MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung (FEB Unisba) menghadirkan Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M., sebagai penyampai Orasi Ilmiah pada Sidang Terbuka Senat FEB Unisba. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Yudisium Lulusan Magister dan Sarjana Gelombang 2 Tahun Akademik 2025/2026 sekaligus Puncak Milad ke-47 FEB Unisba, yang berlangsung di Aula Utama Unisba, Jalan Tamansari No. 1 Bandung, Rabu (19/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Mukhamad Najib menyampaikan orasi bertajuk “Gen Z Berintegritas di Era Artificial Intelligence: Dari Lifelong Learner Menuju Impact Creator bagi Bangsa.” Tema ini menyoroti pentingnya membangun karakter generasi muda yang mampu menghadapi percepatan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), tanpa mengesampingkan nilai-nilai integritas.
Menurutnya, pesatnya transformasi digital menuntut Generasi Z untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan. Semangat menjadi lifelong learner atau pembelajar sepanjang hayat menjadi kunci agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung sangat cepat di berbagai bidang kehidupan.
Namun demikian, kemampuan menguasai teknologi saja dinilai belum cukup. Generasi muda juga harus memiliki fondasi moral yang kuat sehingga pemanfaatan teknologi dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Karena itu, mereka didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, melainkan tampil sebagai impact creator yang mampu menciptakan inovasi serta membawa perubahan positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Pesan tersebut dinilai sangat relevan bagi para lulusan Magister dan Sarjana FEB Unisba yang akan memasuki dunia profesional maupun pengabdian kepada masyarakat. Bekal akademik yang telah diperoleh diharapkan menjadi landasan untuk terus berkembang, belajar sepanjang hayat, serta menghadirkan kontribusi nyata di tengah tantangan era digital.
Melalui orasi ilmiah ini, para wisudawan juga diajak untuk selalu terbuka terhadap proses pembelajaran, mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, serta menjadikan integritas sebagai prinsip utama dalam setiap keputusan dan tindakan.
Kehadiran Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek RI pada momentum Yudisium dan Puncak Milad ke-47 FEB Unisba menjadi refleksi penting bagi sivitas akademika dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, daya saing, serta kemampuan menciptakan dampak positif bagi kemajuan Indonesia.
Melalui semangat lifelong learner menuju impact creator, FEB Unisba terus menegaskan komitmennya untuk melahirkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan, menjunjung tinggi integritas, serta siap berkontribusi membangun masa depan bangsa di era Artificial Intelligence. (askur/nmn)***


