MEDIA-KAMPUS.COM – Fakultas Hukum Universitas Islam Bandung (FH Unisba) terus memperluas jejaring kelembagaan dengan menjalin komunikasi strategis bersama Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat. Audiensi berlangsung pada Selasa (24/2/2026) pukul 10.00 WIB di Kantor Biro Hukum dan HAM, Jalan Diponegoro Nomor 22 Bandung atau kawasan Gedung Sate.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya FH Unisba dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus utama kerja sama diarahkan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta pengembangan kajian hukum di tingkat regional.
Delegasi FH Unisba dipimpin oleh Kaprodi Doktor Ilmu Hukum, Prof. Dr. H. Nandang Sambas, S.H., M.H. Turut mendampingi, Kaprodi Magister Ilmu Hukum Dr. Sri Ratna Suminar, S.H., M.H., Sekprodi Doktor Ilmu Hukum Dr. Diana Wiyanti, S.H., M.H., serta Admin Fakultas Hukum Agung Pratama, S.Pd.
Rombongan diterima langsung oleh Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Jabar, Yogi Gautama Jaelani, S.H., M.T., bersama Kepala Bagian Tata Usaha, Dr. Lia Fitrianingrum, M.H.
Dalam sambutannya, Kepala Biro Hukum dan HAM menyampaikan apresiasi atas inisiatif FH Unisba yang dinilai proaktif membangun sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan. Menurutnya, kemitraan semacam ini memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola hukum dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Komitmen Penguatan SDM dan Akademik
Pada kesempatan tersebut, Prof. Nandang Sambas memaparkan secara komprehensif profil FH Unisba, meliputi visi dan misi, karakteristik akademik, hingga capaian program studi pada jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor. Ia menegaskan komitmen fakultas dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur melalui pendidikan lanjutan serta penguatan kapasitas profesional di bidang hukum.
Diskusi antara kedua pihak berlangsung dinamis dan konstruktif. Sejumlah poin kesepahaman pun mengemuka sebagai fondasi awal kerja sama. Biro Hukum dan HAM Setda Jabar menyatakan keterbukaannya untuk menjalin kolaborasi dalam berbagai program strategis.
Beberapa bentuk kerja sama yang berpotensi direalisasikan antara lain pelatihan dan workshop hukum, seminar serta forum diskusi ilmiah, hingga kajian dan penelitian hukum yang melibatkan akademisi FH Unisba.
Kerja sama ini juga membuka peluang bagi aparatur Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister dan Doktor di FH Unisba. Sebaliknya, mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu Hukum berkesempatan mengikuti program magang di lingkungan Biro Hukum dan HAM Setda Jabar sebagai bagian dari penguatan pengalaman praktik.
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat mempersiapkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) atau Perjanjian Kerja Sama (MoA) sebagai dasar formal pelaksanaan program kolaboratif ke depan.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun kemitraan kelembagaan antara FH Unisba dan Biro Hukum dan HAM Setda Jabar. Diharapkan, sinergi tersebut mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas SDM, pengembangan kajian hukum, serta optimalisasi pelayanan hukum di Jawa Barat.(ask/png)***


