MEDIA-KAMPUS.COM – Gelaran Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) SMA Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025 resmi dibuka pada Sabtu (29/11) di Kampus Universitas Islam Bandung atau Unisba di Jalan Tamansari No. 1. Agenda dua tahunan yang menjadi program resmi MGMP PAI SMA Jawa Barat ini tahun ini dipercayakan kepada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Unisba sebagai tuan rumah.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dan sarat budaya. Tim Kesenian Sunda SMAN 26 Bandung membuka acara dengan penampilan yang memperkuat identitas seni Jawa Barat di tengah ajang kompetisi bernuansa Islami tersebut.
Acara dibuka secara resmi oleh H. Asnawi, S.Ag., M.Pd., Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jabar, yang hadir mewakili Kepala Kanwil. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kemitraan antara sekolah, MGMP, dan perguruan tinggi.
“Sinergi yang berkelanjutan adalah kunci dalam membangun generasi berkarakter unggul, moderat, dan visioner. PENTAS PAI merupakan wadah pembinaan yang harus terus dirawat serta diperkuat,” ujarnya.
Pembukaan juga dihadiri jajaran pimpinan Unisba, termasuk Prof. Dr. Hj. Ratna Januarita, S.H., LLM., selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni, serta Dr. Helmi Aziz, M.Pd.I, Wakil Rektor Bidang PSDUK. Hadir pula perwakilan Kemenag Jabar, mulai dari Kasi PAIS SMA hingga pengurus MGMP PAI kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Mewakili Rektor Unisba, Helmi Aziz menegaskan bahwa siswa SMA saat ini perlu berkembang secara utuh.
“Generasi muda harus tumbuh dengan keselarasan antara intelektual, spiritual, emosional, dan sosial. PENTAS PAI menjadi ruang yang mampu menyatukan semua unsur itu,” tuturnya.
Ketua panitia dari MGMP, Firman Fauzan, S.Pd.I., M.S.I, menyampaikan laporan kegiatan serta apresiasi kepada FTK Unisba yang telah menyiapkan fasilitas dan atmosfer akademik yang mendukung kenyamanan peserta. Ia menyebut PENTAS PAI 2025 diikuti oleh 460 peserta dari 186 SMA yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jabar, dengan delapan cabang lomba seperti MTQ, pidato, nasyid, debat, desain busana muslim, konten video kreatif, olimpiade PAI, dan kaligrafi kontemporer.
Ketua MGMP PAI Jawa Barat, Dr. Edi Prihadi, M.Ag., CHt., CI., juga menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya kompetisi akademik, namun sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan spiritual pelajar.
Pada penutupan, Dekan FTK Unisba, Dr. H. Aep Saepudin, M.Ag., menyampaikan pesan yang menggugah bahwa PENTAS PAI merupakan proses tarbiyah yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan sosial. Menurutnya, pemenang sejati bukan semata yang naik ke podium juara, tetapi mereka yang pulang dengan akhlak lebih baik dan tekad memberi manfaat bagi masyarakat.
FTK Unisba, yang untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah, kembali menegaskan perannya sebagai kampus inklusif, religius, akademik, dan kolaboratif, khususnya dalam menguatkan moderasi beragama serta kreativitas pelajar. Ketua Prodi PAI FTK Unisba sekaligus ketua pelaksana dari unsur kampus, Dr. Fitroh Hayati, M.Pd.I, turut menegaskan bahwa dengan seluruh prodi berakreditasi unggul, FTK siap menjadi kawah candradimuka bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di bidang pendidikan Islam.
Juara Umum
Tahun ini, gelar juara umum PENTAS PAI 2025 berhasil diraih oleh kafilah Kabupaten Kuningan.(ask/png)


