MEDIA-KAMPUS.COM – Forum Film Jawa Barat (FFJB) menyatakan dukungan terhadap penyusunan Rancangan Standar Pelayanan TVRI Jawa Barat yang tengah difinalisasi sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI. Menurut FFJB, keberadaan standar pelayanan yang jelas akan menjadi fondasi penting bagi terciptanya tata kelola lembaga yang lebih profesional, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era transformasi digital.
Pernyataan dukungan tersebut disampaikan setelah jajaran Forum Film Jawa Barat mengikuti proses konsultasi publik sekaligus menelaah rancangan dokumen standar pelayanan yang disusun TVRI Jawa Barat. Organisasi yang menaungi komunitas perfilman dan pelaku industri kreatif ini menilai keterlibatan masyarakat dalam penyusunan kebijakan pelayanan publik merupakan langkah positif yang mencerminkan prinsip partisipasi publik dalam tata kelola pemerintahan.
Ketua Umum Forum Film Jawa Barat, Irwan Zabonk, mengapresiasi inisiatif TVRI Jawa Barat yang membuka ruang dialog dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komunitas perfilman, akademisi, dan pelaku industri kreatif.
“Sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI memiliki mandat bukan hanya menyampaikan informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, serta pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi lahirnya karya-karya kreatif masyarakat. Karena itu, kami menyambut baik penyusunan Standar Pelayanan ini sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan,” ujar Irwan.
Menurutnya, penyusunan standar pelayanan menjadi momentum strategis bagi TVRI Jawa Barat untuk memperkuat perannya sebagai media publik yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi dan industri audiovisual. Di tengah pesatnya pertumbuhan platform digital, TVRI dinilai memiliki peluang besar menjadi ruang bersama bagi tumbuhnya konten lokal yang berkualitas, edukatif, dan berakar pada nilai-nilai budaya daerah.
Forum Film Jawa Barat juga menilai bahwa Jawa Barat merupakan salah satu daerah dengan potensi industri perfilman yang sangat besar. Kehadiran komunitas film, sineas muda, rumah produksi independen, perguruan tinggi, hingga penyelenggaraan berbagai festival film menjadi modal penting dalam membangun ekosistem industri kreatif yang berdaya saing.
Potensi tersebut, menurut FFJB, perlu didukung melalui kolaborasi yang lebih erat antara TVRI Jawa Barat dengan berbagai pemangku kepentingan. Oleh karena itu, organisasi ini berharap standar pelayanan yang nantinya ditetapkan tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun kemitraan yang terbuka, profesional, dan berkelanjutan.
“TVRI Jawa Barat memiliki kesempatan besar menjadi pusat pengembangan ekosistem audiovisual di Jawa Barat. Standar pelayanan yang baik akan memberikan kepastian bagi masyarakat mengenai mekanisme kerja sama, penggunaan fasilitas, penyampaian aspirasi, hingga peluang menghadirkan karya-karya lokal di ruang siar publik,” tambah Irwan.
Selain menyampaikan dukungan, Forum Film Jawa Barat turut memberikan sejumlah masukan konstruktif guna menyempurnakan rancangan standar pelayanan tersebut. Beberapa usulan yang disampaikan antara lain penyusunan indikator pelayanan yang lebih terukur, digitalisasi layanan agar semakin cepat dan transparan, penguatan sistem evaluasi publik secara berkala, serta perluasan ruang kolaborasi bagi komunitas perfilman dan pelaku industri kreatif.
Sinergi TVRI dan Komunitas Film
FFJB berpandangan bahwa keberhasilan transformasi pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh efisiensi administrasi, tetapi juga oleh kemampuan lembaga membangun hubungan yang terbuka, partisipatif, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. Standar pelayanan yang berkualitas diyakini akan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap TVRI sebagai lembaga penyiaran milik masyarakat.
Lebih jauh, sinergi antara TVRI Jawa Barat dengan komunitas perfilman dinilai akan memberikan dampak positif yang luas, mulai dari pengembangan industri kreatif daerah, pelestarian budaya lokal, peningkatan literasi media masyarakat, pembinaan talenta muda, hingga memperluas akses publik terhadap tayangan yang berkualitas dan edukatif.
Sebagai organisasi yang menghimpun insan perfilman, akademisi, komunitas film, dan pelaku industri kreatif di Jawa Barat, Forum Film Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program TVRI Jawa Barat yang berorientasi pada pelayanan publik, pengembangan sumber daya manusia kreatif, serta promosi karya-karya lokal.
Melalui semangat kolaborasi tersebut, Forum Film Jawa Barat berharap Rancangan Standar Pelayanan TVRI Jawa Barat segera ditetapkan menjadi pedoman pelayanan yang modern, inklusif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Dengan demikian, TVRI Jawa Barat diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai lembaga penyiaran publik sekaligus mitra strategis dalam memperkuat ekosistem perfilman dan industri kreatif di Jawa Barat.(Oji/PNG)***


