Media Kampus
Masuk
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Reading: Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun sebagai Fondasi Pencegahan Penyakit Menular
Share
Media KampusMedia Kampus
Font ResizerAa
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Search
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Have an existing account? Sign In
Follow US
Opini

Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun sebagai Fondasi Pencegahan Penyakit Menular

admin@mediakampus
Last updated: November 29, 2025 5:23 am
admin@mediakampus Published November 29, 2025
Share
SHARE
Oleh Tita Barriah Siddiq,dr.,M.H.Kes (Dosen Fakultas Kedokteran Unisba)

PESANTREN identik dengan nilai luhur dalam kehidupan beragama dan kesederhanaan. Orangtua memilih untuk menyekolahkan anaknya di pesantren untuk mendalami nilai keagamaan, membentuk karakter dan kemandirian anak serta,mendapatkan pendidikan kompherensif dalam lingkungan yang baik. Sehingga pesantren memegang peranan penting dalam pembiasaan perilaku sehari-hari, salah satunya mengenai perilaku kesehatan dan kebersihan di kalangan santri.

Cuci Tangan Pakai Sabun adalah langkah sederhana namun sangat efektif dalam mencegah penyebaran penyakit. Data dari Global Handwashing Partnership, perilaku ini dapat mencegah hingga 50 persen kasus diare dan mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan hingga 20 persen  sehingga
perilaku ini menjadi salah satu indikator dalam pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Indonesia mencanangkan program GERMAS yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup sehat. Pembiasaan yang bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari adalah gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun. Meski terdengar sederhana, namun perilaku ini mempunyai dampak besar dalam pencegahan penyakit menular. Penyakit yang
dapat dicegah diantaranya penyakit menular seperti diare, infeksi pernafasan saluran atas, penyakit kulit, infeksi cacing, hepatitis A dan penyakit tangan kaki dan mulut (PTKM).

Nilai Islam secara umum mengajarkan kita ketika terdapat kotoran pada tubuh atau pakaian kita hendaklah berusaha membersihkannya agar bersih dan bagus. Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah itu indah dan mencintai keindahan” (HR. Muslim no.91). Terlebih jika tangan yang kotor bisa mengganggu orang lain. Dari Abu Musa radhiallahu’anhu, ia berkata: “Para sahabat bertanya: ‘Wahai Rasulullah, amalan Islam manakah yang paling utama?’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Yaitu orang yang kaum Muslimin selamat dari gangguan lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari nomor 10, Muslim nomor 57). Sebagai seorang muslim kita harus memahami bahwa perintah untuk menjaga kebersihan diri adalah salah satu ajaran yang diajarkan oleh  Islam.

Cuci Tangan Pakai Sabun di Pesantren

Cuci Tangan Pakai Sabun di Pesantren dapat dilakukan sebelum dan sesudah makan, sebelum, selama, dan sesudah menyiapkan makanan, setelah menggunakan toilet misalnya setelah buang air besar atau menggunakan toilet, setelah menyentuh sampah atau kotoran hewan, setelah bersin atau batuk, sebelum menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun yang benar, pertama basahi tangan dengan air bersih yang mengalir, lalu gunakan sabun. Kedua, menggosok telapak tangan, punggung tangan, dan sela-sela jari dengan gerakan memutar. Ketiga, menggosok jari-jari tangan dengan posisi saling mengunci. Keempat menggosok ibu jari dengan gerakan memutar di telapak tangan.  Kelima menggosok ujung jari tangan dengan gerakan memutar pada telapak tangan yang berlawanan. Keenam bilas tangan hingga bersih dengan air mengalir, kemudian keringkan tangan dengan handuk bersih atau tisu.

Salah satu penelitian yang menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) mengidentifikasi tiga faktor utama yang memengaruhi perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun, yaitu sikap santri terhadap perilaku,norma subjektif dari keluarga, guru dan teman sebaya mendorong
mereka untuk melakukan perilaku cuci tangan pakai sabun. Terakhir adalah kendali perilaku yang dirasakan. Hal ini melibatkan kemudahan akses dalam fasilitas cuci tangan pakai sabun, seperti air mengalir, sabun, dan pengering tangan.

Cuci Tangan Pakai Sabun tampak sederhana, namun dampaknya sangat besar dalam menciptakan generasi yang sehat dan produktif. Kolaborasi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan dalam pembiasaan perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun, dukungan dari semua pihak, menyediakan fasilitas yang memadai ,dan edukasi yang berkelanjutan, merupakan kunci keberhasilan  perilaku ini. Pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat di kalangan remaja. Jika setiap santri mulai membiasakan diri Cuci Tangan Pakai Sabun maka langkah kecil ini akan membawa perubahan besar bagi kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.***

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
FacebookLike
TwitterFollow
PinterestPin
YoutubeSubscribe

LATEST NEWS

Yuk Gabung Jadi Penulis di MediaKampus.Info

Punya ide dan cerita menarik? Salurkan bakat menulismu dan bagikan inspirasimu bersama kami! Bergabunglah menjadi penulis sekarang!

Daftar Sekarang
Pelatihan “Step Up to Your Future”, Unisba Bekali Ketua OSIS se-Bandung Raya Siap Rancang Masa Depan

Pelatihan “Step Up to Your Future”, Unisba Bekali Ketua OSIS se-Bandung Raya Siap Rancang Masa Depan

admin@mediakampus admin@mediakampus Februari 8, 2026
Pojok Statistik Unisba Terima Benchmarking Universitas Esa Unggul, Perkuat Kolaborasi Antarperguruan Tinggi
Unisba Hadirkan Pejabat Kemenhub Bahas Digitalisasi Logistik Pelabuhan
Yudisium Fikom Unisba Digelar Sebelum Pelaksanaan Wisuda
Menjahit Visi, Menyulam Mutu: Fikom Unisba Merancang Renop 2025–2026 dengan Semangat Kolaborasi
Media Kampus
  • Info Kampus
  • Opini
  • Riset & PKM
  • Info Video
  • Feature
  • Dunia Kerja
  • Profil
  • Contact

Mediakampus.info adalah wadah kreatifitas civitas akademi untuk berbagi informasi

© MediaKampus.info – . All Rights Reserved.

Follow US on Socials

  • Disclaimer
  • Ketentuan Privasi
  • Tentang Kami
Selamat Datang Kembali

Silakan Masuk Ke Akun Anda

Username or Email Address
Password

Lupa Pasword?

Belum Jadi Member? Daftar