MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) – Semarak peringatan Milad ke-68 Universitas Islam Bandung (Unisba) terus berlanjut melalui berbagai kegiatan olahraga. Setelah cabang bulu tangkis menjadi pembuka rangkaian kompetisi, kini Turnamen Mini Soccer resmi dimulai di Tarantula Soccer Field, Jalan Salak No. 2 Bandung, Kamis (6/8/2026).
Pembukaan turnamen diawali dengan laporan Koordinator Bidang Olahraga dan Seni Milad ke-68 Unisba, kemudian dilanjutkan sambutan Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Acara ditandai dengan tendangan pertama atau kick off seremonial sebagai simbol dimulainya pertandingan.
Koordinator Bidang Olahraga dan Seni Milad ke-68 Unisba, Dr. Sandy Rizki Febriadi, Lc., M.A., menjelaskan bahwa kompetisi mini soccer tahun ini diikuti oleh 13 tim, terdiri atas delapan tim fakultas, dua tim yayasan, dan tiga tim universitas.
Menurutnya, seluruh pertandingan akan digelar secara bertahap setiap Kamis dan Jumat sepanjang Agustus hingga diperkirakan berakhir pada Oktober 2026.
“Alhamdulillah kemarin pertandingan bulu tangkis telah dimulai, kemudian hari ini dan besok dilanjutkan mini soccer. Mudah-mudahan kegiatan ini membuat kita semakin sehat dan tetap produktif. Yang paling penting adalah menjunjung tinggi sportivitas serta berlomba-lomba dalam kebaikan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Prof. Harits menegaskan bahwa turnamen olahraga Milad ke-68 Unisba bukan hanya berorientasi pada prestasi, tetapi lebih jauh menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan membangun kebersamaan di lingkungan kampus.
Menurutnya, seluruh peserta merupakan bagian dari keluarga besar Unisba yang dipersatukan melalui semangat olahraga.
“Ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi momentum kebersamaan. Kita semua adalah keluarga besar Unisba. Saat bertanding memang menjadi lawan, tetapi setelah pertandingan selesai kita kembali menjadi saudara,” katanya.
Rektor juga mengingatkan agar setiap pertandingan dijalani dengan penuh kegembiraan tanpa mengedepankan ambisi yang berlebihan sehingga berpotensi menimbulkan cedera.
Ia menilai kemenangan memang menjadi target setiap tim, namun nilai sportivitas, ukhuwah, dan keselamatan seluruh peserta harus tetap menjadi prioritas utama.
“Juara adalah bonus, tetapi jangan sampai diraih dengan cara yang merugikan atau melukai lawan. Bertandinglah dengan riang gembira, jaga sportivitas, ukhuwah Islamiyah, dan kesehatan. Yang paling penting, semua peserta dapat pulang dalam keadaan sehat tanpa cedera,” pesannya.
Prof. Harits menambahkan, rangkaian olahraga Milad ke-68 menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni. Karena itu, kompetisi diharapkan tidak hanya menghadirkan atmosfer pertandingan, tetapi juga menjadi sarana rekreasi yang memperkuat solidaritas sivitas akademika.
Usai pembukaan, laga perdana mempertemukan Tim Yayasan B melawan Fakultas Teknik. Kedua tim tampil disiplin dan kompetitif dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas sepanjang pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua kesebelasan harus puas berbagi angka setelah pertandingan berakhir dengan skor 0-0.
Turnamen mini soccer menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Milad ke-68 Unisba yang diharapkan mampu membangun budaya hidup sehat, mempererat ukhuwah, serta memperkokoh rasa kebersamaan di lingkungan keluarga besar Universitas Islam Bandung. (askur/nmn)***


