Media Kampus
Masuk
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Reading: Parafrase, Cara Mencegah Praktik Plagiarisme
Share
Media KampusMedia Kampus
Font ResizerAa
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Search
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Have an existing account? Sign In
Follow US
Info Kampus

Parafrase, Cara Mencegah Praktik Plagiarisme

admin@mediakampus
Last updated: Juni 6, 2020 5:16 am
admin@mediakampus Published Juni 6, 2020
Share
SHARE

MEDIAKAMPUS.INFO –  Perkembangan teknologi yang kian pesat menawarkan berbagai kemudahan kehidupan manusia, salah satunya dalam mengakses informasi melalui berbagai media. Kemudahan tersebut seringkali dimanfaatkan mahasiswa untuk mencari ide dan gagasan untuk menyusun makalah, jurnal, bahkan skripsi. Namun, kurangnya pengetahuan tentang etika dan tata cara mencantumkan kutipan, mengakibatkan sebagian besar mahasiswa terjebak praktik plagiarisme. Maka untuk menghindari praktik tersebut mahasiswa dapat menggunakan teknik parafrase, yaitu cara mengungkapkan kembali sebuah makna yang sama namun dengan bahasa yang berbeda.

“Parafrase merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah praktik plagiarisme. Namun, meskipun dalam teknik parafrase seseorang menggunakan bahasanya sendiri. dia tetap harus menyebutkan sumbernya karena dia bukan penulis aslinya dan gagasan itu tetap miliki orang lain,” ujar Andalusia Neneng Permatasari, S.S., M.Hum., saat menjadi narasumber pada kegiatan Librarycares yang diselenggarakan di Perpustakaan Unisba, Rabu (11/03).

Neneng yang juga dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba mengatakan, dalam membuat parafrase seseorang tidak hanya dituntut membaca tapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya. Kemudian, dia menambahkan, orang tersebut juga harus terampil menyeleksi kalimat yang tepat untuk dikutip, mengingat dalam sebuah paragraf tidak semua kalimat memiliki kaitan dengan topik yang diteliti.

Neneng mengatakan,  saat membuat parafrase kekuatan kosa kata seseorang diuji. Dengan parafrase seseorang harus mampu memparafrasekan sebuah gagasan yang kompleks dengan bahasa sendiri yang lebih sederhana.  Untuk mensiasati hal tersebut, dia pun mengajurkan kepada peserta untuk menggunakan kamus thesaurus sebagai pegangan saat melakukan proses parafrase. Dia menjelaskan, ada enam teknik yang dapat dilakukan dalam membuat paraphrase, yaitu sinonim subsitution, antonym substitution, change of voice, change of person , referen substitution,  dan metaphor substitution.

Selain itu, dia menuturkan agar terhindar dari plagiarisme, kita harus memahami arti dari plagiat atau menjimplak. Menurutnya, ada tujuh pedoman penulisan dalam karya ilmiah yang dapat dikategorikan sebagai perilaku plagiarisme. Pertama, mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan kita sendiri. Kemudian, mengutip satu kalimat tanpa  mencatat nama penulisnya. Ketiga, mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran sendiri. Keempat, mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan sendiri. Kelima, mengakui karya kelompok sebagai karya pribadi. Keenam, menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan berbeda tanpa menyebutkan sumbernya. Ketujuh, meringkas dan memparafrase sebuah tuisan tanpa menyebutkan sumber.
“Agar terhindar dari plagialrisme harus tahu dan paham apa itu plagiarisme. Pahami cara mengutip yang benar dan usahakan jangan hanya mengetahui satu gaya tapi lebih. Kemudian biasakan untuk mencari sumber aslinya jika kita mengutip tulisan dari internet agar data yang kita ambil sudah terverifikasi,” jelasnya.(ask)

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FacebookLike
TwitterFollow
PinterestPin
YoutubeSubscribe

LATEST NEWS

Yuk Gabung Jadi Penulis di MediaKampus.Info

Punya ide dan cerita menarik? Salurkan bakat menulismu dan bagikan inspirasimu bersama kami! Bergabunglah menjadi penulis sekarang!

Daftar Sekarang

Silaturahmi Ilmiah di Langit Bandung: Ketika Unisba dan JAKIM-ILIM Malaysia Bertemu Membahas AI dan Fiqh Astronomi

admin@mediakampus admin@mediakampus Oktober 23, 2025
Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun sebagai Fondasi Pencegahan Penyakit Menular
Program PkM FK Unisba Perkuat Peran Karang Taruna dalam Deteksi Dini Tuberkulosis
PSTA & LAPAN mengembangkan radar hujan bernama Sistem pemantau hujan (Santanu)
Limbah Kulit Singkong Tak Lagi Sampah: UMKM Cimenyan Kini Punya “Bahan Baku Gratis” yang Bernilai Jutaan
Media Kampus
  • Info Kampus
  • Opini
  • Riset & PKM
  • Info Video
  • Feature
  • Dunia Kerja
  • Profil
  • Contact

Mediakampus.info adalah wadah kreatifitas civitas akademi untuk berbagi informasi

© MediaKampus.info – . All Rights Reserved.

Follow US on Socials

  • Disclaimer
  • Ketentuan Privasi
  • Tentang Kami
Selamat Datang Kembali

Silakan Masuk Ke Akun Anda

Username or Email Address
Password

Lupa Pasword?

Belum Jadi Member? Daftar