MEDIA-KAMPUS.COM – Perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan lebih dari sekadar mencari pekerjaan. Mereka juga dituntut mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja baru. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Bandung (Universitas Islam Bandung) menyelenggarakan pelatihan “AI Agent for E-Commerce and Omnichannel Software bagi Lulusan Tahun Akademik 2025/2026” pada Sabtu (20/6/2026) di Kampus Unisba, Jalan Tamansari, Bandung.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dipimpin oleh Asep Nana Rukmana ini bertujuan membekali alumni dengan keterampilan kewirausahaan digital yang sesuai dengan kebutuhan industri e-commerce modern. Program tersebut dirancang untuk memperkuat keterhubungan antara pengetahuan akademik yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik bisnis digital yang terus berkembang.
Dalam pelaksanaannya, tim penyelenggara menggandeng BigSeller Indonesia sebagai mitra pelatihan. Platform omnichannel berbasis web tersebut memungkinkan pelaku usaha mengelola berbagai toko online dari sejumlah marketplace melalui satu dashboard terintegrasi. Dengan sistem ini, proses operasional bisnis digital dapat dilakukan secara lebih mudah, efisien, dan terkontrol.
Menurut tim pelaksana, alumni Unisba merupakan generasi yang sangat dekat dengan teknologi digital. Namun demikian, kemampuan tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk menghasilkan nilai ekonomi. Banyak lulusan memiliki minat membangun bisnis daring, tetapi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti pemasaran digital, pengelolaan pesanan, hingga koordinasi berbagai kanal penjualan yang semakin kompleks.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam bisnis e-commerce, strategi pemasaran digital yang efektif, serta pemanfaatan perangkat lunak omnichannel untuk mengintegrasikan berbagai marketplace dalam satu sistem pengelolaan.
Sebanyak 15 peserta yang terdiri atas alumni dan mahasiswa tingkat akhir mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama berupa pemaparan materi mengenai AI Agent for E-Commerce dan Omnichannel Software yang berlangsung di Laboratorium Teknopreneur Teknik Industri. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik langsung penggunaan teknologi omnichannel dan AI di Laboratorium Sistem Informasi dan Keputusan (LSIK).
Hasil pelatihan menunjukkan capaian yang positif. Para peserta berhasil membangun portofolio berupa sistem omnichannel terintegrasi yang menghubungkan sejumlah toko daring simulasi dari marketplace populer seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop ke dalam satu dashboard pengelolaan. Selain itu, peserta juga mampu mengembangkan prototipe AI Chatbot atau AI Agent yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas bisnis digital.
Tim penyelenggara berharap program ini dapat meningkatkan kesiapan dan daya saing lulusan Unisba dalam menghadapi era transformasi digital. Penguasaan teknologi AI dan sistem omnichannel dinilai penting karena telah menjadi bagian dari standar industri e-commerce saat ini. Dengan keterampilan tersebut, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai permasalahan operasional bisnis digital serta menyelesaikannya melalui solusi otomatisasi berbasis kecerdasan buatan.
Melalui kegiatan ini, Unisba menegaskan komitmennya dalam mendorong lahirnya generasi wirausaha digital yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.(askur/png)***


