MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim dosen FEB Unisba memberikan pelatihan sekaligus pendampingan kepada para pelaku UMKM di Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Kegiatan yang digelar di GOR Desa Mekarmanik pada Sabtu (13/6/2026) tersebut mengangkat tema “Penguatan Produk Unggulan Mitra Berbasis Nilai-Nilai Islam dan Ekosistem Halal untuk Mendorong Ekonomi Berkelanjutan di Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan.”
Program ini merupakan bagian dari hibah Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Bandung Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM berbasis potensi lokal.
Ketua Tim PkM FEB Unisba, Hantoro Ksaid Notolegowo, SE., M.A., menjelaskan bahwa pendampingan difokuskan pada percepatan peningkatan kelas UMKM, khususnya pelaku usaha olahan pangan lokal. Menurutnya, legalitas produk, sertifikasi halal, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital menjadi faktor penting agar UMKM mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
“Desa Mekarmanik memiliki potensi besar di sektor pertanian dan olahan pangan. Melalui pendekatan ekosistem halal serta optimalisasi platform digital, kami ingin membantu UMKM agar produknya tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki sertifikasi halal dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Hantoro.
Kegiatan ini melibatkan tim dosen FEB Unisba yang terdiri atas Dr. Asnita Frida B.R. Sebayang, SE., M.Si., Dr. Nurfahmiyati, SE., M.Si., dan Ria Haryatiningsih, SE., M.T. Program ini juga didukung oleh mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, yakni Refiansyah, Fathur Abdul Rohman, Fariha Salma Anabila, dan Cindy Kristika.
Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai aspek penting dalam pengembangan usaha, mulai dari prosedur pengajuan Sertifikasi Halal melalui sistem SIHALAL, penyusunan Business Model Canvas (BMC), pencatatan keuangan sederhana, hingga praktik membuat akun TikTok Shop dan Google Business Profile sebagai sarana memperluas pemasaran digital.
Sebanyak 14 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas 11 pelaku UMKM olahan pangan, perwakilan Pemerintah Desa Mekarmanik, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta perwakilan Koperasi Rasagalor. Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan, yang dibuktikan dengan hasil evaluasi pretest dan posttest yang menunjukkan peningkatan pemahaman hingga 100 persen terkait pemanfaatan teknologi pemasaran digital dan pengelolaan usaha.
Kepala Desa Mekarmanik, Nanang Suryana, S.IP., memberikan apresiasi atas kontribusi nyata yang diberikan tim PkM Unisba kepada masyarakat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim PkM LPPM Unisba yang telah memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM di Desa Mekarmanik. Materi yang diberikan sangat relevan, mulai dari pentingnya sertifikasi halal hingga pemanfaatan TikTok Shop sebagai media pemasaran. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga UMKM desa semakin mandiri dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” tutur Nanang.
Melalui program pemberdayaan ini, produk-produk olahan pangan unggulan Desa Mekarmanik diharapkan segera memperoleh sertifikasi halal resmi, memiliki tata kelola usaha yang lebih baik, serta mampu memperluas jangkauan pemasaran melalui berbagai platform digital sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (askur/nmn)


