MEDIA-KAMPUS.COM – Universitas Islam Bandung (Unisba) terus memperluas jejaring kemitraan akademik dengan menjalin kerja sama strategis bersama Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI). Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor Unisba, Rabu (17/6/2026).
Kerja sama ini mencakup berbagai bidang dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Kedua institusi berharap kolaborasi tersebut mampu melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika serta masyarakat luas.
MoU ditandatangani langsung oleh Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dan Rektor UNIPI, Prof. Dr. Dra. Francisca Sestri Goestjahjanti, M.M.
Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh jajaran pimpinan kedua perguruan tinggi. Dari Unisba hadir Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama (Alkerma) Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Prof. Dr. Sri Fadilah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA., Ketua LPPM Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum., Wakil Dekan Bidang Alkerma FEB Dr. Rabiatul Adwiyah, S.E., M.Si., Kaprodi Doktor Manajemen FEB Prof. Dr. Tasya Aspiranti, S.E., M.Si., serta Kepala Bagian Kerja Sama Dalam Negeri Ginanjar Ikhsan Putra, S.H. Sementara dari UNIPI hadir Wakil Rektor I Dwi Ferdyatmoko K., S.Pd., M.H., Wakil Rektor II Dr. Winanti, S.Kom., M.Kom., dan Wakil Rektor III Dr. Istajib Kulla Himmy’ Azz, S.St., M.M.
Dalam sambutannya, Prof. Harits Nu’man menegaskan bahwa kerja sama tersebut diharapkan menjadi pijakan awal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan di masa mendatang. Menurutnya, sinergi antarkampus memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Melalui forum ini, mudah-mudahan kita dapat meningkatkan kapasitas masing-masing melalui kolaborasi, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan pengajaran, tetapi juga dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi lainnya,” ujarnya.
Unisba Bagikan Pengalaman SPMI dan Akreditasi Unggul
Pada kesempatan tersebut, Prof. Harits juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 21 program studi di Unisba telah berhasil meraih akreditasi Unggul. Capaian tersebut didukung oleh penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dijalankan secara konsisten selama bertahun-tahun.
Menurutnya, pengalaman Unisba dalam membangun budaya mutu akademik dapat menjadi sarana berbagi pengetahuan dan praktik baik bagi perguruan tinggi lain yang tengah meningkatkan kualitas kelembagaannya.
Ia menegaskan bahwa kerja sama antarperguruan tinggi harus mampu menghasilkan dampak nyata dan tidak berhenti sebatas dokumen administratif.
“Kerja sama bukan hanya formalitas yang dituangkan dalam dokumen, tetapi harus menghasilkan manfaat dan kemajuan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UNIPI, Prof. Francisca Sestri Goestjahjanti, menyampaikan bahwa kemitraan dengan Unisba merupakan bagian dari strategi UNIPI untuk memperkuat kualitas akademik dan pengembangan kelembagaan.
Menurutnya, Unisba merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki pengalaman dan reputasi kuat dalam pengelolaan mutu pendidikan tinggi, sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam penguatan sumber daya manusia, pengembangan jabatan fungsional dosen, hingga peningkatan mutu program studi.
Francisca menjelaskan bahwa inisiatif kerja sama tersebut bermula dari komunikasi yang terjalin dalam forum Paguyuban Profesor dan Guru Besar. Dari pertemuan itu muncul semangat untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi yang telah berkembang dengan institusi yang sedang berupaya meningkatkan kualitasnya.
“Kami berharap dapat belajar dari pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan Unisba, terutama dalam pengembangan mutu akademik, peningkatan akreditasi, dan penguatan sumber daya dosen,” katanya.
Ia berharap nota kesepahaman yang telah ditandatangani dapat segera diwujudkan dalam berbagai program kolaboratif yang konkret, seperti penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE).
Melalui kerja sama ini, Unisba dan UNIPI optimistis dapat memperkuat kualitas pendidikan tinggi sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan bangsa.(askur/png)***


