MEDIA-KAMPUS.COM – Komitmen memperluas wawasan global mahasiswa terus diwujudkan oleh Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba). Salah satunya melalui penyelenggaraan Joint Lecture internasional bertajuk “Finance Practices in Indonesia & Malaysia” yang menghadirkan kolaborasi akademik dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Kedah Branch, Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB tersebut dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan pembelajaran tatap muka di Gedung LPPM Unisba dengan partisipasi daring melalui Zoom Meeting. Forum akademik ini secara khusus mengupas praktik pengelolaan keuangan negara di Indonesia dan Malaysia sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa di bidang ekonomi publik.
Dalam sesi presentasi, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB Unisba memaparkan berbagai aspek terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Materi yang disampaikan meliputi tahapan penyusunan anggaran, distribusi belanja negara, program prioritas pemerintah, hingga prinsip-prinsip tata kelola keuangan negara yang efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini melibatkan dua kelas dari masing-masing perguruan tinggi yang dibimbing oleh dosen dari Unisba dan UiTM Kedah Branch. Dari pihak Malaysia, Zulkhairi Bin Nisa memaparkan kondisi fiskal Malaysia, termasuk strategi pengelolaan pendapatan dan pengeluaran negara, pengendalian defisit anggaran, serta perkembangan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di kawasan ASEAN.
Sementara itu, mahasiswa Unisba yang diwakili oleh Freya Helga P. dan Bunga Wiati M. menyampaikan analisis mengenai kondisi keuangan negara Indonesia secara menyeluruh. Presentasi tersebut menjadi bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Ekonomi Publik yang diampu oleh Asnita Frida Br. Sebayang.
Selain memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai kebijakan fiskal dan ekonomi publik, joint lecture ini juga menjadi sarana pengembangan keterampilan komunikasi, kemampuan berpikir kritis, serta pengalaman berinteraksi dalam lingkungan akademik internasional.
Pemanfaatan fasilitas hybrid class di lingkungan Unisba turut mendukung kelancaran kegiatan. Teknologi pembelajaran tersebut memungkinkan proses diskusi dan pertukaran gagasan antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia berlangsung secara interaktif tanpa terhalang jarak geografis.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami perbandingan sistem pengelolaan keuangan negara di dua negara sekaligus memperkaya perspektif global yang relevan dengan tantangan ekonomi masa depan. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata komitmen Unisba dalam memperkuat jejaring akademik internasional dan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis kolaborasi global.
Kata Kunci SEO: Mahasiswa FEB Unisba, Ekonomi Pembangunan Unisba, Joint Lecture Unisba, UiTM Malaysia, Finance Practices in Indonesia and Malaysia, Ekonomi Publik, APBN Indonesia, Kebijakan Fiskal, Kolaborasi Internasional, Pendidikan Tinggi Internasional.(askur/png)***


