MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung (FEB Unisba) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi dengan berpartisipasi dalam INOBIST x 3rd International Conference on Business, Accounting, and Commerce (ICoBAC) 2026 yang berlangsung di Tongmyong University, Busan, Korea Selatan, pada 5–11 Juli 2026.
Keikutsertaan delegasi FEB Unisba dalam forum akademik internasional tersebut merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk memperluas jejaring kerja sama global, meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan institusi internasional.
Delegasi Program Studi Manajemen FEB Unisba dipimpin oleh Dr. Rabiatul Adwiyah, S.E., M.Si., Wakil Dekan Bidang Alumni dan Kerja Sama FEB Unisba. Turut mendampingi Asri Nuranisa Dewi, S.Pd., M.Pd., bersama empat mahasiswa Program Studi Manajemen, yakni Azzahra Nurul Hidayah, Vania Sherryl Liem, Raisah Adila Meliala, dan Hamidah Nawal Rasyadah.
Selama satu pekan pelaksanaan kegiatan, para delegasi mengikuti berbagai agenda akademik dan budaya yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi global sekaligus memperluas jejaring kolaborasi internasional.
Agenda utama kegiatan adalah penyelenggaraan INOBIST x ICoBAC 2026 pada 8–9 Juli 2026. Konferensi ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil penelitian, berbagi inovasi, serta mendiskusikan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang bisnis, manajemen, akuntansi, dan ekonomi.
Melalui forum ilmiah tersebut, delegasi FEB Unisba memperoleh kesempatan bertukar gagasan mengenai isu-isu global, perkembangan riset terbaru, hingga tantangan dunia pendidikan dan industri pada era transformasi digital. Kehadiran mereka juga menjadi sarana memperkenalkan kontribusi akademik Unisba sekaligus membuka peluang kolaborasi penelitian dan kerja sama internasional yang lebih luas.
Perkuat Kompetensi Global Lewat Pengalaman Lintas Budaya
Selain mengikuti konferensi internasional, delegasi juga terlibat dalam sejumlah program pendukung yang memberikan pengalaman belajar lintas budaya serta praktik global secara langsung. Kegiatan tersebut meliputi cultural exchange, industrial visit, international community service, serta berbagai aktivitas kolaboratif bersama dosen, peneliti, mahasiswa, dan peserta dari berbagai negara.
Melalui program cultural exchange, para peserta tidak hanya mempelajari budaya Korea Selatan, tetapi juga memperkenalkan budaya Indonesia kepada komunitas internasional. Interaksi tersebut menjadi media pembelajaran yang memperkuat pemahaman lintas budaya, meningkatkan kemampuan komunikasi global, sekaligus menumbuhkan sikap saling menghargai dalam keberagaman.
Sementara itu, kegiatan industrial visit memberikan wawasan mengenai praktik bisnis modern, inovasi industri, serta penerapan teknologi di berbagai perusahaan dan institusi di Korea Selatan. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkaya perspektif peserta dalam memahami dinamika dunia usaha global sekaligus menjadi referensi pengembangan proses pembelajaran di lingkungan FEB Unisba.
Delegasi FEB Unisba juga mengikuti program international community service sebagai implementasi nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat dalam lingkup internasional. Melalui kegiatan ini, para peserta berbagi pengetahuan, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun hubungan antarbangsa melalui kolaborasi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Mencetak Lulusan Berdaya Saing Internasional
Partisipasi mahasiswa dalam seluruh rangkaian kegiatan memberikan pengalaman internasional yang berharga. Selain memperluas wawasan akademik, mereka juga mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan multikultural.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mempersiapkan lulusan Program Studi Manajemen FEB Unisba yang memiliki daya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas Universitas Islam Bandung.
Keikutsertaan dalam INOBIST x ICoBAC 2026 juga menjadi implementasi nyata visi FEB Unisba untuk melahirkan lulusan yang unggul, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi di tingkat nasional maupun internasional. Berbagai kolaborasi yang terjalin selama kegiatan diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran mahasiswa, hingga pengembangan jejaring kelembagaan.
FEB Unisba memandang internasionalisasi bukan sekadar memperluas jaringan global, melainkan juga menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih berkualitas bagi sivitas akademika. Karena itu, partisipasi aktif dalam berbagai forum internasional seperti INOBIST x ICoBAC 2026 akan terus didorong sebagai bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta memperkuat kontribusi Universitas Islam Bandung di tingkat dunia.(askur/nmn)***


