MEDIA-KAMPUS.COM — Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Digital Transformation in Tourism Operational Management Toward Smart Tourism Indonesia 5.0” pada Jumat (12/12). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya akademik dalam menjawab tantangan transformasi sektor pariwisata di era digital.
Kuliah umum tersebut menghadirkan narasumber nasional dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Dr. S. Utari Widyastuti, S.Sos., M.I.Kom. Ia memaparkan secara menyeluruh pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan operasional pariwisata sebagai langkah strategis menuju pengembangan ekosistem smart tourism yang cerdas, adaptif, dan berkelanjutan.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Universitas Islam Bandung, Dr. Asnita Frida Sebayang, S.E., M.Si., yang membuka kegiatan melalui sambutannya. Ia menekankan bahwa penguatan literasi digital serta pemahaman kebijakan strategis pariwisata menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin dan inovator di masa depan, terutama dalam menghadapi dinamika era Society 5.0.
Dalam sesi penyampaian materi, Dr. Utari Widyastuti menjelaskan bahwa transformasi digital di sektor pariwisata tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi semata, melainkan juga mencakup perubahan sistem tata kelola, pengembangan model operasional, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penerapan teknologi seperti big data, Internet of Things (IoT), platform digital, dan sistem manajemen cerdas memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi, mutu layanan, dan daya saing destinasi pariwisata nasional.
Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen FEB Unisba, Dr. Handri, SE, MM menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan bagian dari komitmen akademik Prodi Manajemen dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong terwujudnya link and match antara pembelajaran di ruang kelas dengan perkembangan kebijakan serta kebutuhan industri pariwisata.
“Melalui kuliah umum ini, kami berharap wawasan mahasiswa dan sivitas akademika semakin luas terkait arah transformasi pariwisata Indonesia, sekaligus menumbuhkan pola pikir kritis dan inovatif dalam merespons tantangan digitalisasi sektor pariwisata,” ujarnya.
Kuliah umum yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika FEB Unisba tersebut berlangsung dengan antusiasme tinggi. Diskusi interaktif dan pertukaran gagasan antara peserta dan narasumber menjadi penanda aktifnya keterlibatan akademik dalam kegiatan tersebut. Dari forum ini, peserta diharapkan memperoleh bekal pengetahuan strategis untuk berkontribusi nyata dalam mewujudkan Smart Tourism Indonesia 5.0.
Sebagai penutup, Program Studi Manajemen FEB Unisba menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber, pimpinan universitas, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan sukses dan inspiratif. Prodi Manajemen FEB Unisba menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan unggul berkarakter Islami, adaptif terhadap perkembangan global, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi serta sektor strategis nasional, termasuk pariwisata.(sani/png)


