MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus memperkuat kemitraan akademik melalui berbagai peluang kerja sama yang melibatkan dosen dan mahasiswa kedua perguruan tinggi.
Pengembangan kurikulum, perkuliahan bersama lintas kampus, penelitian kolaboratif, pertukaran kepakaran dosen, hingga partisipasi dalam kegiatan ilmiah internasional menjadi sejumlah agenda strategis yang dibahas. Kedua fakultas juga menjajaki sinergi pengembangan laboratorium dan pusat studi untuk menunjang kegiatan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Berbagai gagasan tersebut mengemuka dalam pertemuan pimpinan kedua fakultas di Gedung FISHUM UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, pada 16 Oktober.
Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari Memorandum of Agreement (MoA) yang telah dibangun kedua institusi pada 2023. Kerja sama yang sebelumnya terjalin di tingkat kelembagaan kini diarahkan pada pelaksanaan kegiatan akademik yang lebih konkret dengan memanfaatkan potensi masing-masing fakultas.
Dekan Fikom Unisba, Dr. Rini Rinawati, menyampaikan bahwa kedua perguruan tinggi mempunyai sumber daya akademik yang dapat saling melengkapi. Oleh karena itu, kolaborasi diharapkan dapat diperluas hingga tingkat program studi, dengan melibatkan dosen, mahasiswa, serta berbagai unit pendukung akademik.
Sementara itu, Dekan FISHUM UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Erika Setyanti Kusumaputri, menyambut baik peluang penguatan kerja sama tersebut. Menurutnya, FISHUM terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi, termasuk pelibatan dosen sebagai narasumber maupun tenaga ahli sesuai bidang kepakarannya.
Pertukaran keahlian ini dapat dilakukan secara timbal balik. Dosen FISHUM berkesempatan berkontribusi dalam kegiatan akademik Fikom Unisba, begitu pula dosen Fikom Unisba dalam berbagai program FISHUM.
Selain memperluas jejaring keilmuan, kegiatan tersebut menjadi sarana rekognisi atau pengakuan terhadap kompetensi akademik para dosen.
“Kita bangga, kita terbuka. Karena justru ketika kami dimanfaatkan, kami sangat terbuka dan kami juga akan belajar,” ujar Erika.
Kesamaan Karakter Kampus Islam Jadi Landasan Penguatan Riset
Kesamaan identitas Unisba dan UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi berbasis Islam menjadi modal penting dalam mengembangkan kolaborasi keilmuan yang lebih spesifik.
Wakil Dekan Bidang Alumni dan Kerja Sama Fikom Unisba, Prof. Dr. Dedeh Fardiah, menilai kesamaan tersebut membuka peluang pengembangan kajian komunikasi dalam perspektif Islam.
Menurutnya, kedua fakultas dapat saling bertukar gagasan dalam penyusunan kurikulum, pengembangan mata kuliah, hingga pelaksanaan penelitian bersama pada bidang-bidang yang memiliki keterkaitan keilmuan.
“Yang menjadi benang merah kita adalah sama-sama universitas berbasis Islam,” ungkap Dedeh.
Ia berharap kesamaan karakter kelembagaan tersebut dapat menjadi pijakan untuk memperluas kegiatan akademik lintas perguruan tinggi.
“Ke depan, misalnya, bisa dilakukan riset-riset kolaborasi,” tambahnya.
Melalui sinergi tersebut, kedua institusi berpeluang memperkaya perspektif akademik sekaligus memperkuat kontribusi dalam pengembangan ilmu komunikasi, khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai Islam.
Penguatan kemitraan juga diarahkan untuk mendukung pengembangan pendidikan pada jenjang doktoral.
Ketua Program Studi S3 Ilmu Komunikasi Fikom Unisba, Prof. Dr. Neni Yulianita, menjelaskan bahwa Program Doktor Ilmu Komunikasi Fikom Unisba saat ini memiliki 34 mahasiswa dengan latar belakang profesi dan disiplin ilmu yang beragam.
Sebagian besar mahasiswa merupakan dosen, sedangkan lainnya berasal dari bidang politik, media, kesehatan, pendidikan, serta berbagai disiplin keilmuan lainnya.
Kondisi tersebut menjadikan pengembangan jejaring akademik lintas perguruan tinggi semakin penting untuk mendukung kebutuhan pembelajaran dan penelitian mahasiswa.
Kolaborasi yang dapat dijajaki antara lain penyelenggaraan forum ilmiah bersama serta pelibatan akademisi dari institusi mitra sebagai penguji maupun pembimbing, sesuai kebutuhan dan ketentuan akademik yang berlaku.
“Mungkin nanti ada kegiatan yang bisa kita lakukan bersama, kita ke UIN, atau teman-teman dari sini ke Unisba,” ujar Neni.
Kerja sama tersebut juga dinilai relevan dengan kurikulum Program Doktor Ilmu Komunikasi Fikom Unisba yang mencakup mata kuliah terkait publikasi pada jurnal terindeks internasional serta Seminar Ilmiah Internasional.
Dengan adanya jejaring antarinstitusi, mahasiswa doktoral berpeluang memperoleh pengalaman akademik yang lebih luas, termasuk keterlibatan dalam kegiatan ilmiah dan penelitian kolaboratif.
Mahasiswa Fikom Unisba Berpeluang Ikuti Kompetisi Esai Internasional 2026
Salah satu peluang kerja sama yang berpotensi segera direalisasikan adalah keterlibatan mahasiswa Fikom Unisba dalam kompetisi esai internasional yang akan diselenggarakan FISHUM UIN Sunan Kalijaga pada akhir November 2026.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FISHUM UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. H. Rama Kertamukti, mengundang mahasiswa Fikom Unisba dari jenjang sarjana (S1) maupun magister (S2) untuk mengikuti kompetisi tersebut.
“Kami sangat mengharapkan teman-teman dari Unisba mengirimkan mahasiswanya. Insyaallah ini sifatnya gratis. S1, S2, tidak apa-apa,” ujar Rama.
Kompetisi yang berada dalam rumpun ilmu sosial dan humaniora, termasuk ilmu komunikasi, tersebut melibatkan reviewer dari sejumlah negara, antara lain Filipina, Amerika Serikat, dan Jerman.
Selain membuka kesempatan bagi mahasiswa, FISHUM juga menawarkan peluang keterlibatan dosen Fikom Unisba sebagai panelis.
Kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan penulisan akademik, memperluas wawasan keilmuan, sekaligus memperoleh pengalaman berpartisipasi dalam forum internasional.
Tawaran keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi internasional tersebut mendapat tanggapan positif dari Ketua Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Fikom Unisba, Dr. Tresna Wiwitan.
Ia berencana mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi sekaligus mengusulkan pengembangan kegiatan perkuliahan bersama secara daring pada mata kuliah tertentu.
Gagasan tersebut disambut oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISHUM UIN Sunan Kalijaga, Dr. M. Mahfud.
Kedua program studi berpeluang melakukan pemetaan mata kuliah dan bidang kepakaran dosen untuk menentukan bentuk kolaborasi pembelajaran yang dapat dilaksanakan.
Melalui perkuliahan bersama, mahasiswa dari kedua institusi berkesempatan mendapatkan pengalaman belajar lintas kampus, memperluas perspektif keilmuan, dan berinteraksi dengan akademisi dari perguruan tinggi mitra.
Pemanfaatan teknologi pembelajaran daring juga memungkinkan kegiatan tersebut diselenggarakan tanpa harus mempertemukan seluruh peserta secara fisik.
Sinergi Laboratorium dan Pusat Studi Perluas Ruang Kolaborasi
Selain pembelajaran, penelitian, dan kegiatan internasional, pengembangan laboratorium serta pusat studi turut menjadi perhatian dalam pembahasan kerja sama.
FISHUM UIN Sunan Kalijaga memiliki pengalaman dalam mengintegrasikan aktivitas pusat studi dengan laboratorium sehingga kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, aktivitas dosen, dan keterlibatan mahasiswa dapat berjalan dalam satu ekosistem akademik.
Pengalaman tersebut membuka peluang pertukaran pengetahuan dengan Fikom Unisba yang memiliki tujuh laboratorium untuk mendukung kegiatan pembelajaran, praktik, dan penelitian.
Melalui sinergi tersebut, kedua fakultas dapat menjajaki pengembangan kegiatan bersama yang memanfaatkan fasilitas serta keunggulan akademik masing-masing institusi.
Kolaborasi laboratorium dan pusat studi diharapkan dapat memperluas kesempatan dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam aktivitas akademik yang bersifat aplikatif.
Kunjungan Fikom Unisba ke FISHUM UIN Sunan Kalijaga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mendorong realisasi berbagai program akademik yang telah dijajaki.
Dalam kegiatan tersebut, Dekan Fikom Unisba Dr. Rini Rinawati didampingi Wakil Dekan Bidang Alumni dan Kerja Sama Prof. Dr. Dedeh Fardiah, Ketua Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Dr. Tresna Wiwitan, Ketua Program Studi S3 Ilmu Komunikasi Prof. Dr. Neni Yulianita, Ketua LSP Unisba Prof. Dr. Yuningsih, serta Kepala Seksi Laboratorium Multimedia Dr. M. E. Fuady.
Melalui penguatan kemitraan ini, Fikom Unisba dan FISHUM UIN Sunan Kalijaga berupaya membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian bersama, serta kegiatan akademik internasional.
Berbagai peluang yang dibahas diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, serta pengembangan keilmuan di kedua perguruan tinggi.(askur/nmn)***


