Media Kampus
Masuk
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Reading: Menulislah Agar Anda Sehat Bugar
Share
Media KampusMedia Kampus
Font ResizerAa
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Search
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Have an existing account? Sign In
Follow US
Opini

Menulislah Agar Anda Sehat Bugar

admin@mediakampus
Last updated: Juni 6, 2020 6:09 am
admin@mediakampus Published Juni 6, 2020
Share
SHARE

Menulislah Agar Anda Sehat Bugar. Apakah ada kaitan antara menulis dengan kesehatan tubuh? Kalau merujuk penemuan Tony Buzan bahwa dalam otak kita ada dua belahan yang cara bekerjanya saling berbeda tapi kalau disinergikan menjadi harmonis maka menulis bisa menyehatkan. Apalagi jika dikaitkan dengan penemuanJames W. Pennebaker, guru besar psikologi University of Texas. Dalam bukunya, “Opening Up: The Healing Power Expression Emotions” menurutnya selama 15 tahun meneliti ternyata dengan sering menulis maka seseorang mendapatkan beberapa manfaat, yakni

  • menulis menjernihkan pikiran,
  • menulis mengatasi trauma,
  • menulis membantu mendapatkan dan mengingat informasi baru,
  • menulis membantu memecahkan masalah, dan
  • menulis bebas membantu kita ketika terpaksa harus menulis.

Selain itu doktor bidang psikologi ini juga menemukan adanya sel-sel T-Limfosit para mahasiswanya menjadi aktif setelah mereka mengerjakan tugas menulis hal-hal yang membuat mereka kesal dan marah. Kok ada hubungan antara sel T-Limfosit dengan kesehatan. Ya, karena sel inilah menjadi indikator kekebalan tubuh seseorang. Dengan sering menulis maka seseorang kekebalan tubuhnya semakin baik.

Menulislah Agar Anda Sehat Bugar perlu dilatih sejak muda dan jangan menunggu tua.
(foto: maxmanroe.com)

Nah, kalau kita kaitkan dengan bukunya Hernowo Hasim berjudul ‘Andakan Buku Sepotong Pizza’ maka menulis bisa dijadikan sebagai proses terapi mental. Untuk itulah Hernowo selalu menganjurkan kepada kita untuk rajin menulis. Agar menulis menarik itulah maka Hernowo menyebutnya Andaikan Buku Sepotong Pizza. Jika ingat menulis, ingatlah pizza sehingga kita tidak malas menulis.

Fatimah Mernissi malah menyebut dengan menulis kita akan awet muda. Di sini awet muda merupakan salah satu indikator seseorang yang sehat. Fatimah yang kini berusia 76 tahun masih tampak segar dan aktif menulis.

Bukti lain adalah pengalaman veteran perang Amerika Serikat John Mulligan (49). Setelah menjalani perang yang cukup melelahkan, Mulligan mengalami kondisi trauma psikis yang cukup membahayakan jiwanya. Malah dirinya pernah dikabarkan ingin mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Di tengah depresinya itu Mulligan mengikuti pelatihan menulis yang diadakan oleh Maxine Hong Kingston. Dari pelatihan ini Maxine memberi saran kepada Mulligan menulis trauma yang pernah dialaminya selama terjun di medan perang. Meskipun memulainya dengan susah payah akhirnya Mulligan berhasil menumpahkan seluruh traumanya ke dalam bentuk tulisan-tulisan. Akhirnya dia bisa melewati masa-masa sulit dan menuliskan semua pengalaman traumatisnya dalam bentuk novel.

Tentu Anda tak asing dengan penulis wanita bernama Asma Nadia. Sebelum menjadi penulis ternyata dia punya riwayat kesehatan yang buruk. Dia pernah geger otak di waktu kecil, pernah sakit jantung, sakit paru-paru dan terindikasi tumor yang cukup mengkuatirkan. Tapi dia mampu melewati itu semua dengan menjadi penulis produktif. Kini dia dikenal sebagai penulis wanita produktif.

Terakhir apa yang pernah dialami penulis Kanker Bukan Akhir Dunia. Ya, dialah Tri Wahyuni Zuhri yang mengidap kanker ganas. Secara media dia terus mengikuti operasi dan pengobatan. Tapi dengan berbagi pengalaman sakitnya dalam bentuk tulisan, Tangan Tuhan menolong dari sakitnya. Kini penulis berputra tiga itu dikarunia kesehatan dengan tetap menulis sebagai terapinya.

Itulah beberapa pengalaman para penulis dengan sakitnya yang ternyata mampu mengatasinya dengan menulis. Tentu yang ditulisnya bukan sesuatu yang remah temeh tapi yang bernilai positif atau tulisan yang mengandung protein dan gizi. Untuk itu Menulislah Agar Anda Sehat Bugar**(askurifai baksin)

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FacebookLike
TwitterFollow
PinterestPin
YoutubeSubscribe

LATEST NEWS

Yuk Gabung Jadi Penulis di MediaKampus.Info

Punya ide dan cerita menarik? Salurkan bakat menulismu dan bagikan inspirasimu bersama kami! Bergabunglah menjadi penulis sekarang!

Daftar Sekarang
LPPM Unisba dan LAZ Darul Hikam Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat

LPPM Unisba dan LAZ Darul Hikam Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat

admin@mediakampus admin@mediakampus Juli 10, 2026
Unisba Distribusikan Fasilitas Air Bersih dan Bantuan Tunai untuk Warga Terdampak Longsor di Malalak dan Pasar Usang
Tim PKM Unisba Perkuat Kampung Wisata Susu Cileuweung, Gelar Sosialisasi SOP dan Simulasi Eduwisata di Kota Cimahi
Mendikbud: “Pandemi Ubah Cara Pandang Insan Pendidikan”
Ratusan Lansia Mendapat Materi Pemberdayaan Kualitas Hidup Lansia dari LPPM Unisba
Media Kampus
  • Info Kampus
  • Opini
  • Riset & PKM
  • Info Video
  • Feature
  • Dunia Kerja
  • Profil
  • Contact

Mediakampus.info adalah wadah kreatifitas civitas akademi untuk berbagi informasi

© MediaKampus.info – . All Rights Reserved.

Follow US on Socials

  • Disclaimer
  • Ketentuan Privasi
  • Tentang Kami
Selamat Datang Kembali

Silakan Masuk Ke Akun Anda

Username or Email Address
Password

Lupa Pasword?

Belum Jadi Member? Daftar