MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Bandung (Unisba) terus memperluas jejaring akademik di tingkat global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan benchmarking dari Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Brunei Darussalam, yang berlangsung di Gedung LPPM Unisba, Rabu (1/7/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua perguruan tinggi untuk memperkuat kerja sama internasional dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, serta pengembangan berbagai pusat unggulan yang dimiliki masing-masing institusi.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris LPPM Unisba, Dr. Titik Respati, drg., M.Sc., P.H., yang mewakili Ketua LPPM Unisba. Dalam sambutannya, ia memperkenalkan profil LPPM Unisba beserta berbagai pusat kajian yang berperan sebagai motor penggerak penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Beberapa pusat unggulan yang diperkenalkan antara lain Pusat Pengembangan Teknologi dan Kewilayahan, Pusat Halal, Pusat Dinamika Sosial dan Kemasyarakatan, Pusat Inovasi Dinamika Sosial dan Kemasyarakatan, serta Pusat Pengembangan dan Pelayanan Kekayaan Intelektual.
Delegasi UNISSA dipimpin oleh Dr. Hajah Mas Nooraini binti Haji Mohiddin selaku Director of Madzhab Shafi’i Research Centre. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan profil institusi beserta berbagai program strategis yang dikembangkan UNISSA. Presentasi juga disampaikan oleh Head of Research Unit, Centre for Research and Publication, serta Head of the Graduate Programme, Madzhab Shafi’i Research Centre yang menjelaskan pengelolaan riset, publikasi ilmiah, hingga pengembangan program pascasarjana.
Fokus Kolaborasi pada Halal, Riset, dan SDGs
Diskusi antara kedua institusi menghasilkan sejumlah peluang kerja sama yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan. Salah satu bidang yang menjadi perhatian utama adalah pengembangan halal dan tayyiban. Kesamaan fokus antara Faculty of Halal Science and Sustainable Tourism serta Halal Tayyiban Research Centre milik UNISSA dengan Pusat Halal Unisba dinilai menjadi fondasi yang kuat untuk membangun kolaborasi akademik yang berkelanjutan.
Selain pengembangan riset halal, kedua perguruan tinggi juga membahas peluang kolaborasi dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui skema cost sharing, pertukaran akademisi, publikasi ilmiah bersama, penyelenggaraan seminar internasional, hingga berbagai program yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Sebagai tindak lanjut dari hasil pembahasan, Unisba dan UNISSA menandatangani Implementation Agreement (IA) sebagai bentuk komitmen bersama untuk merealisasikan berbagai program kolaborasi yang telah disepakati.
Kegiatan benchmarking ini turut dihadiri jajaran pimpinan LPPM Unisba, para kepala bidang, kepala seksi, serta kepala pusat di lingkungan LPPM Unisba.
Melalui benchmarking dan penandatanganan Implementation Agreement tersebut, LPPM Unisba menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring internasional dalam bidang penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas riset, memperkuat kolaborasi global, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung daya saing perguruan tinggi di tingkat internasional.(askur/mnm)***


