MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) — Universitas Islam Bandung (Unisba) terus mematangkan persiapan menyambut mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Melalui rangkaian Ta’aruf Unisba 2026, kampus menyiapkan berbagai kegiatan yang tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga membantu mahasiswa memahami potensi diri dan membangun karakter Islami.
Sejumlah agenda yang dipersiapkan antara lain Online Assessment Psikologi Mahasiswa Baru serta Pengenalan dan Pengembangan Pribadi Mukmin, Muslim, Muhsin (P3M).
Persiapan kedua program tersebut dilakukan melalui sejumlah kegiatan pada Selasa (8/9/2026) di lingkungan Kampus Unisba. Agenda ini menjadi bagian penting sebelum mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan Ta’aruf.
Untuk memastikan pelaksanaan assessment berjalan optimal, Unisba menggelar Pelatihan Tester Online Assessment Psikologi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 bersama Anvesana di Student Center Unisba.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Bagian Kemahasiswaan dengan Fakultas Psikologi Unisba. Pesertanya adalah mahasiswa Fakultas Psikologi yang nantinya bertugas sebagai tester dalam pelaksanaan assessment mahasiswa baru yang dijadwalkan pada 16 September 2026.
Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Unisba, Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si., mengatakan pelatihan tersebut memiliki manfaat yang lebih luas dibanding sekadar mendukung kegiatan kemahasiswaan.
Menurutnya, mahasiswa yang terlibat sebagai tester juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal instrumen assessment baru sekaligus memperoleh pengalaman dalam proses pengambilan data.
“Menjadi tester itu adalah bagian dari proses mengambil data. Jadi pertama adalah pembinaan mahasiswa dalam pengenalan alat tes baru, kedua adalah pelibatan penelitian,” ujar Asnita.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa Fakultas Psikologi, terutama untuk menunjang kegiatan penelitian maupun penyusunan tugas akhir di bidang psikologi.
Assessment Psikologi Petakan Kesiapan dan Potensi Mahasiswa
Dekan Fakultas Psikologi Unisba, Dr. Dewi Rosiana, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa instrumen assessment yang disiapkan disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa yang akan memasuki jenjang perguruan tinggi.
Melalui assessment tersebut, Unisba diharapkan memperoleh gambaran mengenai kesiapan mahasiswa, minat dan bakat, serta motivasi belajar.
Dewi juga menyoroti pentingnya aspek kesehatan mental dalam kehidupan mahasiswa saat ini. Menurutnya, perkembangan zaman membuat perhatian terhadap kesehatan mental semakin relevan dalam proses pendidikan tinggi.
“Sekarang eranya adalah era kesehatan mental. Harapan saya akan muncul satu matriks terkait mental health ala Unisba. Itu akan menjadi instrumen yang membawa kita punya mapping dan treatment,” ungkapnya.
Dengan adanya pemetaan tersebut, hasil assessment diharapkan tidak hanya menjadi data awal, tetapi dapat menjadi dasar bagi Unisba dalam memahami kondisi mahasiswa serta menentukan bentuk pendampingan yang sesuai.
Selain assessment psikologi, persiapan Ta’aruf Unisba 2026 juga mencakup kegiatan Training for Facilitator (TFF) P3M yang digelar di Aula Utama Unisba.
Kegiatan ini dirancang untuk mempersiapkan para fasilitator yang nantinya mendampingi mahasiswa baru. Para fasilitator akan membantu mahasiswa mengenali dirinya sekaligus memahami nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian dari kehidupan akademik di Unisba.
Dalam naskah agenda disebutkan kegiatan TFF P3M dijadwalkan berlangsung pada 15 September.
P3M sendiri menjadi salah satu bagian dalam proses pembentukan karakter Islami mahasiswa. Pendekatan yang digunakan mengacu pada Psikologi Islam sekaligus memperkenalkan nilai 3M Unisba, yakni Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid.
Mahasiswa Dikenalkan Pribadi Mukmin, Muslim, dan Muhsin
Dalam pelaksanaan TFF P3M, para peserta memperoleh sejumlah materi yang berkaitan dengan pengenalan diri, pribadi Mukmin, Muslim, dan Muhsin, serta konsep Pribadi 3M.
Pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi. Kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi, pengisian lembar kerja, dan berbagai aktivitas interaktif agar peserta dapat memahami materi secara lebih aplikatif.
Materi dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Dr. Oki Mardiawan, S.Psi., M.Psi., Psikolog; Dr. Hendi Suhendi, S.Sos.I., M.M.; Dr. Sandy Rizki Febriadi, Lc., M.A.; serta Firman Shakti Firdaus, S.H.I., M.Sc., Ph.D.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa persiapan mahasiswa baru di Unisba tidak hanya berfokus pada aspek akademik. Sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi, mahasiswa diarahkan untuk memahami potensi diri, mempersiapkan kondisi psikologis, serta mengenal nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian dari identitas kampus.
Melalui rangkaian Ta’aruf Unisba 2026, mahasiswa baru diharapkan dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus sekaligus memperoleh pemahaman mengenai dirinya sendiri.
Assessment psikologi memberikan gambaran awal mengenai kesiapan, potensi, minat, bakat, dan motivasi mahasiswa. Sementara P3M diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai pembentukan pribadi dan nilai-nilai Islam.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Unisba sebagai kampus berdampak dalam mempersiapkan mahasiswa sejak awal masa pendidikan. Persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek psikologis hingga pembentukan karakter, sehingga mahasiswa tidak hanya siap mengikuti proses pembelajaran, tetapi juga mampu berkembang sebagai pribadi yang memiliki nilai dan tujuan.(askur/nmn)***


