MEDIA-KAMPUS.COM (NMN) — PT Telkom Indonesia bersama SDGs Center Telkom University (Tel-U) melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres pembangunan sekaligus perluasan lahan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Tarumajaya, Kabupaten Bandung.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Telkom University dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Melalui pembangunan fasilitas TPS3R berbasis masyarakat, program ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran sekaligus partisipasi warga dalam menangani persoalan sampah di lingkungan sekitar.
Monitoring melibatkan tim SDGs Center Tel-U, pelaksana pembangunan, serta perwakilan masyarakat setempat. Dalam kunjungan lapangan, tim meninjau langsung kondisi bangunan TPS3R sekaligus memeriksa perkembangan pekerjaan yang telah dilakukan.
Peninjauan juga diisi dengan pembahasan bersama pihak pelaksana mengenai kesiapan fasilitas pendukung serta sejumlah tahapan pembangunan yang masih dalam proses penyelesaian.
Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan pembangunan TPS3R Tarumajaya tetap berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan. Tim tidak hanya melihat perkembangan konstruksi, tetapi juga mencermati berbagai kendala yang berpotensi menghambat proses pembangunan.
Berbagai temuan di lapangan selanjutnya menjadi bahan pembahasan agar dapat segera ditindaklanjuti. Langkah tersebut penting dilakukan supaya seluruh fasilitas dapat diselesaikan sesuai tahapan sebelum memasuki fase operasional.
Dalam kunjungan tersebut, tim juga melihat beberapa bagian bangunan yang telah rampung, termasuk area pengolahan sampah dan ruang operasional. Bersama pihak pelaksana, dilakukan pembahasan mengenai pekerjaan yang masih tersisa agar penyelesaiannya tetap mengacu pada jadwal dan rencana pembangunan.
Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
TPS3R Tarumajaya diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga menjadi sarana yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat.
Melalui penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle, masyarakat diharapkan semakin terbiasa mengurangi timbulan sampah, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta mendaur ulang sampah yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan.
Penerapan konsep 3R tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA). Pada saat yang sama, keberadaan TPS3R dapat mendorong terbentuknya pola pengelolaan sampah yang lebih tertib dan bertanggung jawab di tingkat masyarakat.
Monitoring dan evaluasi pembangunan TPS3R Tarumajaya juga menjadi bagian dari upaya SDGs Center Tel-U dalam memastikan program pengabdian kepada masyarakat memberikan manfaat yang optimal dan berkelanjutan.
Pemantauan secara berkala diharapkan dapat memastikan kualitas pembangunan sekaligus membantu mengantisipasi berbagai persoalan sebelum fasilitas mulai digunakan.
Jika dikelola secara produktif, TPS3R Tarumajaya tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan, tetapi juga berpotensi menciptakan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat melalui pengelolaan sampah yang memiliki nilai guna.
Dengan pendampingan serta evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, TPS3R Tarumajaya diharapkan dapat segera memasuki tahap operasional dan menjadi salah satu fasilitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Bandung.
Keberadaan fasilitas tersebut sekaligus diharapkan mendukung upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penguatan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan peningkatan partisipasi masyarakat.(askur/nmn)***


