MEDIA-KAMPUS.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) menerima kunjungan resmi dari Telkom University untuk membahas rencana kerja sama pembinaan dalam pendirian Fakultas Kedokteran (FK). Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat Gedung Rektorat Unisba, Jumat (6/3/2026).
Kunjungan dari Telkom University dipimpin langsung oleh Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc. Turut hadir Wakil Rektor Bidang SDM, Nurwijayadi, S.T., M.T.; Wakil Rektor Bidang Akademik, Parman Sukarno, S.T., M.Sic., Ph.D.; VP Education, System Suyarti, S.T.; Kepala Program Pengembangan Universitas, Lia Yuldinawati, Ph.D.; Wakil Kepala Program Pengembangan Universitas, Deasy Dwi Nurhandayani, S.T., M.M.; serta Koordinator Pengembangan Universitas, Dr. Dini Salmiyah Fithrah Ali, S.S., M.Si.
Kedatangan rombongan tersebut disambut oleh pimpinan Unisba yang dipimpin oleh Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Wakil Rektor Bidang Belmawa, Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si.; Wakil Rektor Bidang Alkerma, Prof. Dr. Hj. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H.; Dekan FK Unisba, Dr. Santun Bhekti Rahimah, dr., M.Kes.; Wakil Dekan I FK Unisba, Heni Muflihah, dr., M.Kes., Ph.D.; serta Wakil Dekan II FK Unisba, Dr. R. Anita Indriyanti, dr., M.Kes.
Dalam sambutannya, Rektor Unisba menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan tahap awal penjajakan kerja sama antara kedua perguruan tinggi, terutama terkait rencana pembinaan Unisba terhadap pengembangan Fakultas Kedokteran di Telkom University.
Ia menjelaskan bahwa Unisba telah memiliki pengalaman panjang dalam mengelola pendidikan kedokteran sejak Fakultas Kedokteran didirikan pada 27 Oktober 2004. Saat ini, baik universitas maupun Fakultas Kedokteran Unisba telah meraih akreditasi Unggul, yang menjadi salah satu modal penting untuk melakukan pembinaan kepada perguruan tinggi lain.
Menurut Harits, Unisba siap memberikan pendampingan kepada Telkom University dalam proses pendirian Fakultas Kedokteran, yang harus memenuhi berbagai ketentuan sesuai regulasi pemerintah. Persyaratan tersebut meliputi penyusunan kurikulum, ketersediaan dosen, hingga kesiapan sarana dan prasarana seperti laboratorium.
“Dengan pengalaman yang kami miliki, Unisba siap memberikan pendampingan dalam proses pendirian Fakultas Kedokteran di Telkom University. Seluruh tahapan tentu harus memenuhi berbagai regulasi kementerian,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada tahap awal pendirian, tetapi juga diarahkan untuk memastikan kualitas pendidikan kedokteran tetap terjaga secara berkelanjutan.
“Kami berharap proses ini berjalan dengan baik sehingga Fakultas Kedokteran Telkom University nantinya mampu berkembang dan melahirkan dokter-dokter yang kompeten,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Telkom University menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk membuka Fakultas Kedokteran, mulai dari penguatan infrastruktur, penyusunan kurikulum, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Ia juga berharap Unisba dapat berperan sebagai perguruan tinggi pembina yang memberikan pendampingan dalam memenuhi berbagai persyaratan akademik dan kelembagaan.
“Kami berharap mendapatkan bimbingan dari Unisba dalam pengembangan Fakultas Kedokteran ini. Dengan pengalaman yang dimiliki Unisba, kami optimistis prosesnya dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan standar yang berlaku,” ujarnya.(sani/png)***


