NEWS

Yuk Gabung Jadi Penulis di MediaKampus.Info

Punya ide dan cerita menarik? Salurkan bakat menulismu dan bagikan inspirasimu bersama kami! Bergabunglah menjadi penulis sekarang!

Daftar Sekarang

Jejak Harapan di Aula Unisba: 43 Apoteker Baru Resmi Dilantik dalam Sumpah Profesi

admin@mediakampus admin@mediakampus Oktober 2, 2025
Menguatkan Identitas Kota Bandung Melalui Branding Aktivitas Kreatif
Prodi Ekonomi Pembangunan FEB Unisba Dorong UMKM Desa Mekarmanik Lewat KKL Tematik
Research Talk Series 03 FEB Unisba: Mahasiswa Magister Manajemen Dibekali Teknik Penyusunan Kuesioner Tesis yang Valid dan Reliabel
Enam Mitos Bisnis
Media Kampus
  • Info Kampus
  • Opini
  • Riset & PKM
  • Info Video
  • Feature
  • Dunia Kerja
  • Profil
  • Contact

Mediakampus.info adalah wadah kreatifitas civitas akademi untuk berbagi informasi

© MediaKampus.info – . All Rights Reserved.

Follow US on Socials

  • Disclaimer
  • Ketentuan Privasi
  • Tentang Kami
Selamat Datang Kembali

Silakan Masuk Ke Akun Anda

Username or Email Address
Password

Lupa Pasword?

Belum Jadi Member? Daftar