MEDIA-KAMPUS.COM – Program Studi Manajemen Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menunjukkan konsistensinya dalam menyiapkan generasi wirausaha muda yang kompetitif dan visioner. Sepanjang Desember, Prodi Manajemen Unisba menggelar rangkaian kegiatan Student Creativity (SC) 2025 dengan mengangkat tema “Halal Revolution – The Green Entrepreneurship Movement”. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai forum berbagi pengetahuan, melainkan sebagai gerakan konkret yang menyatukan prinsip bisnis syariah, kepedulian lingkungan, serta pemanfaatan teknologi digital.
Tingginya perhatian publik terhadap isu kewirausahaan berkelanjutan tercermin dari antusiasme peserta sejak awal kegiatan. Dimulai dengan lonjakan peserta pada sesi luring di aula kampus, berlanjut pada kolaborasi daring yang melibatkan pelaku UMKM, hingga mencapai puncaknya pada 10 Desember. Ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, masyarakat umum, dan pelaku usaha kecil turut ambil bagian dalam ekosistem pembelajaran ini.
Rangkaian acara dibuka pada Rabu (03/12) di Aula Unisba, Gedung Hj. Kartimi Kridhoharsojo. Sejak pagi hari, lebih dari 100 peserta telah memenuhi ruangan, menandai besarnya minat generasi muda terhadap dunia bisnis berkelanjutan.
Sesi awal menghadirkan kolaborasi kuat antara akademisi dan praktisi. Yudha Dwi Nugraha, S.E., M.S.C., dosen Prodi Manajemen FEB Unisba, memaparkan pemahaman mendasar mengenai fondasi bisnis dari sudut pandang akademik. Materi tersebut kemudian diperkaya oleh Dini Nur Azizah, Certified Trainer TikTok Shop by Tokopedia, yang membagikan strategi praktis pengembangan social commerce. Panitia menegaskan bahwa bisnis yang membawa keberkahan adalah bisnis yang menerapkan prinsip Zero Waste serta konsep Halalan Thayyiban.
Perluasan Digital dan Sinergi UMKM
Setelah sukses dengan kegiatan luring, sesi kedua digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (06/12). Perubahan format ini justru memperluas jangkauan peserta. Selain mahasiswa, puluhan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kota Bandung turut bergabung untuk memperkuat daya saing di tengah revolusi bisnis hijau.
Pada sesi ini, Nur Maria Ulfah dari Industri Halal Rumah BUMN Bandung hadir menggantikan sesi akademik dengan pemaparan strategis terkait pengembangan produk dalam ekosistem BUMN, yang dinilai sangat relevan bagi usaha rintisan.
Dini Nur Azizah kembali mengulas lebih dalam strategi social commerce yang kini menjadi tulang punggung pemasaran UMKM. Diskusi berlangsung interaktif, membahas tantangan teknis promosi di TikTok Shop hingga proses pengurusan sertifikasi halal.
Rangkaian Student Creativity 2025 mencapai puncaknya pada Rabu (10/12). Webinar penutup ini menghadirkan sudut pandang praktis dari pelaku bisnis langsung, Leny Mariyani, S.E., Founder Dakey House, yang berbagi pengalaman membangun usaha nyata bersama narasumber tetap, Dini Nur Azizah.
“Kekuatan pengusaha muda terletak pada pemahaman regulasi halal, kepedulian terhadap lingkungan melalui green entrepreneurship, serta kemampuan menguasai platform digital,” ujar perwakilan panitia, merangkum esensi dari seluruh rangkaian kegiatan.
Kesuksesan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan para mitra strategis, di antaranya Soji, TikTok Shop, Affiliate Akademi Indonesia, Ayam Crisbar, Cleo, dan Rumah BUMN Bandung. Melalui trilogi seminar ini, Prodi Manajemen Unisba berharap lahir inovator-inovator bisnis yang tidak hanya kreatif, tetapi juga berkelanjutan dan siap diterapkan secara nyata di lapangan. (askur/png)


