MEDIA-KAMPUS.COM – Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik (PWK FT) Universitas Islam Bandung (Unisba) melaksanakan kegiatan pemetaan bank sampah di Sub Wilayah Kota (SWK) Cibeunying sebagai bagian dari upaya penguatan sistem pengelolaan sampah perkotaan berbasis data dan teknologi informasi. Kegiatan yang dilakukan pada 19 Oktober -14 Desember 2025 ini dilaksanakan sebagai respons atas kebutuhan akan data persampahan yang akurat.
Kegiatan pemetaan tersebut merupakan bagian dari tugas Mata Kuliah Praktik Peminatan yang menekankan penerapan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa secara langsung di lapangan. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa didorong untuk mengintegrasikan aspek akademik dengan persoalan aktual perkotaan, khususnya dalam konteks pengelolaan sampah.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan Sophi Ayni Putri Kurniawan, Andi Arrijal Nurmuhammad, dan Muhammad Refanza, dengan bimbingan dosen Rose Fatmadewi, S.Si., M.URP. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, pemerintah kecamatan dan kelurahan di wilayah SWK Cibeunying, serta pengelola bank sampah sebagai mitra pendukung di lapangan.
Fokus utama kegiatan ini adalah pengumpulan dan penyusunan basis data bank sampah yang tersebar di wilayah SWK Cibeunying. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pendataan lokasi bank sampah melalui pencatatan koordinat geografis, sekaligus menghimpun informasi dasar operasional dari masing-masing unit bank sampah. Data yang dikumpulkan meliputi waktu operasional bank sampah, jenis sampah yang dikelola, serta kapasitas pengelolaan sampah pada setiap unit. Langkah ini bertujuan untuk memperoleh gambaran spasial dan informasi dasar yang akurat mengenai persebaran fasilitas pengelolaan sampah di wilayah SWK Cibeunying
Pendataan bank sampah secara spasial dinilai penting karena mampu memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat sekaligus menjadi dasar evaluasi dan perencanaan pengembangan ke depan.
“Dengan adanya pendataan ini, masyarakat bisa mengetahui lokasi bank sampah, jam operasional, jenis sampah yang diterima, serta informasi penting lainnya. Data spasial ini juga sangat membantu sebagai bahan evaluasi untuk perencanaan pengelolaan sampah selanjutnya,” ujar
Sarli, Kasi Ekbang Kelurahan Lebak Siliwangi, Kota Bandung.
Seluruh hasil pemetaan selanjutnya akan diintegrasikan ke dalam sebuah website interaktif yang menampilkan sebaran bank sampah secara visual dan informatif. Website ini dirancang sebagai media informasi yang dapat diakses oleh pemerintah daerah, pengelola bank sampah, maupun masyarakat dalam mendukung perencanaan dan pengendalian pengelolaan sampah di tingkat wilayah.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung menyambut baik kegiatan ini karena dinilai mendukung penguatan basis data persampahan yang sistematis dan berbasis teknologi informasi. Melalui kegiatan pemetaan ini, mahasiswa Unisba tidak hanya memenuhi capaian pembelajaran mata kuliah praktik peminatan tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pengelolaan sampah perkotaan yang lebih terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan.(askur/png)


