Media Kampus
Masuk
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Reading: Dosen Fikom Unisba, Maya Amalia Oesman Palapah, Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi dengan Predikat Pujian
Share
Media KampusMedia Kampus
Font ResizerAa
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Search
  • Berita PT
  • Materi Kuliah & Buku
  • Tips Trik Akademis
  • Kreativitas Mahasiswa
  • Inspirasi Karir
  • Event & Kegiatan Kampus
Have an existing account? Sign In
Follow US
Info Kampus

Dosen Fikom Unisba, Maya Amalia Oesman Palapah, Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi dengan Predikat Pujian

admin@mediakampus
Last updated: November 6, 2025 4:07 am
admin@mediakampus Published November 6, 2025
Share
SHARE

MEDIA-KAMPUS.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh civitas akademika Universitas Islam Bandung (Unisba). Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unisba, Maya Amalia Oesman Palapah, resmi meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka promosi doktor yang digelar pada Selasa, 4 November 2025, di Auditorium Gedung Dekanat Unisba, Jalan Tamansari No. 24–26, Bandung.

Dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., Maya dinyatakan lulus dengan predikat “Pujian” dari Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba.

Disertasinya yang berjudul “Ekosistem Keadilan Digital: Analisis Sinergitas Komunikasi Interpersonal dan Teknologi di Pengadilan Tinggi Bandung Wilayah Hukum Jawa Barat” mengupas secara mendalam transformasi pelayanan publik di lingkungan peradilan melalui penerapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Mandiri dan Digitalisasi Layanan Peradilan (DILAN).

Menurut Maya, penerapan inovasi digital di Pengadilan Tinggi Bandung menjadi tonggak penting perubahan tata kelola pelayanan publik yang kini lebih transparan, akuntabel, inklusif, dan mudah diakses masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa digitalisasi tidak boleh mengesampingkan peran manusia.

“Aparatur bukan sekadar operator teknologi, tetapi penjaga nilai empati, etika, dan profesionalisme dalam setiap interaksi dengan publik,” ujar Maya dalam pemaparan hasil disertasinya.

Dalam penelitiannya, Maya menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital di sektor publik bergantung pada keseimbangan antara rasionalitas teknologi dan kehangatan komunikasi manusia. Dari riset tersebut, ia memperkenalkan Model BRIDGE (Building Responsive Interpersonal & Digital Governance for Everyone) — sebuah model konseptual yang menegaskan pentingnya tata kelola digital yang tetap berpihak pada nilai kemanusiaan.

“Model BRIDGE menggambarkan bahwa digitalisasi yang ideal bukanlah yang menggantikan peran manusia, melainkan yang memperkuat nilai empati, transparansi, dan keadilan sosial,” jelasnya.

Implikasi dan Rekomendasi

Penelitian ini membuka peluang baru dalam pengembangan kajian komunikasi interpersonal di ranah pelayanan publik digital. Melalui konsep humanisasi teknologi, Maya menekankan bahwa kualitas layanan publik tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem, tetapi juga oleh interaksi empatik antarindividu.

Dalam kerangka teoretisnya, Maya memadukan Social Construction of Technology (SCOT) dan Adaptive Structuration Theory (AST) untuk menelaah bagaimana teknologi dimaknai secara sosial melalui interaksi para aktor di dalamnya. Ia menyoroti pentingnya kompetensi komunikatif aparatur dan kemampuan adaptif terhadap teknologi guna menciptakan layanan publik yang berkelanjutan.

Secara praktis, Maya merekomendasikan agar peningkatan layanan publik tidak hanya difokuskan pada pelatihan teknis, tetapi juga pada penguatan kemampuan komunikasi interpersonal dan literasi digital masyarakat. Ia juga menyarankan lembaga publik, termasuk Pengadilan Tinggi Bandung, untuk memperluas edukasi digital bagi kelompok rentan, memperkuat infrastruktur layanan, serta membangun lingkungan kerja yang inklusif dan empatik.

Penelitian ini tidak hanya memperkaya khazanah ilmu komunikasi, tetapi juga menawarkan paradigma baru dalam tata kelola pelayanan publik digital yang berlandaskan nilai humanis, responsif, dan berkeadilan sosial.

Dengan keberhasilannya meraih gelar doktor, Dr. Maya Amalia Oesman Palapah menambah deretan panjang dosen Fikom Unisba yang berhasil menempuh pendidikan tertinggi. Pencapaian ini sekaligus memperkuat komitmen Unisba dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam bidang pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.(ask/png)

TAGGED:#DoktorIlmuKomunikasi #FikomUnisba #MayaAmaliaOesmanPalapah #DigitalisasiPelayananPublik #EkosistemKeadilanDigital #TriDharmaPerguruanTinggi
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
FacebookLike
TwitterFollow
PinterestPin
YoutubeSubscribe

LATEST NEWS

Yuk Gabung Jadi Penulis di MediaKampus.Info

Punya ide dan cerita menarik? Salurkan bakat menulismu dan bagikan inspirasimu bersama kami! Bergabunglah menjadi penulis sekarang!

Daftar Sekarang
Prof. Dr. Ratna Januarita Resmi Menjadi Guru Besar Unisba, Fokus pada Pengembangan Hukum Kontrak

Pengukuhan Guru Besar Unisba: Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H. Dorong Pembaruan Hukum Kontrak Adaptif

admin@mediakampus admin@mediakampus April 25, 2026
LPPM Unisba Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Warga Desa Pakuhaji melalui Program LAPOR dan Aplikasi InaRISK Personal
Semangat Nafis, Mahasiswa Fikom Unisba yang Gigih Menyelesaikan Skripsi di Tengah Keterbatasan
Menyapa Dunia dari Bandung: Kisah Internasionalisasi Prodi Akuntansi Unisba
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik Multi Fungsi
Media Kampus
  • Info Kampus
  • Opini
  • Riset & PKM
  • Info Video
  • Feature
  • Dunia Kerja
  • Profil
  • Contact

Mediakampus.info adalah wadah kreatifitas civitas akademi untuk berbagi informasi

© MediaKampus.info – . All Rights Reserved.

Follow US on Socials

  • Disclaimer
  • Ketentuan Privasi
  • Tentang Kami
Selamat Datang Kembali

Silakan Masuk Ke Akun Anda

Username or Email Address
Password

Lupa Pasword?

Belum Jadi Member? Daftar