Media Kampus
Masuk
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Reading: Unisba Resmikan Empat Guru Besar Baru, Perkuat Kapasitas Akademik Kampus
Share
Media KampusMedia Kampus
Font ResizerAa
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Search
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Have an existing account? Sign In
Follow US
Info Kampus

Unisba Resmikan Empat Guru Besar Baru, Perkuat Kapasitas Akademik Kampus

admin@mediakampus
Last updated: Mei 1, 2026 2:20 am
admin@mediakampus Published Mei 1, 2026
Share
Unisba Resmikan Empat Guru Besar Baru, Perkuat Kapasitas Akademik Kampus
Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar Sidang Terbuka Senat Diperluas dalam rangka Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Jabatan Guru Besar di Aula Unisba, Kamis (30/4/ 2026).(foto: komhumas unisba)
SHARE

MEDIA-KAMPUS.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali mencatatkan capaian penting dalam pengembangan akademik dengan mengukuhkan empat Guru Besar baru. Prosesi ini berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat Diperluas yang digelar di Aula Unisba pada Kamis, 30 April 2026.

Empat akademisi yang resmi menyandang jabatan profesor tersebut adalah:

  • Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H. (bidang Hukum Kontrak, Fakultas Hukum)
  • Prof. Dr. Sri Suwarsi, S.E., M.Si. (bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
  • Prof. Dr. Dini Dewi Heniarti, S.H., M.Hum. (bidang Hukum Acara Peradilan Khusus, Fakultas Hukum)
  • Prof. Dr. Lina Jamilah, S.H., M.H. (bidang Hukum Jaminan, Fakultas Hukum)

Rektor Unisba, A. Harits Nu’man, dalam sambutannya menegaskan bahwa pencapaian Guru Besar merupakan hasil perjalanan panjang yang menuntut konsistensi, integritas, serta produktivitas dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi.

Menurutnya, pengukuhan ini tidak hanya menjadi kebanggaan personal, tetapi juga mencerminkan keberhasilan institusi dalam membangun kualitas sumber daya manusia akademik. Ia juga menambahkan bahwa selain tridharma, Guru Besar di Unisba mengemban tanggung jawab tambahan berupa internalisasi nilai-nilai keislaman dalam aktivitas keilmuan dan pengabdian masyarakat.

“Profesor bukan sekadar gelar tertinggi dalam akademik, tetapi juga agen perubahan yang mampu menjawab tantangan zaman melalui inovasi dan karya ilmiah,” ujarnya.

Rektor berharap para profesor yang baru dikukuhkan dapat terus menghasilkan karya berkualitas, memperluas kolaborasi lintas disiplin, serta meningkatkan reputasi Unisba baik di tingkat nasional maupun global. Ia juga mendorong peran aktif mereka dalam membimbing dosen muda guna mempercepat lahirnya Guru Besar berikutnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba, Miftah Faridl, menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya jumlah profesor di lingkungan kampus. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari dedikasi panjang dan komitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Ia menegaskan bahwa jabatan Guru Besar merupakan amanah besar untuk terus melahirkan gagasan dan riset yang relevan dengan kebutuhan zaman. Perguruan tinggi, lanjutnya, harus mampu menjadi pusat produksi ilmu yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

Apresiasi juga datang dari Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Lukman. Ia menilai pengukuhan ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas SDM perguruan tinggi.

Dalam paparannya, ia mengungkapkan bahwa jumlah Guru Besar di Indonesia masih relatif kecil. Dari sekitar 333 ribu dosen secara nasional, hanya sekitar 3 persen yang telah mencapai jabatan profesor. Bahkan di wilayah Jawa Barat dan Banten, jumlahnya masih di bawah 1 persen.

Lebih lanjut, ia menyebut Unisba menempati posisi kedua di antara sepuluh perguruan tinggi dengan kontribusi tertinggi dalam melahirkan Guru Besar di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV. Saat ini, Unisba memiliki sekitar 28 profesor aktif, atau mencapai 36 jika termasuk profesor emeritus.

Menurutnya, penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah menjadi kunci utama dalam meningkatkan jumlah profesor di Indonesia. Ia pun menilai Unisba menunjukkan tren positif dalam pengembangan akademik, ditandai dengan peningkatan jumlah Guru Besar serta produktivitas publikasi yang kompetitif.

“Ke depan, para Guru Besar diharapkan tidak hanya unggul secara individu, tetapi juga mampu melahirkan generasi profesor baru melalui pembinaan dan kolaborasi,” pungkasnya.(sani/png)***

TAGGED:#Unisba #GuruBesarUnisba #PengukuhanProfesor #KampusBandung #SDMAkademik #DosenBerprestasi #PendidikanTinggiIndonesia #BudayaRiset #InovasiAkademik #LLDIKTI4
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
FacebookLike
TwitterFollow
PinterestPin
YoutubeSubscribe

LATEST NEWS

Yuk Gabung Jadi Penulis di MediaKampus.Info

Punya ide dan cerita menarik? Salurkan bakat menulismu dan bagikan inspirasimu bersama kami! Bergabunglah menjadi penulis sekarang!

Daftar Sekarang
Unisba Lepas Lima Pegawai Berhaji, Rektor Tekankan Pentingnya Niat dan Doa

Unisba Berangkatkan Lima Dosen ke Tanah Suci, Rektor Tekankan Pentingnya Niat Tulus dan Doa

admin@mediakampus admin@mediakampus April 20, 2026
Mahasiswa Prodi PWK FT Unisba Lakukan Pemetaan Bank Sampah di SWK Cibeunying untuk Website Informasi Terpadu
Strategi Mengatasi Stres Mahasiswa
Program Zero Waste Bawa Rektor Unisba Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah Jabar
Pengurus Komnasdik Periode 2026–2031 Resmi Dilantik di Uninus Bandung
Media Kampus
  • Info Kampus
  • Opini
  • Riset & PKM
  • Info Video
  • Feature
  • Dunia Kerja
  • Profil
  • Contact

Mediakampus.info adalah wadah kreatifitas civitas akademi untuk berbagi informasi

© MediaKampus.info – . All Rights Reserved.

Follow US on Socials

  • Disclaimer
  • Ketentuan Privasi
  • Tentang Kami
Selamat Datang Kembali

Silakan Masuk Ke Akun Anda

Username or Email Address
Password

Lupa Pasword?

Belum Jadi Member? Daftar