MEDIA-KAMPUS.COM – Universitas Islam Bandung melalui Pojok Statistik kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kapasitas akademik dengan menggelar workshop bertajuk “SPSS Starter Pack: Quick & Easy One-Way ANOVA for Beginners”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Workshop tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa maupun masyarakat umum dalam memahami analisis data, khususnya pengujian hipotesis terkait perbedaan rata-rata menggunakan metode One-Way ANOVA berbasis software SPSS. Materi disusun secara praktis agar mudah diikuti oleh peserta yang masih berada pada tahap pemula dalam statistik.
Sebanyak 99 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi dan instansi di Indonesia, di antaranya Universitas Sulawesi Barat, Politeknik Statistika STIS, Universitas Negeri Makassar, Universitas PGRI Ronggolawe, serta Institut Teknologi Sumatera. Selain kalangan akademik, workshop ini juga diikuti oleh perwakilan instansi seperti Diskominfo, BPS, dan Bakorwil, serta masyarakat umum.
Sebagai narasumber, hadir Syahla Anisah, S.Stat., M.Stat., alumni Statistika Unisba, yang membagikan wawasan sekaligus pengalaman praktis dalam pengolahan data. Acara dipandu oleh moderator dari Agen Pojok Statistik Unisba dan berlangsung interaktif, mulai dari sesi pembukaan, pemaparan materi, praktik langsung, hingga diskusi.
Dalam sesi materi, peserta diperkenalkan pada konsep dasar Analysis of Variance (ANOVA), yaitu metode statistik untuk menguji perbedaan rata-rata pada tiga kelompok atau lebih. Dijelaskan pula bagaimana ANOVA bekerja dengan membandingkan variasi antar kelompok dan variasi dalam kelompok melalui nilai statistik F.
Lebih lanjut, pemateri menguraikan One-Way ANOVA sebagai analisis yang melibatkan satu faktor dengan beberapa kelompok. Penyampaian materi dilengkapi dengan contoh kasus yang relevan sehingga memudahkan peserta dalam memahami penerapan metode tersebut dalam penelitian nyata.
Tidak hanya teori, workshop ini juga menekankan praktik langsung menggunakan SPSS. Peserta diajak mengikuti tahapan analisis secara sistematis, mulai dari uji asumsi seperti normalitas dan homogenitas, hingga pelaksanaan uji One-Way ANOVA. Selain itu, dijelaskan pula penggunaan uji lanjutan (post hoc Tukey) untuk mengidentifikasi kelompok yang memiliki perbedaan signifikan.
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan diskusi. Beragam pertanyaan muncul, terutama terkait interpretasi output SPSS, pemahaman konsep ANOVA, serta aplikasinya dalam penelitian. Hal ini mencerminkan tingginya minat peserta dalam meningkatkan kemampuan analisis data secara praktis.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami konsep dasar One-Way ANOVA serta mengaplikasikannya dengan tepat menggunakan SPSS. Workshop ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Pojok Statistik Unisba dalam meningkatkan literasi statistik dan keterampilan analisis data di kalangan mahasiswa maupun masyarakat luas. (askur/png)***


